Biarawati Margaretha Kolo Jadi Wisudawati Unusa, Rektor: Bukti Kampus Inklusi
Rabu, 27 September 2023 - 10:23 WIB
loading...
A
A
A
Margaretha mengaku senang bisa diterima di Unusa. Karena pertama kali melihat Unusa, ada sesuatu yang membuatnya tertarik dengan Unusa. "Saya yakin waktu itu bisa diterima dan jadi mahasiswa Unusa," tambah Margaretha.
Ternyata dengan kenyamanan yang ada dan tidak adanya diskriminasi membuat Margaretha suka berada di tengah-tengah mahasiswa dan dosen yang beragama Islam. "Ada juga adik di bawah saya yang masuk Analis Kesehatan Unusa," tuturnya.
Tidak hanya Margaretha, Komang, salah satu lulusan Keperawatan program RPL (Rekognisi Pembelajaran Lampau) juga merasakan hal serupa. Tidak ada perbedaan apapun selama menempuh pendidikan di Unusa meskipun dirinya bukan beragama Islam. "Saya Hindu Bali, kerja di RS Darmo dan senang sekali bisa di Unusa. Suasananya enak sekali," tandasnya.
Rektor Unusa, Prof Ahmad Jazidie mengaku juga senang Unusa menjadi kampus inklusi. "Bukti bahwa Unusa itu Rahmatan Lil Alamin. Untuk siapa saja tanpa memandang ras, agama, daerah dan sebagainya," tuturnya.
Ternyata dengan kenyamanan yang ada dan tidak adanya diskriminasi membuat Margaretha suka berada di tengah-tengah mahasiswa dan dosen yang beragama Islam. "Ada juga adik di bawah saya yang masuk Analis Kesehatan Unusa," tuturnya.
Tidak hanya Margaretha, Komang, salah satu lulusan Keperawatan program RPL (Rekognisi Pembelajaran Lampau) juga merasakan hal serupa. Tidak ada perbedaan apapun selama menempuh pendidikan di Unusa meskipun dirinya bukan beragama Islam. "Saya Hindu Bali, kerja di RS Darmo dan senang sekali bisa di Unusa. Suasananya enak sekali," tandasnya.
Rektor Unusa, Prof Ahmad Jazidie mengaku juga senang Unusa menjadi kampus inklusi. "Bukti bahwa Unusa itu Rahmatan Lil Alamin. Untuk siapa saja tanpa memandang ras, agama, daerah dan sebagainya," tuturnya.
(wyn)
Lihat Juga :