Bangun Relasi Triple Helix di UMKM, FIA-UI Kolaborasi Bareng PT Sucofindo dan Pemkot Depok
Jum'at, 01 September 2023 - 14:07 WIB
loading...
A
A
A
Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko PT. Sucofindo, Budi Hartanto menyampaikan bahwa kegitaan ini sebagai bentuk upaya PT. Sucofindo dalam berkontribusi pada negeri. Sebagai BUMN yang bergerak di bidang pengujian, inspeksi, dan sertifikasi, Sucofindo memiliki komitmen untuk terus beradaptasi dengan dinamika lingkungan.
Selain mewujudkan relasi triple helix, kolaborasi dengan UI dan Pemkot Depok ini penting untuk mewujudkan sinkronisasi antara sisi bisnis dan sisi regulasi pemerintah dan hal ini akan mendorong perbaikan kebijakan publik ke depan.
Muhamad Fikri mewakili Pemkot Depok mengapresiasi kegiatan Pengmas ini. Pemkot Depok tidak bisa bekerja sendiri dalam melakukan pemberdayaan UMKM PEKKA dan membutuhkan kolaborasi dan sinergi lintas sektor dengan melibatkan akademisi, lembaga pemerintah terkait, sektor swasta, dan media usaha.
Kolaborasi yang dilakukan melalui kegiatan Pengmas ini diharapkan dapat meningkatkan pengetahuan kelompok PEKKA dan memberikan dampak positif pada peningkatan kesejahteraan dan perekonomian Kota Depok pada umumnya.
Di hari kedua, pelaksanaan Pengmas UI-Sucofindo melibatkan UMKM Kota Depok yang telah terseleksi dan komunitas “Wirausaha Yuk” yang merupakan wirausahawan muda bimbingin PT. Sucofindo.
Kegiatan Pengmas hari ke-dua ini menyasar isu dan permasalahan utama yang dihadapi UMKM yaitu pemasaran. Lia Amalia, social media assistant manager Grab, memberikan pengenalan media sosial dan tips UMKM untuk meningkatkan omset produk melalui platform media sosial.
Adityo Wicaksono, Sub Koordinator Pemasaran Digital & Kreatif, Pusat Pelayanan Teknologi-Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) memberikan paparan dan pengalaman bagaimana UMKM dapat melakukan pengembangan produk konvensional ke digital dengan melibatkan proses ide produk, kemasan, harga, tes, dan riset.
Selain mewujudkan relasi triple helix, kolaborasi dengan UI dan Pemkot Depok ini penting untuk mewujudkan sinkronisasi antara sisi bisnis dan sisi regulasi pemerintah dan hal ini akan mendorong perbaikan kebijakan publik ke depan.
Muhamad Fikri mewakili Pemkot Depok mengapresiasi kegiatan Pengmas ini. Pemkot Depok tidak bisa bekerja sendiri dalam melakukan pemberdayaan UMKM PEKKA dan membutuhkan kolaborasi dan sinergi lintas sektor dengan melibatkan akademisi, lembaga pemerintah terkait, sektor swasta, dan media usaha.
Kolaborasi yang dilakukan melalui kegiatan Pengmas ini diharapkan dapat meningkatkan pengetahuan kelompok PEKKA dan memberikan dampak positif pada peningkatan kesejahteraan dan perekonomian Kota Depok pada umumnya.
Di hari kedua, pelaksanaan Pengmas UI-Sucofindo melibatkan UMKM Kota Depok yang telah terseleksi dan komunitas “Wirausaha Yuk” yang merupakan wirausahawan muda bimbingin PT. Sucofindo.
Kegiatan Pengmas hari ke-dua ini menyasar isu dan permasalahan utama yang dihadapi UMKM yaitu pemasaran. Lia Amalia, social media assistant manager Grab, memberikan pengenalan media sosial dan tips UMKM untuk meningkatkan omset produk melalui platform media sosial.
Adityo Wicaksono, Sub Koordinator Pemasaran Digital & Kreatif, Pusat Pelayanan Teknologi-Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) memberikan paparan dan pengalaman bagaimana UMKM dapat melakukan pengembangan produk konvensional ke digital dengan melibatkan proses ide produk, kemasan, harga, tes, dan riset.
Lihat Juga :