Satu-Satunya di Indonesia, UPNVJ Gelar Pelatihan Transportasi Medis Udara HEMS

Selasa, 05 September 2023 - 14:12 WIB
loading...
Satu-Satunya di Indonesia,...
UPN Veteran Jakarta menjadi ruan rumah pelatihan pelatihan transportasi medis udara Helicopters Emergency Medical Services (HEMS). Foto/UPNVJ.
A A A
JAKARTA - Universitas Pembangunan Nasional "Veteran" Jakarta ( UPNVJ ) kembali menjadi tuan rumah pelaksanaan pelatihan transportasi medis udara Helicopters Emergency Medical Services atau HEMS tahun ini. Program pelatihan satu satunya di indonesia ini sebelumnya pernah diselenggarakan oleh UPN Veteran Jakarta pada 2019 lalu.

Program pelatihan HEMS akan berlangsung selama tiga hari pada tanggal 5-7 September 2023. Di dua hari pertama, pelatihan akan digelar di Auditorium Merce di Kampus Limo UPNVJ. Sementara pelatihan di hari terakhir dijadwalkan berlangsung di Lapangan Terbang Polairud, Pondok Cabe, Tangerang Selatan.

Jajaran peserta pelatihan ini meliputi perwakilan dari Airbus Foundation dan Airbus Indonesia; FAM; Kasubdit Potensi Dirgantara Direktorat Kepolisian Udara, Korpolairud Baharkam Polri; Kepala Health Crisis Centre; Kepala Satuan Pelaksana Pelayanan Jakarta Emergency Ambulance (AGD Jakarta); Flight Operation Inspector Helicopter dari Directorate of Airworthiness and Aircraft Operation, Directorate General of Civil Aviation; dan masih banyak lagi.

Baca juga: Mahasiswa Unair Ciptakan Smartwatch Pendeteksi Diabetes

Pelatihan HEMS kali ini dilakukan lebih masif dengan peserta terseleksi mencapai 168 orang dari seluruh pemangku kepentingan di Indonesia, dengan dilengkapi peralatan dan teknologi kedaruratan medis di udara terkini, serta para instruktur berkelas dunia yang langsung ditunjuk oleh FAM (Fondation De L’academie De Medicine) dan Airbus Fondation Perancis.

Dikutip dari laman UPNVJ, Selasa (5/9/2023), sifat dari pelatihan ini strategis, merefleksikan kuatnya kerja sama antara Indonesia dan Prancis, khususnya dalam pengembangan sumber daya manusia bidang kesehatan. Duta Besar Prancis untuk Indonesia Fabien Penone akan hadir secara langsung untuk membuka acara pelatihan HEMS.

Misi dan tujuan pelaksanaan HEMS 2023 adalah meningkatkan pengetahuan dan keterampilan serta membangun kesadaran mengenai pentingnya pelatihan kedaruratan medis berbasis helikopter. Pelatihan HEMS dinilai bermanfaat untuk mengurangi rasio kematian pasien di saat darurat, terutama dalam kondisi perjalanan menuju klinik atau rumah sakit.

Misi pelatihan kedaruratan medis ini bukan hanya dibangun dari kedaruratan konvensial seperti kebakaran di gedung tinggi, kecelakan di jalan tol, dan lain sebagainya, namun juga didasarkan pada kesadaran bahwa Indonesia merupakan negara rawan bencana.

Baca juga: 15 Kampus Akademi Keperawatan Favorit di Indonesia, Cek Nama-Namanya

Indonesia terletak di pertemuan tiga lempeng besar Eurasia, Indo-Australia, dan Lempeng Pasifik. Adanya pergerakan lempeng ini menjadikan Indonesia sangat rentan terkena bencana alam, khususnya kedaruratan di bidang geologi seperti gempa bumi tektonik, gelombang tsunami, hingga erupsi gunung berapi.

Laporan World Risk Report 2022 yang dikeluarkan Bündnis Entwicklung Hilft dan IFHV of the Ruhr-University Bochum secara gamblang menunjukkan bahwa Indonesia ternyata merupakan negara paling rawan bencana nomor tiga di dunia. Kondisi ini membutuhkan penguasaan pengetahuan dan keterampilan kedaruratan medis berbasis helikopter.

Lewat pelatihan HEMS tahun ini, diharapkan semua hasil yang diperoleh dapat diterapkan dan bermanfaat bagi pengembangan kapasitas sumber daya manusia bidang kesehatan di berbagai rumah sakit rujukan di Indonesia, termasuk para pengajar bidang kesehatan di perguruan tinggi yang pada akhirnya mampu meningkatan kualitas pelayanan medis di indonesia.
(nnz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kamboja Targetkan Kerja...
Kamboja Targetkan Kerja Sama Pendidikan Tinggi dengan Indonesia, Fokus Double Degree
KIP Kuliah Jalur Seleksi...
KIP Kuliah Jalur Seleksi Mandiri PTN dan PTS 2026 Resmi Dibuka, Daftar di Link Ini
UBM Luncurkan AI Tutor...
UBM Luncurkan AI Tutor Terintegrasi dengan Kurikulum OBE Pertama di Indonesia
Web3 University Tour...
Web3 University Tour 2026 Digelar ITERA Lampung, Ratusan Mahasiswa Belajar Blockchain
Indonesia-Prancis Sepakat...
Indonesia-Prancis Sepakat Perkuat Riset, Inovasi, dan Mobilitas Mahasiswa 2026
APTISI Siapkan Ekosistem...
APTISI Siapkan Ekosistem Kampus Digital untuk Tingkatkan APK Pendidikan Tinggi
Kabar 60 Ribu Calon...
Kabar 60 Ribu Calon Mahasiswa PTN Tidak Daftar Ulang, Puan Desak Pemerintah Lakukan Evaluasi
10 Universitas Paling...
10 Universitas Paling Diminati di SNBT 2026, UI Paling Favorit
UPI YAI dan Shinawatra...
UPI YAI dan Shinawatra University Thailand Kerja Sama Tingkatkan Kualitas Pendidikan
Rekomendasi
Pelatih Korea Selatan...
Pelatih Korea Selatan Hong Myung-bo Mundur usai Negaranya Tersingkir dari Piala Dunia 2026
GAPKI Soroti Indonesia...
GAPKI Soroti Indonesia Belum Ada Acuan Harga Sawit yang Seragam
Kontroversi Warnai Laga...
Kontroversi Warnai Laga Perdana Babak 32 Besar, Pakar Wasit Sebut Kanada Seharusnya Dapat Penalti
Berita Terkini
Usai KSTI 2026, Kemendiktisaintek...
Usai KSTI 2026, Kemendiktisaintek Siapkan Kelompok Kerja Percepat Kebijakan Strategis
Kemendikdasmen Buka...
Kemendikdasmen Buka Seleksi PPG Calon Guru 2026, Cek Syarat dan Bidang Studinya
Prabowo Respons Usulan...
Prabowo Respons Usulan Tambahan Beasiswa Doktor bagi Dosen: Akan Kita Tindak Lanjuti
Mahasiswa Doktoral UNJ...
Mahasiswa Doktoral UNJ Perkuat Literasi Keuangan bagi Calon Guru Malaysia di UTHM
Mengelola Risiko Jadi...
Mengelola Risiko Jadi Skill Penting yang Harus Dimiliki Entrepreneur Muda
Momen Haru di Wisuda...
Momen Haru di Wisuda Unesa, Ibu Terima Ijazah Putrinya yang Wafat Sebelum Kelulusan
Infografis
7 Negara Penghafal Alquran...
7 Negara Penghafal Alquran Terbanyak di Dunia, Indonesia Peringkat Berapa?
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved