Bantuan Kuota Internet Mahasiswa Harus Tepat
Sabtu, 08 Agustus 2020 - 08:29 WIB
loading...
A
A
A
“Karena itu, kami akan terus mencari jalan keluar agar program-program pendidikan jarak jauh maupun program lain untuk mencegah Covid-19 tidak menyebar di Indonesia, bisa dilakukan dengan baik,” ujar Sekretaris Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi Kemendikbud Paristiyanti Nurwardani pada webinar bertajuk “Refocusing Anggaran dan Relawan Mahasiswa Penanggulangan Covid-19” kemarin.
Untuk menjalankan program ini Kemendikbud melakukan kerja sama dengan perusahaan penyedia layanan telekomunikasi. Hal ini dilakukan karena masalah pendidikan dinilai tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah tapi juga masyarakat.
“Kami sedang negosiasi dengan berbagai platform yang handling terkait PJJ, terutama dengan provider kuota. Kami berjuang untuk memberikan bantuan kuota mulai bulan September sampai Desember,” kata Paris.
Kepedulian Kemendikbud juga dikhususkan kepada mahasiswa yang berdomisili di daerah 3T (terdepan, terluar dan tertinggal). Pada daerah ini mahasiswa sulit mendapat sinyal internet . Akan disediakan local area network (LAN) atau jaringan area lokal dan juga komputer tablet. (Baca juga: Rusia Diduga Kerahkan Sistem Rudal S-400 ke Libya)
Pancaran dari LAN tersebut akan mencapai radius 100 meter. Pangkalan Data Pendidikan Tinggi Kemendikbud menunjukkan ada sekitar 6% perguruan tinggi yang ada di daerah 3T atau sekitar 284 perguruan tinggi.
“Jadi kami pasang server, kami pasang pemancar dan nanti mahasiswa di sana bisa mengunduh dari pancaran beberapa ratus meter. Jadi tidak usah pakai kuota," katanya.
Untuk menjalankan program ini Kemendikbud melakukan kerja sama dengan perusahaan penyedia layanan telekomunikasi. Hal ini dilakukan karena masalah pendidikan dinilai tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah tapi juga masyarakat.
“Kami sedang negosiasi dengan berbagai platform yang handling terkait PJJ, terutama dengan provider kuota. Kami berjuang untuk memberikan bantuan kuota mulai bulan September sampai Desember,” kata Paris.
Kepedulian Kemendikbud juga dikhususkan kepada mahasiswa yang berdomisili di daerah 3T (terdepan, terluar dan tertinggal). Pada daerah ini mahasiswa sulit mendapat sinyal internet . Akan disediakan local area network (LAN) atau jaringan area lokal dan juga komputer tablet. (Baca juga: Rusia Diduga Kerahkan Sistem Rudal S-400 ke Libya)
Pancaran dari LAN tersebut akan mencapai radius 100 meter. Pangkalan Data Pendidikan Tinggi Kemendikbud menunjukkan ada sekitar 6% perguruan tinggi yang ada di daerah 3T atau sekitar 284 perguruan tinggi.
“Jadi kami pasang server, kami pasang pemancar dan nanti mahasiswa di sana bisa mengunduh dari pancaran beberapa ratus meter. Jadi tidak usah pakai kuota," katanya.
Lihat Juga :