Pengertian, Struktur, Ciri, dan Contoh Analytical Exposition Text

Rabu, 11 Oktober 2023 - 07:23 WIB
loading...
Pengertian, Struktur,...
Analytical exposition text adalah teks argumentatif yang bertujuan untuk menyampaikan pandangan penulis mengenai suatu isu. Foto/SINDOnews.
A A A
JAKARTA - Analytical exposition text adalah teks argumentatif yang bertujuan untuk menyampaikan pandangan penulis mengenai suatu isu dan berusaha meyakinkan pembaca mengenai isu tersebut, agar memberikan sudut pandang berbeda kepada pembaca. Analytical exposition text bisa ditemukan di artikel koran, jurnal, karya ilmiah , dan sebagainya.

Analytical exposition text memiliki 3 struktur, yakni thesis, arguments, dan reiteration/conclusion. Thesis merupakan bagian yang menjadi topik utama dari yang ingin kamu utarakan, kamu bisa menulis berbagai alasan dari latar belakang masalah agar tercipta opini yang kuat.

Arguments adalah bagian untuk mengekspresikan berbagai pendapat mengenai topik yang dibahas. Biasanya, analytical exposition text memiliki lebih dari satu argumen dengan tujuan agar pembaca yakin bahwa topik yang dibicarakan sangat penting. Pastikan argumenmu sesuai dengan bagian thesis sebelumnya dan hindari menulis opini yang melenceng dari topik yang dibahas.

Baca juga: 9 Contoh Teks Prosedur Kompleks Singkat dan Mudah Dipahami

Conclusion atau reiteration merupakan paragraf yang berisi mengenai penegasan kembali posisi dan pendapat penulis pada topik pertama. Pada bagian ini, kamu bisa mengisi kesimpulan dari argumen yang kamu tulis sebelumnya. Conclusion bertujuan untuk memudahkan pembaca memahami isi dari opini tersebut.

Ciri-Ciri Analytical Exposition Text


- Menggunakan kata-kata yang bersifat argumentatif, seperti because, since, in order to, dan for example.
- Menggunakan fakta dan data untuk mendukung argumen.
- Menggunakan kalimat yang kompleks untuk mengekspresikan ide-ide yang kompleks.
- Menggunakan konjungsi untuk menghubungkan ide-ide yang berbeda.

Contoh Analytical Exposition Text

1. Contoh Teks 1


Thesis

I believe that the homeschooling system is not the best education system. However, many parents believe that no other education systems are better than homeschooling. But I think this education system won’t wrap the entire learning aspects that usually are reached by formal schools, like the socialization, learning process, and kids’ self-development.

Arguments

Learning process given by the school is about how to understand the content or material of every single subject. It is also about how to experience what happens in the surroundings directly. Homeschooling students will only decide which pace that they really want the most and which subject they will learn deeper than the other subjects. Also, homeschooling students will only socialize with family and people around them. Those students won’t encounter anything bad and they won’t learn how to react to something bad around them. Finally, the homeschooling program with one to one learning won’t guarantee that the students have an excellent development to face the real future. Those students won’t know how to control the problem and face any problem. They are all surrounded by good things and safety provided by the parents and family.

Conclusion

The homeschooling educational system won’t make the students successfully educated. This new educational system is like a controller for the development of the students. It shows us that homeschooling is not the option to educate or teach kids.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Program Studi Pendidikan...
Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris MNC University Jalani Asesmen Lapangan LAMDIK untuk Perkuat Mutu Pendidikan
UI Tembus 15 Besar Dunia...
UI Tembus 15 Besar Dunia di Ajang Emerald Excellence Awards 2026
Kolaborasi Dosen dan...
Kolaborasi Dosen dan Mahasiswa UNJ Dorong Guru SD Produktif Menulis Karya Ilmiah
Ramadhan Charity Day...
Ramadhan Charity Day 2026 TBI Pondok Indah Ajak Anak Panti Asuhan Belajar Bahasa Inggris
Bahasa Inggris Jadi...
Bahasa Inggris Jadi Mapel Wajib di SD Mulai 2027, Kemendikdasmen Latih Ribuan Guru
Berapa Skor TOEFL Syarat...
Berapa Skor TOEFL Syarat Beasiswa LPDP? Ini Ketentuan Resminya
Nina Zatulini dan Natasha...
Nina Zatulini dan Natasha Rizky Belajar Bahasa Inggris di Usia 30-an, Netizen Salut
Gerakan Doom Tra Kosong,...
Gerakan Doom Tra Kosong, Masyarakat Sorong Diajak Belajar Bahasa Inggris
Dorong Guru Madrasah...
Dorong Guru Madrasah Kuasai Bahasa Inggris, Menag: Hubungkan Siswa ke Literatur Global
Rekomendasi
Pendapatan Melonjak...
Pendapatan Melonjak 47,7%, KPIG Raih Laba Bersih Rp724,2 Miliar di 2025
Sensus Ekonomi 2026...
Sensus Ekonomi 2026 Jadi Navigasi Pembangunan Nasional
Bom Ransel Meledak di...
Bom Ransel Meledak di Apartemen Monako, Oligarki Ukraina Vadym Iermolaiev Terluka
Berita Terkini
Cara Mudah Cek Kelulusan...
Cara Mudah Cek Kelulusan UM PTKIN 2026 yang Diumumkan Sore Ini
Cerita Leni, Anak Buruh...
Cerita Leni, Anak Buruh Tani yang Lolos Akuntansi UGM Lewat SNBP dan Kuliah Gratis
Mahasiswa ITS Kembangkan...
Mahasiswa ITS Kembangkan Nanopestisida yang Tahan Hujan dan Paparan Sinar UV
Diumumkan Besok, Ini...
Diumumkan Besok, Ini Link Resmi Hasil Seleksi SMMPTN-Barat 2026
Program Studi Pendidikan...
Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris MNC University Jalani Asesmen Lapangan LAMDIK untuk Perkuat Mutu Pendidikan
Cek SIMPKB! Kemendikdasmen...
Cek SIMPKB! Kemendikdasmen Umumkan 60.896 Peserta PPG Guru Tertentu Tahap 2 2026
Infografis
Perburuan Sepatu Emas...
Perburuan Sepatu Emas Piala Dunia 2026: Messi Dihantui Haaland dan Mbappe!
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved