Bentuk PTPK, BKKBN Gandeng IPB University dan 12 Kampus Atasi Isu Kependudukan

Senin, 24 Juli 2023 - 11:17 WIB
loading...
Bentuk PTPK, BKKBN Gandeng...
Dirjen Pendidikan Tinggi, Riset dan Teknologi, Kemendikbudristek Prof Nizam dalam lauching konsorsium PTPK, Selasa ,18 Juli 2023/Foto Ist
A A A
JAKARTA - IPB University bersama 12 perguruan tinggi lainnya ikut berpartisipasi dalam Konsorsium Perguruan Tinggi Peduli Kependudukan (PTPK) yang diresmikan pada Selasa (18/7) di Grand Sahid Jaya.

Konsorsium PTPK dibentuk demi mewujudkan pembangunan berwawasan kependudukan. Pasalnya, peran perguruan tinggi sangat penting dalam upaya mengatasi isu-isu kependudukan.

Konsorsium PTPK merupakan bentuk kerja sama antara Badan Koordinasi Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) dengan perguruan tinggi untuk mengatasi berbagai isu kependudukan di Indonesia. Isu kependudukan perlu diatasi agar target pembangunan berkelanjutan 2030 serta Indonesia Emas 2045 dapat tercapai.

Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi, Riset dan Teknologi, Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi Prof Nizam, menyampaikan bahwa peran vital perguruan tinggi dapat dimanfaatkan untuk mengintegrasikan berbagai program kependudukan.

“Perguruan tinggi itu menjadi simpul yang menyatukan berbagai program yang ada, sehingga bersinergi dan berdampak pada masyarakat luas, terutama melalui penguatan kependudukan. Kehadiran kampus memiliki peran yang sangat penting sebagai mata air untuk kemajuan bangsa dan negara, menyejukan masyarakat, membawa kebaikan dan kabar baik kepada masyarakat luas,” terangnya dalam siaran pers, Senin (24/7/2023).

Baca juga: BKKBN Ingin Libatkan TNI-Polri untuk Atasi Masalah Kependudukan

Fungsi Tri Dharma perguruan tinggi, lanjutnya, dapat diwujudkan dalam bentuk kontribusi nyata berupa kerja sama dengan pemerintah dalam mengatasi permasalahan kependudukan di Indonesia. Salah satunya melalui program Kampus Merdeka dan pengembangan program Kedai Reka dan Matching Fund.

Kepala BKKBN, Dr Hasto Wardoyo dalam sambutannya juga menuturkan bahwa peluncuran Konsorsium PTPK sejalan dengan tujuan pelaksanaan program pembangunan sumber daya manusia Indonesia Emas 2045.

“Saat ini BKKBN tengah menjalankan program dengan fokus penurunan angka stunting dan persiapan untuk menghadapi bonus demografi di Indonesia. Dalam pelaksanaannya dibutuhkan peran perguruan tinggi guna membantu menyukseskan pelaksanaan program. Kontribusi yang dilakukan dapat melalui pelaksanaan kuliah kerja nyata (KKN) dan magang dengan berfokuskan pada tematik stunting dan bonus demografi,” ujar Hasto.

Baca juga: UNS Jadi Kampus Pertama untuk Pembuatan Identitas Kependudukan Digital

Hal serupa disampaikan juga disampaikan Sekretariat Wakil Presiden Republik Indonesia, Dr Suprayoga Hadi yang menyebut, perguruan tinggi dapat mendukung pemerintah dalam mencapai percepatan penurunan angka stunting dan penghapusan kemiskinan.

“Melalui pemfokusan pada tridharma yaitu penelitian, perguruan tinggi bisa menemukan akar permasalahan stunting dan kemiskinan ekstrem serta menyusun strategi efektif dalam mengatasi permasalahan tersebut,” tuturnya.

Deputi Bidang Pengendalian Penduduk BKKBN, Dr Bonivasius Prasetya Ichtiarto menekankan peran perguruan tinggi melalui Konsorsium PTPK dapat memberikan kontribusi nyata melalui berbagai program kajian dan inovasi penurunan angka stunting dan penghapusan kemiskinan.

Selain IPB University, 12 perguruan tinggi yang terlibat dalam Konsorsium PTPK ialah Universitas Sebelas Maret, Universitas Hasanuddin, Universitas Sumatera Utara, Universitas Indonesia, Institut Teknologi Bandung, Universitas Gadjah Mada, Universitas Negeri Yogyakarta, Universitas Airlangga, Universitas Padjadjaran, Universitas Mulawarman, Universitas Udayana, Universitas Negeri Padang dan Universitas Tadulako.
(wyn)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Mengapa Kunang-Kunang...
Mengapa Kunang-Kunang Semakin Sulit Ditemukan? Pakar IPB Ungkap Penyebabnya
Kamboja Targetkan Kerja...
Kamboja Targetkan Kerja Sama Pendidikan Tinggi dengan Indonesia, Fokus Double Degree
MNC University Siapkan...
MNC University Siapkan Program Double Degree dan Pertukaran Mahasiswa dengan Kampus ASEAN
Perkuat Kolaborasi Kampus,...
Perkuat Kolaborasi Kampus, MNC University Inisiasi Konsorsium Perguruan Tinggi ASEAN
Bukan Hanya Umur, Pakar...
Bukan Hanya Umur, Pakar IPB Sebut 6 Aspek Kesiapan Anak Sebelum Masuk SD
Hasil ONMIPA-PT 2026:...
Hasil ONMIPA-PT 2026: ITB Raih Juara Umum, Ini Daftar Lengkap Peraih Medali
BKKBN Tekankan Peran...
BKKBN Tekankan Peran Ayah Kunci Pembentukan Karakter Anak
20 Universitas Terbaik...
20 Universitas Terbaik di Indonesia Versi QS WUR 2027
Gelar Unjuk Rasa di...
Gelar Unjuk Rasa di Monas, Ini Pernyataan Sikap BEM Persatuan Indonesia
Rekomendasi
Widyawati Pantau Tio...
Widyawati Pantau Tio Pakusadewo dari Grup WA, Bersyukur Kondisinya Kini Membaik
Pahala Puasa Tasua dan...
Pahala Puasa Tasua dan Asyura: Benarkah Setara 10.000 Malaikat? Ini Penjelasannya
80 Juta Barel Minyak...
80 Juta Barel Minyak Siap Tumpah ke Pasar Dunia, 40 Kapal Tanker Antre Keluar dari Selat Hormuz
Berita Terkini
Beasiswa Keolahragaan...
Beasiswa Keolahragaan LPDP-Kemenpora 2026 Kembali Dibuka, Kuliah S2-S3 Gratis
Unpad Umumkan Hasil...
Unpad Umumkan Hasil SMUP 2026 Hari Ini, Cek Info Registrasi hingga UKT
Prabowo Gandeng Imperial...
Prabowo Gandeng Imperial College London Bangun 10 Universitas Kedokteran di Indonesia
BAZNAS DKI Jakarta Buka...
BAZNAS DKI Jakarta Buka Lowongan Kerja, Ini Syarat dan Posisi yang Dibuka
Hadapi Perubahan Dunia...
Hadapi Perubahan Dunia Kerja, Generasi Muda Perlu Dibekali Soft Skills Sejak Dini
Diumumkan Mulai Besok,...
Diumumkan Mulai Besok, Ini Link Pengumuman Hasil SMUP Unpad 2026
Infografis
Piala Dunia 2026: Panggung...
Piala Dunia 2026: Panggung Terakhir Messi-Ronaldo dan Lahirnya Era Baru
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved