Tim Mahasiswa ITS Rebut 6 Gelar Juara Internasional di Formula Bharat Pi-EV 2023
Selasa, 08 Agustus 2023 - 13:04 WIB
loading...
Tim Anargya ITS yang berkompetisi dalam Formula Bharat 7th Annual FSEV Concept Challenge (Pi-EV 2023). Foto/Humas ITS.
A
A
A
JAKARTA - Setelah tahun lalu berhasil meraih juara 2, kali ini tim Anargya ITS sukses menyabet lima gelar dan menduduki podium juara 1 dalam kompetisi Formula Bharat 7th Annual FSEV Concept Challenge (Pi-EV 2023). Pi-EV 2023 merupakan ajang kompetisi tahunan berskala internasional yang diselenggarakan oleh Formula Bharat.
Mahasiswa ditantang untuk mendesain, merancang, dan mensimulasikan sebuah mobil listrik formula. Tak hanya menilai dari desain teknik mobil, kompetisi ini juga menantang peserta dalam manajemen tim, pengadaan barang (procurement), hingga demonstrasi solusi teknis di area pacuan. Hasil kompetisi yang digelar secara daring ini diumumkan pada 29 Juli lalu.
Staf Tractive System and Controller Tim Anargya ITS Nalendra Nuswantoro menjelaskan, terdapat tiga kategori penilaian dalam perlombaan ini. Tim Anargya ITS berhasil mengamankan juara pertama Team Management Strategy, juara pertama Engineering Design Event, juara kedua Procurement Strategy, Best Battery Design, dan Best Powertrain Package.
Melalui raihan lima gelar tersebut, Anargya ITS sukses membawa pulang juara pertama Overall Event. "Kami berhasil mengungguli 10 tim internasional lainnya," ungkapnya bangga, melalui siaran pers, Selasa (8/8/2023).
Baca juga: 10 Universitas Terbaik di Jawa Timur Versi Webometrics Juli 2023, UB Ungguli Unair
Selanjutnya, Nalendra yang akrab disapa Ale ini menyebut, inovasi yang dibawa tim Anargya ITS dalam kompetisi yang diselenggarakan di India ini merupakan inovasi terbaru dengan beberapa pengembangan dari inovasi kompetisi sebelumnya. "Kami melakukan peningkatan performa dan keamanan mobil listrik sehingga lebih baik dari tahun lalu," katanya, melalui siaran pers, Selasa (8/8/2023).
Lebih lanjut, mahasiswa Departemen Teknik Elektro ini menerangkan beberapa pengembangan desain mobil listrik dari tahun sebelumnya. Antara lain peningkatan kecepatan maksimum mobil hingga 121 kilometer per jam yang disertai pasokan energi dari energy storage sesuai kualifikasi perlombaan Formula Society of Automotive Engineers (FSAE).
Mahasiswa ditantang untuk mendesain, merancang, dan mensimulasikan sebuah mobil listrik formula. Tak hanya menilai dari desain teknik mobil, kompetisi ini juga menantang peserta dalam manajemen tim, pengadaan barang (procurement), hingga demonstrasi solusi teknis di area pacuan. Hasil kompetisi yang digelar secara daring ini diumumkan pada 29 Juli lalu.
Staf Tractive System and Controller Tim Anargya ITS Nalendra Nuswantoro menjelaskan, terdapat tiga kategori penilaian dalam perlombaan ini. Tim Anargya ITS berhasil mengamankan juara pertama Team Management Strategy, juara pertama Engineering Design Event, juara kedua Procurement Strategy, Best Battery Design, dan Best Powertrain Package.
Melalui raihan lima gelar tersebut, Anargya ITS sukses membawa pulang juara pertama Overall Event. "Kami berhasil mengungguli 10 tim internasional lainnya," ungkapnya bangga, melalui siaran pers, Selasa (8/8/2023).
Baca juga: 10 Universitas Terbaik di Jawa Timur Versi Webometrics Juli 2023, UB Ungguli Unair
Selanjutnya, Nalendra yang akrab disapa Ale ini menyebut, inovasi yang dibawa tim Anargya ITS dalam kompetisi yang diselenggarakan di India ini merupakan inovasi terbaru dengan beberapa pengembangan dari inovasi kompetisi sebelumnya. "Kami melakukan peningkatan performa dan keamanan mobil listrik sehingga lebih baik dari tahun lalu," katanya, melalui siaran pers, Selasa (8/8/2023).
Lebih lanjut, mahasiswa Departemen Teknik Elektro ini menerangkan beberapa pengembangan desain mobil listrik dari tahun sebelumnya. Antara lain peningkatan kecepatan maksimum mobil hingga 121 kilometer per jam yang disertai pasokan energi dari energy storage sesuai kualifikasi perlombaan Formula Society of Automotive Engineers (FSAE).
Lihat Juga :