Mahasiswa ITS Ciptakan Ramones, Alat Pendeteksi Pasien COVID-19
Selasa, 04 Agustus 2020 - 20:43 WIB
loading...
Mahasiswa ITS pun menciptakan alat monitoring untuk mendeteksi pasien COVID-19 yang kabur dan berkeliaran di tengah masyarakat. Foto/Aan Haryono
A
A
A
SURABAYA - Banyaknya pasien yang kabur dari ruang isolasi menjadi keprihatinan tersendiri. Mahasiswa Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) pun menciptakan alat monitoring untuk mendeteksi pasien COVID-19 yang kabur dan berkeliaran di tengah masyarakat.
Para mahasiswa yang terdiri dari Akbar Suwandana, Alvin Cahya Adi Perdana, Tahta Anugrah Wibowo, dan Gita Marcella Khoirun Nissa membuat aplikasi yang bisa mendeteksi pasien tersebut.
Ketua Tim Mahasiswa ITS Akbar Suwandana menuturkan, dengan alat yang diberi nama Ramones tersebut dinilai mampu mendeteksi Orang Dalam Pengawasan (ODP), Pasien Dalam Pengawasan (PDP), Orang Tanpa Gejala (OTG), dan pasien positif COVID-19. (Baca juga: Siswa Indonesia Ukir Prestasi di Kejuaraan Debat Pelajar Dunia 2020 )
Ramones rencananya akan diletakkan di tempat-tempat umum seperti mall, sarana pendidikan, pintu keluar masuk desa, dan tempat umum lainnya. "Karena di sini (tempat-tempat tersebut, red) merupakan tempat penularan yang paling sering terjadi," kata Dana, panggilan akrabnya, Selasa (4/8/2020).
Ia menambahkan, pengunjung yang ingin masuk akan berdiri di titik pengukuran. Setelah itu, secara otomatis sensor dari alat ini akan langsung bekerja, mulai dari mengukur ketinggian, mendeteksi wajah, hingga mengukur suhu tubuh pengunjung.
Para mahasiswa yang terdiri dari Akbar Suwandana, Alvin Cahya Adi Perdana, Tahta Anugrah Wibowo, dan Gita Marcella Khoirun Nissa membuat aplikasi yang bisa mendeteksi pasien tersebut.
Ketua Tim Mahasiswa ITS Akbar Suwandana menuturkan, dengan alat yang diberi nama Ramones tersebut dinilai mampu mendeteksi Orang Dalam Pengawasan (ODP), Pasien Dalam Pengawasan (PDP), Orang Tanpa Gejala (OTG), dan pasien positif COVID-19. (Baca juga: Siswa Indonesia Ukir Prestasi di Kejuaraan Debat Pelajar Dunia 2020 )
Ramones rencananya akan diletakkan di tempat-tempat umum seperti mall, sarana pendidikan, pintu keluar masuk desa, dan tempat umum lainnya. "Karena di sini (tempat-tempat tersebut, red) merupakan tempat penularan yang paling sering terjadi," kata Dana, panggilan akrabnya, Selasa (4/8/2020).
Ia menambahkan, pengunjung yang ingin masuk akan berdiri di titik pengukuran. Setelah itu, secara otomatis sensor dari alat ini akan langsung bekerja, mulai dari mengukur ketinggian, mendeteksi wajah, hingga mengukur suhu tubuh pengunjung.
Lihat Juga :