Cegah Paham Radikal dari Dunia Digital, SKSG UI Edukasi Ibu-Ibu Majelis Taklim
Jum'at, 22 September 2023 - 17:19 WIB
loading...
A
A
A
“Bukan hanya lingkungan sosialnya saja yang perlu orang tua awasi, namun juga lingkungan media sosialnya orang tua perlu melakukan pengawasan terhadap anak. Karena informasi media yang begitu banyak dan tidak terbendung tersebut menjadi tempat strategis bagi kaum ektrimis menyebarkan paham-paham radikalnya,” ujar Syauqillah.
Syauqillah yang juga ketua tim pengabdian masyarakat ini menjelaskan, banyaknya informasi yang tidak terkontrol dari media sosial bisa memengaruhi pola pikir anak yang mengarah pada tindakan radikal.
Sementara, Siti Kholisoh dari Wahid Foundation mengatakan, di era digital ini arus informasi sangatlah banyak dan mudah didapatkan hanya dengan ketikan jari melalui gadget masing-masing.
Setiap orang bisa mendapatkan lebih dari satu informasi pada satu objek pencarian hingga membuat kita bingung mengenai benar atau salah, valid atau tidak, kredibel atau tidaknya suatu informasi.
Baca juga: Riwayat Pendidikan Wapres Ma'ruf Amin dan Wury, Kuliah Jurusan Apa?
"Hoaks dan informasi terkait pemahaman agama yang salah menjadi salah satu tantangan terbesar bagi kita dalam bermedia sosial. Oleh karena itu dalam mendapat informasi kita harus saring terlebih dahulu sebelum sharing dengan mengecek isi informasi, sumber sumber dan situs pemberi informasi," ujarnya.
Syauqillah yang juga ketua tim pengabdian masyarakat ini menjelaskan, banyaknya informasi yang tidak terkontrol dari media sosial bisa memengaruhi pola pikir anak yang mengarah pada tindakan radikal.
Sementara, Siti Kholisoh dari Wahid Foundation mengatakan, di era digital ini arus informasi sangatlah banyak dan mudah didapatkan hanya dengan ketikan jari melalui gadget masing-masing.
Setiap orang bisa mendapatkan lebih dari satu informasi pada satu objek pencarian hingga membuat kita bingung mengenai benar atau salah, valid atau tidak, kredibel atau tidaknya suatu informasi.
Baca juga: Riwayat Pendidikan Wapres Ma'ruf Amin dan Wury, Kuliah Jurusan Apa?
"Hoaks dan informasi terkait pemahaman agama yang salah menjadi salah satu tantangan terbesar bagi kita dalam bermedia sosial. Oleh karena itu dalam mendapat informasi kita harus saring terlebih dahulu sebelum sharing dengan mengecek isi informasi, sumber sumber dan situs pemberi informasi," ujarnya.
Lihat Juga :