NU Akhirnya Putuskan Tetap Ikut POP Kemendikbud

Kamis, 06 Agustus 2020 - 16:51 WIB
loading...
NU Akhirnya Putuskan...
Katib Aam PBNU KH Yahya Cholil Staquf berbincang dengan Mendikbud Nadiem Makarim saat bertemu di Jakarta, Kamis (6/8/2020). FOTO/IST
A A A
JAKARTA - Katib Am PBNU Yahya Cholil Staquf menyatakan, Nahdlatul Ulama (NU) akhirnya memutuskan untuk tetap ikut serta dalam Program Organisasi Penggerak (POP) yang diinisiasi oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan ( Kemendikbud ).

Keputusan itu diambil dalam rapat di PBNU pada Selasa, 4 Agustus 2020, setelah ada klarifikasi mengenai dua hal. Kabar bahwa NU akhirnya tetap ikut POP setelah sebelumnya menyatakan mundur, disampaikan Gus Yahya, sapaan akrab Yahya Cholil Staquf setelah melakukan pertemuan dengan Mendikbud Nadiem Makarim di Hotel Dharmawangsa, sesudah acara dialog Mendikbud bersama mantan Mendikbud M Nuh serta rektor-rektor Universitas NU se-Indonesia, Kamis (6/8/2020). (Baca juga: Bahas POP, Katib Aam PBNU Temui Mendikbud Nadiem Makarim)

Menurut Gus Yahya, dia menemui Mendikbud atas persetujuan Rais Am dan Ketua Umum PBNU untuk menyampaikan keputusan bahwa NU tetap ikut POP setelah ada klarifikasi mengenai dua hal.

Pertama, bahwa POP bukan program yang bersifat akar rumput, tapi lebih bersifat laboratorial. “Memang sudah ada klarifikasi dari Mendikbud sebelumnya bahwa dengan POP ini sebenarnya Kemendikbud hanya bermaksud membeli model inovasi dari berbagai pihak yang menawarkan gagasan”, kata Gus Yahya. (Baca juga: Ketimbang Bikin Gaduh, Rp595 Miliar Dana POP Lebih Baik untuk Internet Gratis)

Dalam program tersebut, hal yang diukur adalah kelayakan gagasan dan perencanaan eksekusinya. Pihak mana pun bisa ikut tanpa harus bergantung pada ukuran organisasi atau keluasan konstituennya.

Untuk menyentuh akar rumput, termasuk warga NU, Kemendikbud menyiapkan sejumlah program lain, misalnya, program afirmasi.

Kedua, bahwa pelaksanaan POP dimulai Januari 2021 yang akan datang sehingga ada waktu yang cukup untuk menuntaskan pelaksanaan program sepanjang tahun depan.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Profil Pendidikan KH...
Profil Pendidikan KH Zulfa Mustofa, Pj Ketum PBNU Pengganti Gus Yahya
PBNU Buka Pendaftaran...
PBNU Buka Pendaftaran Beasiswa untuk Santri Kuliah di Maroko, Ini Syarat dan Jadwalnya
Efisien dan Tepat Sasaran:...
Efisien dan Tepat Sasaran: Mekanisme Tunjangan Langsung ke Rekening, Banjir Pujian Para Guru
Link Pengumuman Hasil...
Link Pengumuman Hasil Akhir Seleksi CPNS Kemendikbud dan Kemenag 2024
UN akan Diterapkan Lagi,...
UN akan Diterapkan Lagi, Gus Yahya: Masyarakat Belum Cukup Dilibatkan dalam Diskusi
Dana PIP Kemdikbud 2024...
Dana PIP Kemdikbud 2024 Cair, Bagaimana Cara Penarikannya?
Halaqoh Kiai Muda NU...
Halaqoh Kiai Muda NU Soroti Kepemimpinan di PBNU
Nahdliyin Muda Batang:...
Nahdliyin Muda Batang: Siapa pun Ketum PBNU Harus Bisa Memperkuat Posisi NU
Paradoks NU: Ketika...
Paradoks NU: Ketika Membesar, Jangan Sampai Kehilangan Akar
Rekomendasi
Ukir Sejarah, BPS-PT...
Ukir Sejarah, BPS-PT Pos Indonesia Luncurkan Sampul Peringatan Edisi Khusus Sensus Ekonomi 2026
Bukan Sekadar Digital,...
Bukan Sekadar Digital, Teras Kapal BRI Buktikan CX100 Danantara Hadir Nyata di Pulau Terpencil
Desak DPR Segera Bahas...
Desak DPR Segera Bahas Revisi UU Pemilu, Perindo: Libatkan Partai Nonparlemen
Berita Terkini
Web3 University Tour...
Web3 University Tour 2026 Digelar ITERA Lampung, Ratusan Mahasiswa Belajar Blockchain
Dana KJP Bulan Juni...
Dana KJP Bulan Juni 2026 Sudah Cair, Cek Rekeningmu!
Kemendikdasmen Dukung...
Kemendikdasmen Dukung SE KPK untuk Cegah Korupsi dan Gratifikasi di SPMB 2026
Pemerintah Targetkan...
Pemerintah Targetkan Perbaikan Sekolah Rusak Tuntas pada 2028
Youth ESG Maritime 2026...
Youth ESG Maritime 2026 Dorong Generasi Muda Ciptakan Solusi Nyata bagi Krisis Lingkungan Laut
FK Unair Kukuhkan Profesor...
FK Unair Kukuhkan Profesor University of Melbourne sebagai Adjunct Professor
Infografis
Sangkal Tudingan Zelensky,...
Sangkal Tudingan Zelensky, Rusia: China tetap Seimbang
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved