Prototipe Bisa Dikonversi Mahasiswa S2-S3 Unair agar Bebas dari Tesis dan Disertasi

Selasa, 26 September 2023 - 15:31 WIB
loading...
Prototipe Bisa Dikonversi...
Dengan membuat prototipe, mahasiswa S2 dan S3 di Universitas Airlangga (Unair) bisa terbebas dari tesis maupun disertasi. Foto/Unair.
A A A
JAKARTA - Kemendikbudristek merilis program Transformasi Standar Nasional dan Akreditasi Perguruan Tinggi yang juga mengatur tentang tugas akhir mahasiswa. Rektor Universitas Airlangga (Unair) pun mengulas skema penerapan tugas akhir tersebut.

Rektor Unair Prof Dr Mohammad Nasih mengatakan, pihaknya menyambut baik mahasiswa S2 maupun S3 yang mampu membuat prototipe.

Menurut mantan Ketua LTMPT tersebut, melalui prestasi tersebut, Fakultas dapat mempertimbangkan untuk konversi bebas dari beban tesis maupun disertasi.

“Artinya beban tesis maupun disertasi ini bisa kita bebaskan dengan melampirkan laporan karya akhir prototipe mereka,” katanya, dikutip dari laman UGM, Selasa (26/9/2023).

Baca juga: Inilah Kampus UIN Terbaik di Indonesia Menurut Webometrics: Apakah Almamatermu Termasuk?

Mengenai kebijakan tugas akhir yang lebih ringan dari beban skripsi, Prof Nasih mengatakan sudah terdapat standar projek yang bisa setara dengan skripsi.

Tidak hanya itu, terdapat kebijakan baru mengenai penguji dosen luar dalam laporan tugas akhir mahasiswa.

“Sebisa mungkin kita akan menggagas penguji dari luar yang bukan dari ilmuan. Melainkan bagian sumber daya perusahaan industri,” ujarnya

Hal demikian, menjadi satu terobosan untuk memberikan kesempatan mahasiswa berpikir kritis secara logis dalam menjawab kontribusi proyeknya di masyarakat dan lingkungan kerja. Kebijakan tersebut akan terlaksana mulai tahun ini, mengingat uji coba juga sudah terjadi pada tahun sebelumnya dengan beberapa konversi MBKM.

Baca juga: 10 Jurusan Teknik Ini Berpeluang Gampang Dilirik HRD Perusahaan Besar, Sangat Menjanjikan

Menindaklanjuti hambatan konversi pada lingkup Fakultas, Prof Nasih juga menuturkan harus terdapat kebijakan baru. Kebijakan itu berupa pengkategorian konversi yang dapat ditindaklanjuti oleh dosen fakultas dan konversi yang bisa melalui eksekusi langsung oleh Direktorat Pendidikan.

“Kalau pada level bawah susah, maka tidak apa-apa nanti bisa kita akses langsung oleh Universitas. Harapannya fakultas lebih fleksibel,” pungkasnya

Lebih lanjut, Prof Nasih menegaskan dalam peraturan tersebut, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan. Para mahasiswa harus memperhatikan standar projek yang disetarakan oleh skripsi, tidak dapat sembarang projek yang dapat dilakukan oleh mahasiswa. Perubahan tersebut tidak hanya berlaku untuk mahasiswa S1 namun juga S2 dan S3.

Prof. Nasih mengatakan, dalam penerapannya butuh kajian khusus terutama pada kebijakan pembebasan skripsi dengan konversi projek setara. Konversi ini harus melihat dari bobot dari projek yang dilakukan. Penentuan bobot ini memerlukan adanya kajian kembali.

“Namun, tak perlu khawatir karena Unair bertekad untuk memberikan kemudahan dan ruang eksplorasi bagi para mahasiswanya,” pungkasnya.
(nnz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kisah Nursi Ayu, Mahasiswa...
Kisah Nursi Ayu, Mahasiswa Termuda Unair yang Taklukkan SNBP 2026 di Usia 15 Tahun
Angkat Isu Performing...
Angkat Isu Performing Rights, Anang Hermansyah Lulus Ujian Tesis di Unair dengan Nilai A
SPPB-UI Uji Disertasi...
SPPB-UI Uji Disertasi tentang Perbankan Syariah dan Jalan Menuju Pembangunan Berkelanjutan
Persepsi Efikasi dan...
Persepsi Efikasi dan Norma Kelompok Menentukan Partisipasi Cegah Karhutla
Kisah Sauqi, Wisudawan...
Kisah Sauqi, Wisudawan Terbaik Unesa yang Lulus S2 Tanpa Tesis Usai Tembus Jurnal Scopus
Anti Nganggur, Lulusan...
Anti Nganggur, Lulusan Unair Hanya Tunggu 3 Bulan untuk Dapat Pekerjaan Pertama
Disertasi Doktoral Soroti...
Disertasi Doktoral Soroti Urgensi RUU Transfer Pricing untuk Perkuat Kepastian Hukum dan Penerimaan Negara
Sidang Promosi Doktor...
Sidang Promosi Doktor Direktur AIA, Rista Qatrini Manurung
Rismon Sianipar Sebut...
Rismon Sianipar Sebut Lembar Format Skripsi Jokowi Belum Ada di Tahun 1985
Rekomendasi
Dari Iran ke Indonesia,...
Dari Iran ke Indonesia, Pesepeda Arezoo Tampil Memukau Lewat Sentuhan Ade Fitri Kirana
Presiden Prabowo Terima...
Presiden Prabowo Terima 8 Duta Besar Negara Sahabat di Istana Merdeka
Hacker Pro-Palestina...
Hacker Pro-Palestina Janji Lancarkan Serangan Siber Paling Dahsyat ke Israel
Berita Terkini
UM-PTKIN 2026 Digelar...
UM-PTKIN 2026 Digelar Hari Ini, Jabar Jadi Provinsi dengan Pendaftar Terbanyak
MNC University dan Universitas...
MNC University dan Universitas Bina Darma Berkolaborasi Gelar Seminar Hybrid Komunikasi Antarbudaya Internasional
Perkuat Literasi Anak...
Perkuat Literasi Anak Indonesia, Cerita Rakyat dan Kisah Teladan Hadir dalam Format Digital
Cek Hasil Seleksi Sekolah...
Cek Hasil Seleksi Sekolah Maung 2026 Hari Ini, Simak Jadwal SPMB Jabar Selanjutnya
Segera Dibuka, Begini...
Segera Dibuka, Begini Ketentuan dan Jadwal Jalur Domisili di SPMB Jakarta 2026
UI Tembus 15 Besar Dunia...
UI Tembus 15 Besar Dunia di Ajang Emerald Excellence Awards 2026
Infografis
7 Perang Besar di Selat...
7 Perang Besar di Selat Malaka, dari Jalur Rempah hingga Medan Tempur Kekuatan Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved