Anggaran Pendidikan Naik, Ketua Komisi X DPR: Pengangkatan Guru Honorer Harus Tuntas
Jum'at, 18 Agustus 2023 - 13:18 WIB
loading...
Ketua Komisi X DPR Syaiful Huda berharap kenaikan anggaran pendidikan bisa ikut menyelesaikan persoalan pengangkatan sejuta guru honorer menjadi PPPK yang tersendat-sendat. Foto/Dok Sindonews
A
A
A
JAKARTA - Kenaikan anggaran pendidikan disambut hangat banyak kalangan. Kenaikan anggaran pendidikan ini diharapkan menjadi momentum untuk ikut menyelesaikan persoalan pengangkatan sejuta guru honorer menjadi pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK) yang tersendat-sendat.
“Kami tentu menyambut baik keputusan pemerintah menaikkan anggaran pendidikan di tahun 2024. Kami berharap Pemerintah mengalokasikan kenaikan anggaran tersebut untuk menuntaskan program pengangkatan sejuta guru honorer menjadi PPPK sehingga menjadi legacy terbaik pemerintah Jokowi-Ma’ruf Amin,” ujar Ketua Komisi X DPR RI Syaiful Huda dalam keterangan resminya, Jumat (19/8/2023).
Pemerintah mengalokasikan anggaran pendidikan dalam RAPBN 2024 sebesar Rp 660,8 triliun. Jumlah ini meningkat 19,7% dari outlook 2023 sebesar Rp 552,1 triliun. Hal ini diungkapkan Presiden Jokowi saat menyampaikan pidato pengantar nota keuangan jelang Peringatan HUT ke-78 Kemerdekaan RI di Gedung DPR/MPR pada Rabu, 16 Agustus 2023.
Dalam pidatonya, Jokowi mengingatkan rakyat Indonesia untuk tidak kendor menghadapi disrupsi teknologi. Oleh karena itu, bonus demografi harus dimanfaatkan untuk mewujudkan SDM unggul. “Kita harus mampu memanfaatkan bonus demografi dan siap menghadapi disrupsi teknologi. Tidak boleh kita kendor,” ingatnya.
Baca juga: Naik, Jokowi Siapkan Anggaran Pendidikan Rp660 Triliun
Huda mengatakan, pemerintah harus menjadikan penyelesaian pengangkatan guru honorer menjadi PPPK sebagai prioritas. Menurutnya jika persoalan guru honorer ini tuntas, maka pemerintah telah menyelesaikan satu persoalan dasar dari penyelenggaraan pendidikan di Indonesia.
“Kami tentu menyambut baik keputusan pemerintah menaikkan anggaran pendidikan di tahun 2024. Kami berharap Pemerintah mengalokasikan kenaikan anggaran tersebut untuk menuntaskan program pengangkatan sejuta guru honorer menjadi PPPK sehingga menjadi legacy terbaik pemerintah Jokowi-Ma’ruf Amin,” ujar Ketua Komisi X DPR RI Syaiful Huda dalam keterangan resminya, Jumat (19/8/2023).
Pemerintah mengalokasikan anggaran pendidikan dalam RAPBN 2024 sebesar Rp 660,8 triliun. Jumlah ini meningkat 19,7% dari outlook 2023 sebesar Rp 552,1 triliun. Hal ini diungkapkan Presiden Jokowi saat menyampaikan pidato pengantar nota keuangan jelang Peringatan HUT ke-78 Kemerdekaan RI di Gedung DPR/MPR pada Rabu, 16 Agustus 2023.
Dalam pidatonya, Jokowi mengingatkan rakyat Indonesia untuk tidak kendor menghadapi disrupsi teknologi. Oleh karena itu, bonus demografi harus dimanfaatkan untuk mewujudkan SDM unggul. “Kita harus mampu memanfaatkan bonus demografi dan siap menghadapi disrupsi teknologi. Tidak boleh kita kendor,” ingatnya.
Baca juga: Naik, Jokowi Siapkan Anggaran Pendidikan Rp660 Triliun
Huda mengatakan, pemerintah harus menjadikan penyelesaian pengangkatan guru honorer menjadi PPPK sebagai prioritas. Menurutnya jika persoalan guru honorer ini tuntas, maka pemerintah telah menyelesaikan satu persoalan dasar dari penyelenggaraan pendidikan di Indonesia.
Lihat Juga :