3 Tips Penting Menentukan Pesantren yang Cocok untuk Anak
Rabu, 26 Juli 2023 - 13:00 WIB
loading...
A
A
A
Baca juga: Percepat Tranformasi PAUD, Indonesia Gandeng Negara-Negara ASEAN
Dia menjelaskan, ada tiga pertimbangan yang dapat digunakan orang tua maupun calon santri saat memilih pondok pesantren yang tepat untuk mondok dan menuntut ilmu.
Pertama, ujar Fatoni, menetapkan tujuan anak atau calon santri. Jika ingin menjadi penghafal Al-Qu'ran maka carilah pesantren yang memiliki program hafalan di dalamnya.
Namun jika inginnya menjadi pakar ilmu agama, misalnya literatur keislaman klasik, maka bisa mencari pesantren yang menyediakan sistem pembelajaran berdasarkan kitab kuning atau gundul.
“Jika tujuannya ingin anak menjadi calon intektual ulama, maka carilah pesantren yang memadukan pendidikan kepesantrenan dengan pendidikan formal. Biasanya pesantren terkait mengintegrasikan ilmu-ilmu umum dengan ilmu agama khas pesantren,” tambahnya.
Pertimbangan selanjutnya saat menentukan pesantren adalah menentukan model yang diinginkan. Secara umum, pesantren dibagi menjadi dua, yakni tradisional dan modern. Tradisional atau salafi biasanya menekankan pada kitab-kitab kuning atau kitab gundul.
Bahkan model pesantren ini melarang santrinya untuk mengenyam pendidikan formal supaya lebih fokus menguasai kitab-kitab. Jika santri ingin mendapatkan pendidikan formal, biasanya santri diminta mencari di luar pesantren.
Dia menjelaskan, ada tiga pertimbangan yang dapat digunakan orang tua maupun calon santri saat memilih pondok pesantren yang tepat untuk mondok dan menuntut ilmu.
3 Tips Penting untuk Memilih Pesantren
Menetapkan Tujuan Anak
Pertama, ujar Fatoni, menetapkan tujuan anak atau calon santri. Jika ingin menjadi penghafal Al-Qu'ran maka carilah pesantren yang memiliki program hafalan di dalamnya.
Namun jika inginnya menjadi pakar ilmu agama, misalnya literatur keislaman klasik, maka bisa mencari pesantren yang menyediakan sistem pembelajaran berdasarkan kitab kuning atau gundul.
“Jika tujuannya ingin anak menjadi calon intektual ulama, maka carilah pesantren yang memadukan pendidikan kepesantrenan dengan pendidikan formal. Biasanya pesantren terkait mengintegrasikan ilmu-ilmu umum dengan ilmu agama khas pesantren,” tambahnya.
Pilih Pesantren Tradisional atau Modern
Pertimbangan selanjutnya saat menentukan pesantren adalah menentukan model yang diinginkan. Secara umum, pesantren dibagi menjadi dua, yakni tradisional dan modern. Tradisional atau salafi biasanya menekankan pada kitab-kitab kuning atau kitab gundul.
Bahkan model pesantren ini melarang santrinya untuk mengenyam pendidikan formal supaya lebih fokus menguasai kitab-kitab. Jika santri ingin mendapatkan pendidikan formal, biasanya santri diminta mencari di luar pesantren.
Lihat Juga :