Mau Jadi Dokter Lulusan Luar Negeri? Kenali 5 Beasiswa Kedokteran di Korea Selatan Ini
Jum'at, 25 Agustus 2023 - 07:42 WIB
loading...
A
A
A
2. Isi aplikasi online dan unggah dokumen versi PDF
3. Kirimkan dokumen yang diperlukan secara langsung atau melalui pos
1. Warga Negara Indonesia
2. Diterima pada Perguruan Tinggi di dalam negeri atau di luar negeri yang telah ditetapkan oleh Kemendikbudristek
3. Memiliki bukti LoA Unconditional atau surat tanda diterima tanpa syarat sesuai program studi dan Perguruan Tinggi Tujuan
4. S2 Maks. 24 bulan
5. Tidak mengajukan perpindahan program studi dan perguruan tinggi tujuan tanpa persetujuan Kementerian
6. Telah menyelesaikan studi program D4 atau S1
7. Tidak sedang (on going) atau telah menempuh studi program S1
8. Tidak sedang menerima atau akan menerima beasiswa dari sumber lain selama menerima beasiswa BIM
9. Beasiswa hanya diperuntukkan untuk kelas reguler
1. Dana pendidikan
a. Dana spp (tuition fee)
b. Dana pendaftaran
c. Dana tunjangan buku
d. Dana bantuan skripsi/tesis
2. Biaya pendukung
a. Dana transportasi
b. Dana aplikasi visa (luar negeri)
c. Dana asuransi kesehatan
d. Dana kedatangan (luar negeri)
e. Dana hidup bulanan
f. Dana keadaan darurat
Baca juga: Kisah Haru, Jadi Yatim sejak Kecil dan Hampir Putus Sekolah Kini Jennie Raih MOSMA ke AS
1. KTP
2. Ijazah
3. Transkrip akademik
4. Surat keterangan sehat jasmani (6 bulan)
5. Sertifikasi bahasa Inggris
6. Surat Pernyataan Komitmen sebagai penerima beasiswa (sesuai format)
7. Essay atau karangan yang berisi komitmen kontribusi ke negara pasca studi: ditulis dalam bahasa Indonesia untuk program S2 dalam negeri dan bahasa Inggris untuk program S2 luar negeri, jumlah kata 1500-2000 untuk S2
8. Rencana studi untuk S2, dengan ketentuan: memuat gambaran tentang alasan memilih bidang/prodi, topik yang akan ditulis dalam tesis, rencana studi dari awal semester hingga selesai, aktivitas non akademik yang akan dilaksanakan
9. Untuk pendaftar penyandang disabilitas: Untuk penyandang tunanetra, penyandang tunarungu/wicara, penyandang tunagrahita, penyandang tunadaksa dan penyandang autis. Melampirkan surat keterangan yang menyatakan jenis kekhususan dari rumah sakit atau dokter spesialis. Melampirkan surat persetujuan dari orang tua tanda tangan di atas materai Rp10.000,00. Melampirkan surat permohonan pendamping jika tidak bisa mandiri
Daftar online pada Beasiswa Pendidikan Indonesia. Apabila sertifikat prestasi tidak dikeluarkan oleh Puspresnas, dapat mendaftarkan diri pada Kurasi Pusat Prestasi Nasional.
1. Warga negara asing yang orang tuanya bukan warga negara Korea
2. Pelamar dengan gelar sarjana atau yang diharapkan menerimanya paling lambat 30 Juni 2023
Tunjangan Bulanan sebesar KRW 1.200.000
1. Proposal Studi
2. Gelar Sarjana atau Sertifikat Kelulusan yang Diharapkan
3. Transkrip Program Sarjana
4. Skor Tes Bahasa Inggris Resmi (TOEFL iBT 79, IELTS 6.0)
5. Sertifikasi Pekerjaan Sebelumnya (opsional)
6. Dokumen Lain yang Membuktikan Keunggulan Anda (opsional)
7. Surat rekomendasi
Isi formulir aplikasi online melalui: Online Admission System UST. Besaran biaya yang dibutuhkan untuk pendaftaran sebesar USD 30 atau KRW 35.000.
Pada skema ini, proses seleksi beasiswa GKS dilakukan oleh Kedutaan Besar Republik Korea Selatan di masing-masing negara. Peserta dapat melakukan pendaftaran dengan mengirim berkas-berkas persyaratan ke kantor Kedutaan Besar Republik Korea Selatan yang ada di negara mereka.
Setelah dinyatakan lolos beasiswa, peserta kemudian dipersilakan memilih tiga universitas di Korea Selatan yang ingin mereka tuju.
Berbeda dengan embassy track, pada skema ini peserta dapat langsung melakukan pendaftaran ke kampus-kampus di Korea Selatan sebagaimana mendaftar kuliah pada umumnya.
Peserta hanya perlu mengikuti seleksi agar diterima dan memperoleh LoA dari kampus tersebut. Selanjutnya pihak kampus akan merekomendasikan mahasiswa-mahasiswa pilihan mereka ke penyelenggara beasiswa GKS agar bisa memperoleh beasiswa.
1. Tiket pesawat PP
2. Tunjangan kedatangan
3. Pelatihan bahasa Korea
4. Biaya kuliah
5. Tunjangan bulanan
6. Tunjangan presiasi kemampuan bahasa Korea (bagi yang memiliki TOPIK level 5 atau 6)
7. Dana penelitian (untuk pascasarjana)
8. Biaya cetak tesis (untuk pascasarjana)
3. Kirimkan dokumen yang diperlukan secara langsung atau melalui pos
3. Beasiswa S1/S2: Beasiswa Indonesia Maju (BIM)
BIM sendiri memiliki dua program utama, yang pertama adalah program beasiswa gelar atau degree berupa program beasiswa S-1 dan S-2, sedangkan yang kedua adalah program beasiswa non gelar atau non degree yang tersedia dalam program persiapan S1 ke luar negeri.Persyaratan Beasiswa
1. Warga Negara Indonesia
2. Diterima pada Perguruan Tinggi di dalam negeri atau di luar negeri yang telah ditetapkan oleh Kemendikbudristek
3. Memiliki bukti LoA Unconditional atau surat tanda diterima tanpa syarat sesuai program studi dan Perguruan Tinggi Tujuan
4. S2 Maks. 24 bulan
5. Tidak mengajukan perpindahan program studi dan perguruan tinggi tujuan tanpa persetujuan Kementerian
6. Telah menyelesaikan studi program D4 atau S1
7. Tidak sedang (on going) atau telah menempuh studi program S1
8. Tidak sedang menerima atau akan menerima beasiswa dari sumber lain selama menerima beasiswa BIM
9. Beasiswa hanya diperuntukkan untuk kelas reguler
Cakupan Beasiswa
1. Dana pendidikan
a. Dana spp (tuition fee)
b. Dana pendaftaran
c. Dana tunjangan buku
d. Dana bantuan skripsi/tesis
2. Biaya pendukung
a. Dana transportasi
b. Dana aplikasi visa (luar negeri)
c. Dana asuransi kesehatan
d. Dana kedatangan (luar negeri)
e. Dana hidup bulanan
f. Dana keadaan darurat
Baca juga: Kisah Haru, Jadi Yatim sejak Kecil dan Hampir Putus Sekolah Kini Jennie Raih MOSMA ke AS
Dokumen yang harus Dipersiapkan
1. KTP
2. Ijazah
3. Transkrip akademik
4. Surat keterangan sehat jasmani (6 bulan)
5. Sertifikasi bahasa Inggris
6. Surat Pernyataan Komitmen sebagai penerima beasiswa (sesuai format)
7. Essay atau karangan yang berisi komitmen kontribusi ke negara pasca studi: ditulis dalam bahasa Indonesia untuk program S2 dalam negeri dan bahasa Inggris untuk program S2 luar negeri, jumlah kata 1500-2000 untuk S2
8. Rencana studi untuk S2, dengan ketentuan: memuat gambaran tentang alasan memilih bidang/prodi, topik yang akan ditulis dalam tesis, rencana studi dari awal semester hingga selesai, aktivitas non akademik yang akan dilaksanakan
9. Untuk pendaftar penyandang disabilitas: Untuk penyandang tunanetra, penyandang tunarungu/wicara, penyandang tunagrahita, penyandang tunadaksa dan penyandang autis. Melampirkan surat keterangan yang menyatakan jenis kekhususan dari rumah sakit atau dokter spesialis. Melampirkan surat persetujuan dari orang tua tanda tangan di atas materai Rp10.000,00. Melampirkan surat permohonan pendamping jika tidak bisa mandiri
Cara Mendaftar
Daftar online pada Beasiswa Pendidikan Indonesia. Apabila sertifikat prestasi tidak dikeluarkan oleh Puspresnas, dapat mendaftarkan diri pada Kurasi Pusat Prestasi Nasional.
4.Beasiswa S2: University of Science and Technology Scholarship
University of Science and Technology Scholarship adalah beasiswa dengan pendanaan partial, informasi sebagai berikut:Persyaratan Beasiswa
1. Warga negara asing yang orang tuanya bukan warga negara Korea
2. Pelamar dengan gelar sarjana atau yang diharapkan menerimanya paling lambat 30 Juni 2023
Cakupan Beasiswa
Tunjangan Bulanan sebesar KRW 1.200.000
Dokumen yang Dibutuhkan
1. Proposal Studi
2. Gelar Sarjana atau Sertifikat Kelulusan yang Diharapkan
3. Transkrip Program Sarjana
4. Skor Tes Bahasa Inggris Resmi (TOEFL iBT 79, IELTS 6.0)
5. Sertifikasi Pekerjaan Sebelumnya (opsional)
6. Dokumen Lain yang Membuktikan Keunggulan Anda (opsional)
7. Surat rekomendasi
Cara Daftar
Isi formulir aplikasi online melalui: Online Admission System UST. Besaran biaya yang dibutuhkan untuk pendaftaran sebesar USD 30 atau KRW 35.000.
5. Beasiswa S2/S3: Global Korea Scholarship (GKS)
GKS adalah beasiswa yang diberikan oleh pemerintah Korea bagi mahasiswa internasional termasuk dari Indonesia untuk melanjutkan jenjang pendidikan tinggi mulai dari S1 sampai S3 di Korea Selatan. Terdapat dua jenis skema yang bisa ditempuh untuk mendaftar beasiswa GKS yaitu:1. Embassy track
Pada skema ini, proses seleksi beasiswa GKS dilakukan oleh Kedutaan Besar Republik Korea Selatan di masing-masing negara. Peserta dapat melakukan pendaftaran dengan mengirim berkas-berkas persyaratan ke kantor Kedutaan Besar Republik Korea Selatan yang ada di negara mereka.
Setelah dinyatakan lolos beasiswa, peserta kemudian dipersilakan memilih tiga universitas di Korea Selatan yang ingin mereka tuju.
2. University track
Berbeda dengan embassy track, pada skema ini peserta dapat langsung melakukan pendaftaran ke kampus-kampus di Korea Selatan sebagaimana mendaftar kuliah pada umumnya.
Peserta hanya perlu mengikuti seleksi agar diterima dan memperoleh LoA dari kampus tersebut. Selanjutnya pihak kampus akan merekomendasikan mahasiswa-mahasiswa pilihan mereka ke penyelenggara beasiswa GKS agar bisa memperoleh beasiswa.
Cakupan Beasiswa
1. Tiket pesawat PP
2. Tunjangan kedatangan
3. Pelatihan bahasa Korea
4. Biaya kuliah
5. Tunjangan bulanan
6. Tunjangan presiasi kemampuan bahasa Korea (bagi yang memiliki TOPIK level 5 atau 6)
7. Dana penelitian (untuk pascasarjana)
8. Biaya cetak tesis (untuk pascasarjana)
Lihat Juga :