Milenial dan Gen-Z Diaspora Indonesia Perkuat Dakwah Islam Moderat di Inggris
Sabtu, 30 Desember 2023 - 14:35 WIB
loading...
Milenial dan Gen-Z Diaspora Indonesia berperan penting untuk terus memperkuat semangat dakwah Islam yang moderat, inklusif dan toleran di Inggris. Foto/Ist
A
A
A
OXFORD - Milenial dan Gen-Z Diaspora Indonesia berperan penting untuk terus memperkuat semangat dakwah I slam yang moderat , inklusif dan toleran di Inggris. Hal itu ditemukan dalam wawancara riset "Religious Literacy and the Narratives of Religiosity of Gen-Z Muslims in Indonesia and the United Kingdom pada Rabu (27/12/2023).
Anggota Tim Riset yang juga dosen UIN Maulana Malik Ibrahim Malang Devi Pramitha mengatakan bahwa semangat gotong royong dan keinginan untuk menjembatani kesenjangan pemahaman, para milenial dan Gen-Z diaspora Indonesia di Inggris secara tidak langsung telah memperkuat peran mereka dalam menyebarkan dakwah Islam yang moderat, menciptakan ruang dialog dan membawa kontribusi positif bagi masyarakat di negeri yang mereka tinggali.
Riset yang didanai oleh Litapdimas Direktorat Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam (Diktis), Ditjen Pendidikan Islam ini mengambil lokus di Indonesia dan Inggris.
Kurang lebih 12 hari mereka melakukan penggalian data, melalui focus grup discussion, pengamatan dan bergaul dengan Masyarakat Indonesia di Inggris, juga tentu dengan generisa millennial dan Gen-Z.
Baca juga: Pesantren Berperan Penting Tanamkan Islam Moderat di Indonesia
Tim Riset Kolaboratif terdiri dari Jamilah (UIN Maulana Malik Ibrahim Malang), Md Mahmud Bin Sayeed (University of Warwick), Devi Pramitha (UIN Maulana Malik Ibrahim Malang), Asep Ubaidillah (Universitas PTIQ Jakarta); yang dibantu oleh Faridatun Nikmah (UIN Maulana Malik Ibrahim Malang) dan Dito Alif Pratama (Universitas PTIQ Jakarta) sebagai asisten peneliti.
Dito Alif Pratama, anggota Tim Riset yang juga dosen Universitas PTIQ Jakarta berpendapat sejumlah organisasi keagamaan turut berperan dalam menyebarkan nilai-nilai Islam yang ramah khas Indonesia di tengah masyarakat Inggris yang multikultural.
Anggota Tim Riset yang juga dosen UIN Maulana Malik Ibrahim Malang Devi Pramitha mengatakan bahwa semangat gotong royong dan keinginan untuk menjembatani kesenjangan pemahaman, para milenial dan Gen-Z diaspora Indonesia di Inggris secara tidak langsung telah memperkuat peran mereka dalam menyebarkan dakwah Islam yang moderat, menciptakan ruang dialog dan membawa kontribusi positif bagi masyarakat di negeri yang mereka tinggali.
Riset yang didanai oleh Litapdimas Direktorat Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam (Diktis), Ditjen Pendidikan Islam ini mengambil lokus di Indonesia dan Inggris.
Kurang lebih 12 hari mereka melakukan penggalian data, melalui focus grup discussion, pengamatan dan bergaul dengan Masyarakat Indonesia di Inggris, juga tentu dengan generisa millennial dan Gen-Z.
Baca juga: Pesantren Berperan Penting Tanamkan Islam Moderat di Indonesia
Tim Riset Kolaboratif terdiri dari Jamilah (UIN Maulana Malik Ibrahim Malang), Md Mahmud Bin Sayeed (University of Warwick), Devi Pramitha (UIN Maulana Malik Ibrahim Malang), Asep Ubaidillah (Universitas PTIQ Jakarta); yang dibantu oleh Faridatun Nikmah (UIN Maulana Malik Ibrahim Malang) dan Dito Alif Pratama (Universitas PTIQ Jakarta) sebagai asisten peneliti.
Dito Alif Pratama, anggota Tim Riset yang juga dosen Universitas PTIQ Jakarta berpendapat sejumlah organisasi keagamaan turut berperan dalam menyebarkan nilai-nilai Islam yang ramah khas Indonesia di tengah masyarakat Inggris yang multikultural.
Lihat Juga :