Singapura-Indonesia Kerja Sama Tingkatkan Kompetensi Guru BK SMK di Jatim
Rabu, 02 Agustus 2023 - 17:05 WIB
loading...
A
A
A
Baca juga: Ini Profil SMA Taruna Nusantara dan SMAT Krida Nusantara, Sekolah Berasrama dan Semimiliter
Proyek T-CARE akan melibatkan tim spesialis Singapore International Volunteers (SIV) untuk melatih dan membimbing 100 guru-guru konselor sekolah SMK dari 100 sekolah di Jawa Timur.
Tim SIV dipimpin oleh Direktur dan Kepala Unit Bantuan Keuangan dan Layanan Keluarga Yishun di Singapore Children's Society Fang Xin Wei, dan terdiri dari para profesional pekerjaan sosial yang merupakan anggota SASW.
Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur Aries Agung Paewai menuturkan, pihaknya sangat senang dapat bekerja sama dengan SIF dan SASW untuk mengatasi tantangan bersama dalam menyediakan layanan konseling yang berkualitas di sekolah-sekolah.
Inisiatif ini dinilai akan meningkatkan keterampilan guru konselor kami dan meningkatkan kesejahteraan siswa secara keseluruhan di Jawa Timur.
"Kami menantikan perspektif baru dari tim Singapura dan membangun hubungan profesional yang lebih kuat dengan mereka," imbuhnya.
Kurikulum proyek ini mencakup serangkaian lokakarya tatap muka dan daring, serta simposium publik untuk para pendidik di Indonesia. Sesi-sesi ini akan berfokus pada bidang-bidang seperti dukungan perencanaan karier, teknik komunikasi orang tua yang efektif, dan strategi untuk membantu kaum muda yang menghadapi masalah kesehatan mental.
Proyek T-CARE akan melibatkan tim spesialis Singapore International Volunteers (SIV) untuk melatih dan membimbing 100 guru-guru konselor sekolah SMK dari 100 sekolah di Jawa Timur.
Tim SIV dipimpin oleh Direktur dan Kepala Unit Bantuan Keuangan dan Layanan Keluarga Yishun di Singapore Children's Society Fang Xin Wei, dan terdiri dari para profesional pekerjaan sosial yang merupakan anggota SASW.
Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur Aries Agung Paewai menuturkan, pihaknya sangat senang dapat bekerja sama dengan SIF dan SASW untuk mengatasi tantangan bersama dalam menyediakan layanan konseling yang berkualitas di sekolah-sekolah.
Inisiatif ini dinilai akan meningkatkan keterampilan guru konselor kami dan meningkatkan kesejahteraan siswa secara keseluruhan di Jawa Timur.
"Kami menantikan perspektif baru dari tim Singapura dan membangun hubungan profesional yang lebih kuat dengan mereka," imbuhnya.
Kurikulum proyek ini mencakup serangkaian lokakarya tatap muka dan daring, serta simposium publik untuk para pendidik di Indonesia. Sesi-sesi ini akan berfokus pada bidang-bidang seperti dukungan perencanaan karier, teknik komunikasi orang tua yang efektif, dan strategi untuk membantu kaum muda yang menghadapi masalah kesehatan mental.
Lihat Juga :