Pengamat: Pengganti Skripsi harus Menjawab Tantangan Kompetensi Era Disrupsi
Rabu, 30 Agustus 2023 - 16:21 WIB
loading...
A
A
A
Pada dasarnya, kata Totok, skripsi adalah perwujudan dari hasil semua proses belajar selama 4 tahun. Mahasiswa yang akan menyandang gelar sarjana tersebut sudah mampu memecahkan masalah yang dihadapinya dengan menerapkan pengetahuannya yang diperoleh dari perkuliahan yang pernah dijalaninya.
Totok pun mengatakan berpijak dari prinsip bahwa skripsi atau tugas akhir sebagai “bukti kompetensi lulusan”, maka yang penting ada tugas yang memang mendemonstrasikan kompetensi calon sarjana tersebut.
Baca juga: Setuju Skripsi Dihapus, Dosen Unila Beri Catatan Khusus
“Di era disrupsi dan Revolusi Industri 4.0 atau bahkan 5.0, maka ada empat kompetensi penting, yaitu komunikasi, kolaborasi, kreativitas, dan berpikir kritis. Bisakah tugas akhir pengganti skripsi nanti mendorong penguasaan 4 kompetensi tersebut?,” ungkap Totok.
Lebih lanjut, Totok mengatakan Kemendikbudristek sudah memiliki standar kelulusannya sehingga semua kampus baik untuk Sarjana S1, S2, bahkan juga S3, harus mematuhinya. “Kemendikbudristek sudah memiliki standar kelulusan untuk S1, juga S2 dan S3 yang harus dipatuhi semua kampus," pungkasnya.
Totok pun mengatakan berpijak dari prinsip bahwa skripsi atau tugas akhir sebagai “bukti kompetensi lulusan”, maka yang penting ada tugas yang memang mendemonstrasikan kompetensi calon sarjana tersebut.
Baca juga: Setuju Skripsi Dihapus, Dosen Unila Beri Catatan Khusus
“Di era disrupsi dan Revolusi Industri 4.0 atau bahkan 5.0, maka ada empat kompetensi penting, yaitu komunikasi, kolaborasi, kreativitas, dan berpikir kritis. Bisakah tugas akhir pengganti skripsi nanti mendorong penguasaan 4 kompetensi tersebut?,” ungkap Totok.
Lebih lanjut, Totok mengatakan Kemendikbudristek sudah memiliki standar kelulusannya sehingga semua kampus baik untuk Sarjana S1, S2, bahkan juga S3, harus mematuhinya. “Kemendikbudristek sudah memiliki standar kelulusan untuk S1, juga S2 dan S3 yang harus dipatuhi semua kampus," pungkasnya.
(nnz)
Lihat Juga :