Tak Ada Sinyal, Siswa Dijemput dan Belajar Daring di Pendopo
Kamis, 06 Agustus 2020 - 14:23 WIB
loading...
A
A
A
Ia melanjutkan, pandemi COVID-19 ini harapannya bisa segera berakhir. Supaya aktivitas kehidupan terutama belajar mengajar di sekolah dapat kembali berjalan normal seperti sedia kala. "Inginnya bisa belajar di sekolah sama teman-teman, bisa belajar tatap muka langsung dengan ibu guru," ucapnya. (Baca juga: Alhamdulillah, Ribuan Siswa Tak Mampu di Makassar Dapat Bantuan Tablet )
Hal senada juga diungkapkan Narendra Rama Pramuditha. Siswa kelas VI SDN Tambaksari 1 Surabaya ini mengaku lebih nyaman belajar di pendopo Kecamatan Tambaksari Surabaya. Sebab, ketika di rumah ia mengaku kesulitan dengan akses jaringan internet.
“Karena kalau di sini (pendopo) sinyalnya bagus, kalau di rumahnya sinyalnya jelek, terus tidak punya paketan. Dan di sini lebih enak, nyaman,” ucapnya.
Camat Tambaksari Surabaya, Ridwan Mubarun menuturkan, sejak Senin (3/8), pendopo Kantor Kecamatan Tambaksari Surabaya ini dimanfaatkan oleh para siswa untuk belajar daring. Pemanfaatan pendopo untuk akses belajar ini dengan menggandeng Karang Taruna Kecamatan.
"Jadi anak-anak muda ini (Karang Taruna), mereka mendata warga tidak mampu itu dan akhirnya dibukalah kelas di pendopo ini. Dimana kalau di pendopo ini kan internetnya pasti ada," kata Ridwan.
Hal senada juga diungkapkan Narendra Rama Pramuditha. Siswa kelas VI SDN Tambaksari 1 Surabaya ini mengaku lebih nyaman belajar di pendopo Kecamatan Tambaksari Surabaya. Sebab, ketika di rumah ia mengaku kesulitan dengan akses jaringan internet.
“Karena kalau di sini (pendopo) sinyalnya bagus, kalau di rumahnya sinyalnya jelek, terus tidak punya paketan. Dan di sini lebih enak, nyaman,” ucapnya.
Camat Tambaksari Surabaya, Ridwan Mubarun menuturkan, sejak Senin (3/8), pendopo Kantor Kecamatan Tambaksari Surabaya ini dimanfaatkan oleh para siswa untuk belajar daring. Pemanfaatan pendopo untuk akses belajar ini dengan menggandeng Karang Taruna Kecamatan.
"Jadi anak-anak muda ini (Karang Taruna), mereka mendata warga tidak mampu itu dan akhirnya dibukalah kelas di pendopo ini. Dimana kalau di pendopo ini kan internetnya pasti ada," kata Ridwan.
Lihat Juga :