Skripsi Dihapus, Mahasiswa: Kelulusan Berbasis Proyek Lebih Berdampak ke Masyarakat

Rabu, 30 Agustus 2023 - 17:02 WIB
loading...
Skripsi Dihapus, Mahasiswa:...
Mahasiswa menyambut baik penghapusan skripsi sebagai satu-satunya syarat kelulusan. Foto/Dok/UI.
A A A
JAKARTA - Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbudristek) Nadiem Anwar Makarim telah mengeluarkan aturan baru skripsi tak lagi menjadi satu-satunya syarat kelulusan mahasiswa. Lalu bagaimana tanggapan mahasiswa ?

Dalam Permendikbudristek No 53/2023 tentang Penjaminan Mutu disebutkan bagi mahasiswa sarjana dan sarjana terapan tugas akhir dapat berbentuk prototipe, proyek, atau bentuk lainnya, tidak hanya skripsi/tesis/disertasi.

Salah satu mahasiswa jurusan Jurnalistik Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah (UIN Jakarta), Hasna Nur Azizah (22) memberi tanggapan akan kebijakan baru di Merdeka Belajar Episode ke-26 yang diluncurkan Nadiem ini.

Baca juga: Pengamat: Pengganti Skripsi harus Menjawab Tantangan Kompetensi Era Disrupsi

Mahasiswi semester 7 itu menyambut baik aturan tersebut. Menurut Hasna, lebih baik skripsi diganti dengan proyek lainnya agar dampaknya langsung dirasakan oleh masyarakat.

"Saya sebagai mahasiswa semester 7 cukup menyambut positif kabar tersebut. Tapi bukan karena malas menyusun skripsi dan sebagainya. Saya melihat lebih efektif jika skripsi diganti dengan membuat project yang dampaknya bisa dirasakan secara langsung untuk diri sendiri maupun orang lain," kata Hasna kepada MNC Portal, Rabu (30/8/2023).

Namun dia meminta agar aturan tersebut tetap disesuaikan dengan masing-masing jurusan di perguruan tinggi. Sebab adanya perbedaan kompetensi dari berbagai jurusan.

"Tapi ini perlu disesuaikan lagi dengan setiap jurusan karena mungkin setiap jurusan mempunyai kebutuhan yang berbeda,"katanya.

Baca juga: Penghapusan Skripsi Imbangi Praktik Umum Perkuliahan di Eropa dan Amerika

Sama halnya dengan, M. Sczasimbi Barantis Putra (19) mahasiswa semester 5, Jurusan Hubungan Internasional (HI) Universitas Lampung (Unila) ini juga turut mendukung aturan baru alumnus Harvard Business School tersebut.

Putra menilai selain dapat mengurangi rasa takut mahasiswa terhadap lamanya penyusunan skripsi di bangku perkuliahan, juga dapat meningkatkan kreativitas di bidangnya masing-masing.

"Skripsi ini jadi tolak ukur keberhasilan dalam melakukan perkuliahan di Universitas anak-anak takut apakah bisa berhasil atau enggak. Oleh karena itu dengan dihapusnya menurut aku oke oke aja karena bisa mengurangi rasa takut kita sebagai mahasiswa dan juga bisa meningkatkan kreativitas kita dan kemauan kita gimana," ungkapnya.

Mahasiswa juga dapat secara aktif turun langsung ke masyarakat memberikan kontribusi positif melalui project-project sebagai pengganti skripsi tersebut.

"Lebih bagus aja karena turun di masyarakat kalau di skripsi belum tentu bakal diterapkan ke masyarakat. Sedangkan kalau ada project itu kita sebagai lulusan tidak cuma hanya pintar di teori aja tetapi bisa juga lebih paham dengan apa yang ada di lapangan," pungkasnya.
(nnz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kemenag Gandeng Mitra...
Kemenag Gandeng Mitra Strategis untuk Tingkatkan Kesiapan Kerja Mahasiswa PTKI
Kreasa Fest 2026 Jadi...
Kreasa Fest 2026 Jadi Ajang Mahasiswa Untar Perkenalkan Budaya Indonesia di Era Digital
SNI Bukan Sekadar Regulasi,...
SNI Bukan Sekadar Regulasi, Mahasiswa IPB Diajak Memahami Budaya Mutu di Industri Pangan
President University...
President University Tembus 165 Besar Dunia di WURI 2026
Rektor UIN Jakarta Tekankan...
Rektor UIN Jakarta Tekankan Dosen Hebat Kunci Lahirnya Mahasiswa Berkualitas dan Adaptif
President University...
President University Cetak 359 Inovasi Mahasiswa Lewat Economic Survival Exhibition 2026
Demo Rawamangun Menggugat...
Demo Rawamangun Menggugat Kelar, Aliansi UNJ Melawan Bubarkan Diri
Mahasiswa UNJ Beraksi,...
Mahasiswa UNJ Beraksi, Pengendara Kompak Bunyikan Klakson sebagai Bentuk Dukungan
Perjuangan Mahasiswa...
Perjuangan Mahasiswa Tembus Bundaran HI: Diblokade di Semanggi, Saling Dorong dengan Aparat di Tosari
Rekomendasi
SIG Resmikan Fasilitas...
SIG Resmikan Fasilitas Ekspor Tuban, Bidik 450.000 Ton Semen ke AS
UBAYA Tantang SCU di...
UBAYA Tantang SCU di Final Putri, Perbanas Hadapi UKSW pada Puncak Campus League 2026
Perbandingan Harga Tiket...
Perbandingan Harga Tiket Piala Dunia 2022 vs 2026 Bikin Melongo: Final Tembus Rp113 Juta
Berita Terkini
Kemenag Buka Beasiswa...
Kemenag Buka Beasiswa INSIGHT Scholarship bagi Mahasiswa Internasional yang Ingin Kuliah di PTKIN
4.480 Calon Mahasiswa...
4.480 Calon Mahasiswa Diterima di UM UGM CBT 2026, Kedokteran Paling Ketat
Tegang Sejak Pagi! 32...
Tegang Sejak Pagi! 32 Tim Terbaik Liga Bintang Juara Bersaing Menuju Jakarta
Liga Bintang Juara Hari...
Liga Bintang Juara Hari Kedua: 32 Tim Bertarung Rebut 16 Tiket ke Babak Utama Jakarta
Kisah Raihan, Siswa...
Kisah Raihan, Siswa MAN 1 Yogya yang Berhasil Diterima di ITB, UGM, dan ITS
UKT dan Uang Pangkal...
UKT dan Uang Pangkal Jalur Mandiri Vokasi Undip 2026, Tes Online dari Rumah
Infografis
Daftar Lengkap Juara...
Daftar Lengkap Juara Dunia MotoGP dari Masa ke Masa
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved