Dukung Ketahanan Pangan, Kemendikbudristek Gelar Festival Dongdala Budaya Desa
Kamis, 21 Desember 2023 - 13:36 WIB
loading...
A
A
A
Dia menambahkan, tujuan lain festival ini adalah untuk terus mendukung pembangunan desa berkelanjutan dengan akar budaya yang kuat. Selain itu juga untuk tercapainya kesejahteraan masyarakat di Desa Pringgasela Selatan.
Baca juga: Kemendikbudristek Sajikan Kebudayaan Khas Indonesia Melalui Kanal Indonesiana TV
Sementara ditempat yang sama Koordinator Pokja Ketahanan Budaya Syukur Asih Suprojo menjelaskan mengenai Tema Festival Dongdala Budaya Desa” ini adalah “Sasaq Sela, Nggisin Gumi”. Yang mengandung makna. Menurutnya, Dongdala dalam Istilah, sebagian orang sasak diartikan sebagai keberagaman yang unik.
"Kegiatan ini menjadi ajang silaturrahmi antar warga, Pelestarian budaya desa, dan sebagai pintu masuk dalam pengembangan desa berkelanjutan," kata Syukur.
Karena itu, lanjut Syukur, kegiatan itu mengandung makna kebiasaan yang dilakukan oleh masyarakat desa Pringgasela Selatan dalam merawat bumi beserta isinya. "Artinya bahwa Masyarakat Desa Pringgasela Selatan mempunyai cara atau tradisi tersendiri dalam mengelola serta merawat bumi dan berdasarkan kebiasaan- kebiasaan yang diwariskan oleh para leluhurnya," ujarnya.
Di samping itu kegiatan ini akan menjadi jembatan untuk mulai menumbuhkan kepedulian terhadap budaya yang ada di Desa Pringgasela Selatan sehingga tetap dapat dilestarikan oleh generasi yang akan datang.
Acara puncaknya adalah Apresiasi Desa Budaya (ADB) yang menjadi agenda tahunan program Pemajuan Kebudayaan Desa (PKD) yang digelar Ditjen Kebudayaan Kemendikbudristek sejak 2021.
Baca juga: Kemendikbudristek Sajikan Kebudayaan Khas Indonesia Melalui Kanal Indonesiana TV
Sementara ditempat yang sama Koordinator Pokja Ketahanan Budaya Syukur Asih Suprojo menjelaskan mengenai Tema Festival Dongdala Budaya Desa” ini adalah “Sasaq Sela, Nggisin Gumi”. Yang mengandung makna. Menurutnya, Dongdala dalam Istilah, sebagian orang sasak diartikan sebagai keberagaman yang unik.
"Kegiatan ini menjadi ajang silaturrahmi antar warga, Pelestarian budaya desa, dan sebagai pintu masuk dalam pengembangan desa berkelanjutan," kata Syukur.
Karena itu, lanjut Syukur, kegiatan itu mengandung makna kebiasaan yang dilakukan oleh masyarakat desa Pringgasela Selatan dalam merawat bumi beserta isinya. "Artinya bahwa Masyarakat Desa Pringgasela Selatan mempunyai cara atau tradisi tersendiri dalam mengelola serta merawat bumi dan berdasarkan kebiasaan- kebiasaan yang diwariskan oleh para leluhurnya," ujarnya.
Di samping itu kegiatan ini akan menjadi jembatan untuk mulai menumbuhkan kepedulian terhadap budaya yang ada di Desa Pringgasela Selatan sehingga tetap dapat dilestarikan oleh generasi yang akan datang.
Acara puncaknya adalah Apresiasi Desa Budaya (ADB) yang menjadi agenda tahunan program Pemajuan Kebudayaan Desa (PKD) yang digelar Ditjen Kebudayaan Kemendikbudristek sejak 2021.
Lihat Juga :