4 Perbedaan Jurusan Kuliah Kesehatan Masyarakat dan Kesehatan Lingkungan

Kamis, 12 Oktober 2023 - 17:08 WIB
loading...
4 Perbedaan Jurusan...
Ada beberapa perbedaan mendasar dari jurusan kuliah Kesehatan Masyarakat dan Kesehatan Lingkungan. Foto/Dok. Universitas Airlangga
A A A
JAKARTA - Ada beberapa perbedaan mendasar dari jurusan kuliah Kesehatan Masyarakat dan Kesehatan Lingkungan. Salah satunya adalah prospek kerja bagi lulusannya.

Pada perguruan tinggi, mahasiswa bisa menemui pilihan jurusan kuliah yang beragam. Tak selalu prodi seperti Manajemen atau Hukum, masih ada banyak jurusan kuliah yang dapat dipilih sesuai minat atau keinginan.

Melihat sekian banyak jurusan kuliah, beberapa contoh yang disebutkan adalah Kesehatan Masyarakat dan Kesehatan Lingkungan. Meski sama-sama memiliki nama ‘Kesehatan’, namun keduanya tetap berbeda. Berikut penjelasannya.

Perbedaan Jurusan Kuliah Kesehatan Masyarakat dan Kesehatan Lingkungan


1. Pengertian

Tak berbeda jauh dengan namanya, Kesehatan Masyarakat merupakan jurusan yang mempelajari ilmu peningkatan kesehatan orang-orang di berbagai kondisi lingkungan. Bidang ilmu ini juga memiliki tugas lain seperti menginformasikan pentingnya kesehatan nasional dan pencegahan penyakit.



Salah satu hal yang membedakannya dari jurusan kesehatan lain adalah fokus atau tujuannya. Dalam hal ini, Kesehatan Masyarakat lebih kepada tindakan yang preventif dan promotif, khususnya terkait pencegahan orang sakit.

Beralih ke Kesehatan Lingkungan, jurusan ini berfokus pada hubungan antara masyarakat dengan kesehatan lingkungannya. Beberapa aspek yang dituju adalah cara penanganan dan meminimalisir timbulnya bahaya kesehatan dari sebuah lingkungan.

Secara umum, jurusan ini memiliki dua bidang keilmuan. Pertama adalah mempelajari masalah seperti sanitasi lingkungan, hingga environment dan health safety. Sementara yang lain adalah terkait hal yang lebih luas seperti risk management.

2. Tempat Kuliah


Saat ini, jurusan kuliah seperti Kesehatan Masyarakat dan Kesehatan Lingkungan memang belum terlalu populer di perguruan tinggi. Mereka mungkin masih kalah dengan jurusan yang sudah banyak dikenal seperti Manajemen, Ekonomi, Hukum, dan lainnya.

Meski demikian, berbagai perguruan tinggi di Indonesia telah membuka jurusan kuliah Kesehatan Masyarakat dan Kesehatan Lingkungan. Salah satunya adalah Universitas Indonesia (UI).

3. Gelar


Ada banyak mata kuliah yang nantinya bakal dihadapi mahasiswa Kesehatan Masyarakat dan Kesehatan Lingkungan. Mereka harus bisa melewati semua itu agar nantinya mendapatkan gelarnya masing-masing.



Pada program strata 1 atau Sarjana, lulusan Kesehatan Masyarakat akan mendapat gelar Sarjana Kesehatan Masyarakat (S.KM). Sedangkan lulusan Kesehatan Lingkungan adalah Sarjana Kesehatan Lingkungan (S.KL).

4. Prospek Kerja


Prospek kerja dari kedua jurusan tersebut sejatinya cukup cemerlang. Misal pada Kesehatan Masyarakat, prospek yang bisa digapai lulusannya adalah seperti penyuluh kesehatan, perencana kesehatan, analis gizi, administrator layanan kesehatan, epidemiolog kesehatan, dan lainnya.

Tak jauh berbeda, prospek yang dimiliki jurusan Kesehatan Lingkungan juga tak kalah menarik. Di antaranya adalah seperti inspektur kesehatan lingkungan, analis polusi udara, konsultan lingkungan, dan lainnya.

Demikian ulasan mengenai perbedaan jurusan kuliah Kesehatan Masyarakat dan Kesehatan Lingkungan. Semoga bermanfaat.
(okt)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Berapa Passing Grade...
Berapa Passing Grade untuk Lolos UTBK SNBT 2025 di UIN Bandung? Cek Bocorannya
Lulusan Sastra Indonesia...
Lulusan Sastra Indonesia Bisa Kerja di Mana Saja? Bukan Cuma Jadi Sastrawan
10 Jurusan D4 Paling...
10 Jurusan D4 Paling Ketat di SNBP 2025, Keperawatan Anestesiologi Hanya Terima 0,94% Pendaftar!
Ini Daya Tampung Prodi...
Ini Daya Tampung Prodi Ilmu Keperawatan di USK dan Universitas Malikussaleh
Ini Daya Tampung Prodi...
Ini Daya Tampung Prodi Kebidanan di Universitas Bengkulu, Unair, dan UB
10 Prodi Unand dengan...
10 Prodi Unand dengan Keketatan Tertinggi di SNBP 2025, Intip Prospek Kerjanya
3 Jurusan yang Menjadi...
3 Jurusan yang Menjadi Tren Pilihan Camaba di SNBP 2025, Ada Prodi yang Kamu Suka?
Ini 5 Fakultas/Sekolah...
Ini 5 Fakultas/Sekolah ITB dengan Keketatan Tertinggi pada SNBT 2025, Tertarik?
27 Lowongan Kerja PT...
27 Lowongan Kerja PT KAI di Rekrutmen Bersama BUMN 2025, Segera Kirim Lamaran!
Rekomendasi
Hasil Timnas Indonesia...
Hasil Timnas Indonesia U-17 vs Korea Selatan U-17: Sambaran Kilat Evandra Bawa Garuda Muda Menang 1-0
Pangeran Harry Tanggapi...
Pangeran Harry Tanggapi Tuduhan Pelecehan dan Bullying: Kebenaran Akan Terungkap!
Industri Otomotif Bakal...
Industri Otomotif Bakal Sekarat, Ini Risiko yang Mengintai AS Terkait Tarif Impor
Batas Waktu Berakhir...
Batas Waktu Berakhir Besok! TikTok Belum Laku Terjual
Jelang Puncak Arus Balik...
Jelang Puncak Arus Balik Lebaran, Lalu Lintas Tol Jabodetabek dan Jawa Barat Meningkat
Benarkah Mengonsumsi...
Benarkah Mengonsumsi Telur Bisa Menyebabkan Kanker Payudara?
Berita Terkini
Himbau atau Imbau, Mana...
Himbau atau Imbau, Mana Kata yang Baku Menurut KBBI?
3 jam yang lalu
Jejak Pendidikan Giorgio...
Jejak Pendidikan Giorgio Chiellini, Legenda Juventus yang Punya Gelar S2 dari Universitas Turin
18 jam yang lalu
5 Kosakata Bahasa Indonesia...
5 Kosakata Bahasa Indonesia yang Penulisannya Sering Salah
1 hari yang lalu
Jurusan D3 dan D4 Paling...
Jurusan D3 dan D4 Paling Diminati di SNBT 2024, Politeknik Mana Paling Unggul?
1 hari yang lalu
Jadwal Pencairan KJP...
Jadwal Pencairan KJP Plus Bulan April 2025, Orang Tua Simak Ya
1 hari yang lalu
Ini 7 Sekolah yang Dikecualikan...
Ini 7 Sekolah yang Dikecualikan dari Ketentuan SPMB 2025
2 hari yang lalu
Infografis
Jaminan Kesehatan Mantan...
Jaminan Kesehatan Mantan Menteri dan Keluarganya Jadi Beban APBN
Copyright ©2025 SINDOnews.com All Rights Reserved