Tiga Dosen Hubungan Internasional FISIP UPNVJ Diseminasikan Penelitian di Universitas Waseda Jepang
Rabu, 06 Desember 2023 - 09:30 WIB
loading...
Tiga dosen Program Studi Hubungan Internasional FISIP UPNVJ Jakarta mendiseminasikan penelitian di Waseda University di Tokyo, Jepang. Foto/FISIP UPNVJ
A
A
A
TOKYO - Tiga dosen Program Studi Hubungan Internasional FISIP UPNVJ Jakarta mendiseminasikan penelitian di Waseda University di Tokyo, Jepang. Dalam peneliti tersebut, tiga dosen UPNVJ menggandeng Prof Miichi Ken, seorang Indonesianis yang berfokus pada kajian Islam dan politik di Kawasan Asia Tenggara.
Ketiga dosen FISIP UPNVJ, adalah Dr. Musa Maliki sebagai peneliti utama, dibantu Jati Satrio, M.A. dan Dini Putri Saraswati, M.A. Penelitian mereka berjudul “Tracing the Development of Indonesian Muslim Scholars towards Western Discourse Post 9/11."
Diseminasi ini yang digelar pada 30 November 2023 di bawah skema Riset Kerja Sama Internasional UPN “Veteran” Jakarta (RIKIN UPNVJ). Dalam konteks ilmiah, diseminasi adalah proses menyebarkan hasil penelitian, temuan, atau inovasi ke masyarakat umum, baik melalui publikasi, presentasi, maupun aktivitas lainnya.
Baca juga: Dosen Komunikasi UPN Veteran Jakarta Mengajar di Universitas RUDN Rusia
“Pemikir muslim Indonesia masih belum dapat mengarahkan agendanya sendiri secara independen. Mereka belum mampu memproduksi pengetahuan, seperti tentang kesetaraan gender, perubahan iklim, dan perkembangan teknologi," ungkap Musa tentang hasil penelitiannya.
Ketiga dosen FISIP UPNVJ, adalah Dr. Musa Maliki sebagai peneliti utama, dibantu Jati Satrio, M.A. dan Dini Putri Saraswati, M.A. Penelitian mereka berjudul “Tracing the Development of Indonesian Muslim Scholars towards Western Discourse Post 9/11."
Diseminasi ini yang digelar pada 30 November 2023 di bawah skema Riset Kerja Sama Internasional UPN “Veteran” Jakarta (RIKIN UPNVJ). Dalam konteks ilmiah, diseminasi adalah proses menyebarkan hasil penelitian, temuan, atau inovasi ke masyarakat umum, baik melalui publikasi, presentasi, maupun aktivitas lainnya.
Baca juga: Dosen Komunikasi UPN Veteran Jakarta Mengajar di Universitas RUDN Rusia
“Pemikir muslim Indonesia masih belum dapat mengarahkan agendanya sendiri secara independen. Mereka belum mampu memproduksi pengetahuan, seperti tentang kesetaraan gender, perubahan iklim, dan perkembangan teknologi," ungkap Musa tentang hasil penelitiannya.
Lihat Juga :