Jadi Wisudawan Tertua Berusia 58 Tahun di ITS, Irfan: Saya Ketagihan Menuntut Ilmu
Jum'at, 15 September 2023 - 15:08 WIB
loading...
A
A
A
Baca juga: Alumnus MAN 1 Malang Ini Jadi Wisudawan Termuda ITS, Jurusannya Matematika
Dalam perjalanannya, ayah tiga anak ini mengaku kesulitan mengikuti perkuliahan sembari harus bekerja. Ia dituntut untuk selalu bisa mengatur waktu guna menyelesaikan studinya. Selain itu, faktor usia juga menjadi penghambat dirinya dalam menjalani pendidikan magister ini. “Akan tetapi, dukungan dari teman dan keluarga menjadi faktor penting untuk tetap berpegang teguh melanjutkan semangat perguruan tinggi,” tegasnya.
Irfan juga menyebut ilmu yang dipelajarinya di S2 ini sangat berkorelasi dengan pekerjaannya sebagai periset kapal dan bangunan apung di Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN). Dalam tesisnya, Irfan mengangkat judul Kajian Modifikasi Distribusi Pitch pada Propeller B6.40 Kapal Mini LNG Carrier Berbasis Metode Numerik.
Setelah berhasil mengemban gelar magister, Irfan akan mengaplikasikan ilmu yang didapatkan ke dalam pekerjaannya, yakni di bidang perkapalan dan bangunan apung. Lelaki kelahiran 1965 itu juga berharap riset yang telah dilakukannya di bangku kuliah magister dapat membantu masyarakat dalam mengembangkan ilmu dan teknologi di bidang perkapalan.
Dalam perjalanannya, ayah tiga anak ini mengaku kesulitan mengikuti perkuliahan sembari harus bekerja. Ia dituntut untuk selalu bisa mengatur waktu guna menyelesaikan studinya. Selain itu, faktor usia juga menjadi penghambat dirinya dalam menjalani pendidikan magister ini. “Akan tetapi, dukungan dari teman dan keluarga menjadi faktor penting untuk tetap berpegang teguh melanjutkan semangat perguruan tinggi,” tegasnya.
Irfan juga menyebut ilmu yang dipelajarinya di S2 ini sangat berkorelasi dengan pekerjaannya sebagai periset kapal dan bangunan apung di Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN). Dalam tesisnya, Irfan mengangkat judul Kajian Modifikasi Distribusi Pitch pada Propeller B6.40 Kapal Mini LNG Carrier Berbasis Metode Numerik.
Setelah berhasil mengemban gelar magister, Irfan akan mengaplikasikan ilmu yang didapatkan ke dalam pekerjaannya, yakni di bidang perkapalan dan bangunan apung. Lelaki kelahiran 1965 itu juga berharap riset yang telah dilakukannya di bangku kuliah magister dapat membantu masyarakat dalam mengembangkan ilmu dan teknologi di bidang perkapalan.
(nnz)
Lihat Juga :