6 Tips Ampuh Terhindar DO di PKN STAN, Jangan Sampai Status PNS Melayang

Sabtu, 05 Agustus 2023 - 08:51 WIB
loading...
6 Tips Ampuh Terhindar...
DO menjadi momok bagi mahasiswa Politeknik Keuangan Negara (PKN STAN) karena itu dibutuhkan sejumlah strategi khusus agar kuliah lancar dan bebas DO. Foto/Ist
A A A
JAKARTA - DO menjadi momok bagi semua mahasiswa apalagi mahasiswa Politeknik Keuangan Negara (PKN STAN) . Terlebih PKN STAN menerapkan aturan cukup ketat untuk permasalahan DO ini.

Kampus ikatan dinas ini mengharuskan mahasiswanya untuk memperoleh IPK minimal yang harus diraih adalah 2,75. Menurut beberapa alumni, mencari nilai tinggi di STAN tidak mudah. Jika penasaran, baca tips menghindari drop out PKN STAN yang dirangkum dari berbagai sumber berikut ini

6 Tips Ampuh Hindari Drop Out di PKN STAN

1. Perhatikan Absensi


Dari 16 kali perkuliahan di PKN STAN, setidaknya kamu harus mengumpulkan 80% kehadiran untuk mengikuti ujian. Di kampus ikatan dinas ini berarti mahasiswa memiliki 2 kali jatah bolos setiap mata kuliah. Menurut beberapa alumni, nilai A akan mustahil didapat oleh mereka yang sengaja bolos atau tidak hadir tanpa keterangan.

2.Hindari Telat


Kemudian kamu jangan sampai telat hadir di kelas. Beberapa dosen tidak suka pada mahasiswa yang datang terlambat. Biasanya dosen akan menghapal mahasiswa mana yang sering datang terlambat di kelasnya. Untuk itu, jangan biasakan datang terlambat di kelas jika tidak ingin ditandai oleh dosen mata kuliah tersebut.

Baca juga: Mudah, Ini Tips dan Trik Jitu Lolos Ujian PKN STAN

3. Selalu Aktif dan Mengerjakan Tugas


Saat menjadi mahasiswa PKN STAN, usahakan untuk menjadi mahasiswa yang aktif di kelas. Saat Anda dikenal sebagai mahasiswa yang aktif dan rajin mengerjakan tugas, tentu saja akan mendapatkan nilai lebih di mata dosen. Kerjakan setiap tugas yang diberikan sebaik-baiknya. Hindari menyalin tugas teman, jika ketahuan Anda akan mendapatkan sanksinya.

4. Jangan Menyontek


Menyontek adalah kebiasaan tidak baik yang harus dihindari. Jika mahasiswa PKN STAN ketahuan menyontek ketika ujian, sanksi yang diterapkan adalah DO seketika. Apabila ujian yang diberikan dalam bentuk paper atau makalah, kerjakan sendiri. Jangan sampai ada unsur plagiarisme di dalamnya. Mahasiswa yang ketahuan melakukan plagiarisme akan diancam drop out PKN STAN.

5.Berlatih Menulis Tangan dengan Rapi


Ujian PKN STAN menggunakan sistem pilihan ganda. Namun, biasanya dosen tidak akan benar-benar memeriksa kertas ujian. Mereka cenderung akan membaca scanning jawaban. Jika jawaban terlihat penuh, tulisan rapi, dan jawabannya memuaskan, maka secara otomatis Anda akan mendapat nilai bagus. Hal ini terbukti dengan dosen yang tidak pernah membagikan hasil ujian ke mahasiswa.

6. Belajar Bersama


Saat mendekati ujian, pastikan perbanyak koneksi. Seringlah datang ke sekitar lokasi fotokopian.Biasanya akan banyak kisi-kisi soal ujian yang beredar di tempat ini. Mempelajari kisi-kisi soal adalah kunci medapatkan nilai baik. Untuk itu, belajarlah dari kisi-kisi tersebut.
(wyn)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
SNI Bukan Sekadar Regulasi,...
SNI Bukan Sekadar Regulasi, Mahasiswa IPB Diajak Memahami Budaya Mutu di Industri Pangan
Rektor UIN Jakarta Tekankan...
Rektor UIN Jakarta Tekankan Dosen Hebat Kunci Lahirnya Mahasiswa Berkualitas dan Adaptif
President University...
President University Cetak 359 Inovasi Mahasiswa Lewat Economic Survival Exhibition 2026
MNC University Dukung...
MNC University Dukung KICAU 2026 FODJP, Dorong Pelajar Kenali Potensi dan Masa Depan
Mahasiswa Unsoed Antusias...
Mahasiswa Unsoed Antusias Saksikan Taping Rakyat Bersuara di iNews Media Group Campus Connect 2026
Anies Dorong Mahasiswa...
Anies Dorong Mahasiswa Kuasai AI: Itu Asisten, Jangan Jadi Substitute
Mahasiswa hingga Dosen...
Mahasiswa hingga Dosen STIA Madinatul Ilmi Depok Ikuti Kegiatan Literasi Keuangan
Pengembangan Usaha Kreatif,...
Pengembangan Usaha Kreatif, Mahasiswa UMB Raih Juara Nasional UNEX 2026 di Karawang
PDIP Ingatkan Syarat...
PDIP Ingatkan Syarat BPJS Kesehatan bagi Mahasiswa Tidak Memberatkan
Rekomendasi
Penggunaan AI Melesat...
Penggunaan AI Melesat Sebabkan Harga Mobil Naik Signifikan
Pra SPMB 2026 Dibuka,...
Pra SPMB 2026 Dibuka, Pemkot Tangsel Siapkan 9.976 Kuota untuk SMP Negeri
Timnas Indonesia dan...
Timnas Indonesia dan Oman Tiba, Lautan Suporter Padati Stadion GBK
Berita Terkini
Youth ESG Maritime 2026...
Youth ESG Maritime 2026 Dorong Generasi Muda Ciptakan Solusi Nyata bagi Krisis Lingkungan Laut
FK Unair Kukuhkan Profesor...
FK Unair Kukuhkan Profesor University of Melbourne sebagai Adjunct Professor
Prabowo Terbitkan Aturan...
Prabowo Terbitkan Aturan Baru untuk Perkuat Peran Indonesia di UNESCO
MNC University Umumkan...
MNC University Umumkan Penerima MNCU Future Leader Scholarship Batch 2
Lowongan Sekolah Rakyat...
Lowongan Sekolah Rakyat 2026 untuk 5.127 PPPK Tendik, Ini Syarat dan Link Pendaftarannya
Tiga Lulusan Kedokteran...
Tiga Lulusan Kedokteran UGM Lulus dengan IPK 4,00, Simak Perjuangan dan Cita-citanya
Infografis
6 Negara yang Memiliki...
6 Negara yang Memiliki Angkatan Udara Terkuat di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved