Jejak Karier Anies Baswedan, Inspirasi yang Muda yang Berprestasi
Selasa, 05 September 2023 - 10:18 WIB
loading...
A
A
A
Setelah lulus dari UGM, Anies sempat bekerja di Pusat Antar Universitas Studi Ekonomi Universitas Gadjah Mada. Kemudian ia melanjutkan pendidikannya pada 1997 dengan beasiswa Fulbright dari American Indonesian Exchange Foundation. Ia mengambil master dalam bidang keamanan Internasional dan Kebijakan Ekonomi di School of Public Affairs, Universitas Maryland.
Anies dianugerahi William P. Cole III Fellow di Universitasnya dan lulus pada tahun 1998. Tak hanya itu, Anies kembali meraih beasiswa untuk melanjutkan kuliahnya dalam bidang Ilmu Politik di Northern Illinois University. Anies juga bekerja sebagai asisten peneliti di Office of Research, Evaluation, and Policy Studies di kampus dan kembali meraih beasiswa Gerald S. Maryanov Fellow, penghargaan yang hanya diberikan kepada mahasiswa NIU yang berprestasi dalam bidang Ilmu Politik pada tahun 2004.
Bahkan ia membuat "Regional Autonomy and Patterns of Democracy in Indonesia”, menginvestigasi efek dari kebijakan desentralisasi terhadap daya respon dan transparansi pemerintah daerah serta partisipasi publik, menggunakan data survei dari 177 kabupaten atau kota di Indonesia. Pada tahun 2005 akhirnya Anies mendapatkan gelarnya.
Selain itu, ia merupakan ketua Yayasan Gerakan Indonesia Mengajar. Anies yang dikenal sebagai pencetus Indonesia Mengajar. Gerakan ini adalah generasi muda yang direkrut sebagai pengajar muda di Sekolah Dasar dan masyarakat selama satu tahun.
Anies dianugerahi William P. Cole III Fellow di Universitasnya dan lulus pada tahun 1998. Tak hanya itu, Anies kembali meraih beasiswa untuk melanjutkan kuliahnya dalam bidang Ilmu Politik di Northern Illinois University. Anies juga bekerja sebagai asisten peneliti di Office of Research, Evaluation, and Policy Studies di kampus dan kembali meraih beasiswa Gerald S. Maryanov Fellow, penghargaan yang hanya diberikan kepada mahasiswa NIU yang berprestasi dalam bidang Ilmu Politik pada tahun 2004.
Bahkan ia membuat "Regional Autonomy and Patterns of Democracy in Indonesia”, menginvestigasi efek dari kebijakan desentralisasi terhadap daya respon dan transparansi pemerintah daerah serta partisipasi publik, menggunakan data survei dari 177 kabupaten atau kota di Indonesia. Pada tahun 2005 akhirnya Anies mendapatkan gelarnya.
Diobatkan Sebagai Rektor Termuda Tahun 2007
Berbagai prestasi yang diraih membuat Anies dinobatkan sebagai rektor termuda di Indonesia, saat usianya menginjak 38 tahun ketika dirinya menerima amanah sebagai Rektor Universitas Paramadina Jakarta. Saat menjabat Rektor, Anies mencanangkan Paramadina Fellowship atau sebuah program beasiswa Paramadina. Beasiswa tersebut meliputi biaya kuliah, buku serta biaya hidup.Selain itu, ia merupakan ketua Yayasan Gerakan Indonesia Mengajar. Anies yang dikenal sebagai pencetus Indonesia Mengajar. Gerakan ini adalah generasi muda yang direkrut sebagai pengajar muda di Sekolah Dasar dan masyarakat selama satu tahun.
(wyn)
Lihat Juga :