Teliti HAM, Alumnus Unair Lulus Cum Laude dari Kampus Tertua di Belanda
Jum'at, 29 Desember 2023 - 08:39 WIB
loading...
Alumnus Fakultas Hukum Universitas Airlangga (FH Unair) Annida Aqilla Putri. Foto/Unair.
A
A
A
JAKARTA - Alumnus Fakultas Hukum Universitas Airlangga (FH Unair) Annida Aqilla Putri berhasil lulus dengan predikat Pujian ( Cum Laude ) dari salah satu kampus tertua di Belanda, Utrecht University.
Annida mengambil program penelitian hukum untuk studi master. Hal itu ia pilih bukan tanpa alasan. Menurutnya, dengan penelitian ia dapat melihat berbagai isu dan masalah sosial secara lebih luas dalam lensa hukum. Termasuk, ia dapat menyalurkan perhatiannya pada isu-isu yang selama ini menjadi fokusnya melalui penelitian hukum.
Sejak S1, Annida telah menaruh perhatiannya pada isu-isu seputar HAM (Hak Asasi Manusia). Ia kemudian menyalurkan perhatiannya itu pada penelitian tesisnya saat studi master.
Baca juga: Raih IPK 3.83, Mahasiswa Psikologi Ini Lulus Cumlaude di Undip
“Program yang aku ambil secara umum itu Penelitian Hukum. Di tahun kedua baru bisa ambil peminatan di mana aku ambilnya HAM karena memang concern di situ. Aku ambil itu karena bisa berinteraksi juga sama masyarakat. Selain itu, HAM juga bisa di-explore lebih jauh,” katanya, dikutip dari laman Unair, Jumat (29/12/2023).
Keputusan Annida untuk menulis tesis tentang HAM yang selama ini menjadi perhatiannya terbilang tepat. Pasalnya, ia bisa meraih predikat cum laude berkat penelitian tesisnya yang mendapat nilai tinggi.
Selain itu, berkat dedikasinya terhadap HAM, ia juga berkesempatan magang hingga menjadi pegawai tetap di salah satu NGO (Non-Governmental Organization) bidang HAM yang ada di Belanda.
Sejak duduk di bangku S1, Annida tergolong sebagai mahasiswa yang aktif di secara akademik maupun non-akademik. Pada tahun 2019 misalnya, Annida berkesempatan untuk mengikuti program pertukaran mahasiswa di Leiden University, Belanda.
“Kebetulan di tahun 2019 aku ada kesempatan ikut exchange di Leiden, Belanda juga selama satu semester,” ungkapnya.
Baca juga: 4 Perbedaan Gelar Cumlaude, Magna Cumlaude, Summa Cumlaude, dan Maxima Cumlaude
Pengalaman mengikuti pertukaran mahasiswa menjadi motivasi tersendiri untuk melanjutkan pendidikan tinggi di luar negeri. Terlebih, ia telah merasakan budaya dan sistem pendidikan yang berbeda meski hanya dalam satu semester.
Menulis Tesis tentang HAM
Annida mengambil program penelitian hukum untuk studi master. Hal itu ia pilih bukan tanpa alasan. Menurutnya, dengan penelitian ia dapat melihat berbagai isu dan masalah sosial secara lebih luas dalam lensa hukum. Termasuk, ia dapat menyalurkan perhatiannya pada isu-isu yang selama ini menjadi fokusnya melalui penelitian hukum.
Sejak S1, Annida telah menaruh perhatiannya pada isu-isu seputar HAM (Hak Asasi Manusia). Ia kemudian menyalurkan perhatiannya itu pada penelitian tesisnya saat studi master.
Baca juga: Raih IPK 3.83, Mahasiswa Psikologi Ini Lulus Cumlaude di Undip
“Program yang aku ambil secara umum itu Penelitian Hukum. Di tahun kedua baru bisa ambil peminatan di mana aku ambilnya HAM karena memang concern di situ. Aku ambil itu karena bisa berinteraksi juga sama masyarakat. Selain itu, HAM juga bisa di-explore lebih jauh,” katanya, dikutip dari laman Unair, Jumat (29/12/2023).
Keputusan Annida untuk menulis tesis tentang HAM yang selama ini menjadi perhatiannya terbilang tepat. Pasalnya, ia bisa meraih predikat cum laude berkat penelitian tesisnya yang mendapat nilai tinggi.
Selain itu, berkat dedikasinya terhadap HAM, ia juga berkesempatan magang hingga menjadi pegawai tetap di salah satu NGO (Non-Governmental Organization) bidang HAM yang ada di Belanda.
Bermula dari Exchange
Sejak duduk di bangku S1, Annida tergolong sebagai mahasiswa yang aktif di secara akademik maupun non-akademik. Pada tahun 2019 misalnya, Annida berkesempatan untuk mengikuti program pertukaran mahasiswa di Leiden University, Belanda.
“Kebetulan di tahun 2019 aku ada kesempatan ikut exchange di Leiden, Belanda juga selama satu semester,” ungkapnya.
Baca juga: 4 Perbedaan Gelar Cumlaude, Magna Cumlaude, Summa Cumlaude, dan Maxima Cumlaude
Pengalaman mengikuti pertukaran mahasiswa menjadi motivasi tersendiri untuk melanjutkan pendidikan tinggi di luar negeri. Terlebih, ia telah merasakan budaya dan sistem pendidikan yang berbeda meski hanya dalam satu semester.
Lihat Juga :