Mau Masuk Polisi? Simak Syarat Tinggi Badan Pendaftaran Akpol 2024

Selasa, 09 Januari 2024 - 10:26 WIB
loading...
Mau Masuk Polisi? Simak...
Dilansir dari laman resminya, syarat tingi badan masuk Akpol bagi pendaftar laki-laki dan perempuan juga ada perbedaan. Foto/Ist
A A A
SEMARANG - Ini persyaratan tinggi badan yang wajib dipenuhi calon pendaftar Akpol. Kamu lulusan SMA/MA yang bercita-cita menjadi polisi, bisa memanfaatkan penerimaan Akpol 2024. Akpol adalah sebuah sekolah pendidikan calon perwira pertama Polri. Setelah lulus, kamu bisa menjadi perwira pertama Polri dengan pangkat Inspektur Polisi Dua atau Ipda.

Meski hingga saat ini belum ada informasi atau jadwal resmi kapan penerimaan Akpol 2024 dibuka, ada baiknya kamu mempersiapkan semua syarat mulai dari sekarang.

Seperti halnya penerimaan di sekolah kedinasan lain, pendaftaran Akpol juga memiliki persyaratan wajib, salah satunya persyaratan tinggi badan. Untuk lebih jelasnya, artikel kali ini akan membahas persyaratan tinggi badan untuk mendaftar Akpol, simak ya!

Syarat Tinggi Badan Masuk Akpol


Salah satu syarat fisik saat mendaftar Akpol adalah tinggi badan. Dilansir dari laman resminya, syarat tingi badan masuk Akpol bagi pendaftar laki-laki dan perempuan juga ada perbedaan.

1. Syarat tinggi badan masuk Akpol bagi pendaftar pria adalah minimal 165 cm.

2. Sedangkansyarat tinggi badan masuk Akpolbagi pendaftar wanita 163 cm dengan berat badan seimbang.

Selain syarat tinggi badan, ada sejumlah syarat lainnya yang harus dipenuhi. Mengacu pada persyaratan masuk Akpol tahun sebelumnya, berikutsyarat masuk Akpolyang perlu diketahuisiswalulusan SMA/MA.

Baca juga: Apakah Akpol Termasuk Sekolah Kedinasan? Ketahui sebelum Mendaftar

Persyaratan umum


· Warga Negara Indonesia

· Beriman kepada Tuhan Yang Maha Esa

· Setia kepada

· Sehat jasmani dan rohani (dibuktikan dengan surat keterangan sehat dari institusi kesehatan)

· Minimal berumur 18 tahun saat diangkat menjadi anggota Polri

· Setia kepada NKRI yang berdasarkan pada Pancasila dan Undang-Undang Dasar Republik Indonesia tahun 1945.

· Tidak pernah dipidana karena melakukan suatu kejahatan (SKCK)

· Berwibawa, jujur, adil, dan tidak berkelakuan tercela

Persyaratan khusus

· Belum pernah mengikuti pendidikan Polri/TNI.

· Memiliki Ijazah serendah-rendahnya SMA/MA jurusan IPA/IPS dan bukan lulusan Paket A,B dan C dengan standar nilai yang telah ditentukan.

· Berumur minimal 16 tahun dan maksimal 21 tahun.

· Tinggi badan minimal pria 165 cm dan wanita 163 cm.

· Belum pernah menikah dan sanggup untuk tidak menikah selama pendidikan.

· Tidak bertato dan bertindik kecuali disebabkan oleh ketentuan agama dan adat.

· Bila calon pendaftar pernah melakukan tindak pidana yang berkekuatan hukum tetap tidak dapat mendaftar kembali.

· Mantan taruna/taruni yang diberhentikan tidak hormat juga tidak dapat mendaftar kembali.

· Dinyatakan bebas narkoba berdasarkan pemeriksaan kesehatan oleh Panpus/Panda.

· Tidak mendukung atau ikut dalam organisasi yang bertentangan dengan Pancasila dan UUD 1945.

· Membuat surat pernyataan untuk tidak melakukan perbuatan yang melanggar norma dengan materai.

· Membuat surat pernyataan untuk tidak mempercayai pihak yang menjanjikan membantu kelulusan dengan materai.

· Lulusan sekolah di luar negeri harus mendapat pengesahan Kemdikbud Ristek.

· Peserta harus berdomisili minimal 2 tahun di wilayah Polda tempat mendaftar yang dibuktikan dengan Kartu Keluarga atau KTP.

· Bagi putra/putri personel Polri/TNI/PNS yang berdomisili kurang dari 2 tahun di wilayah Polda tempat mendaftar bisa mendaftar dengan berbagai ketentuan yang berlaku.

· Bagi peserta dari SMA Taruna Nusantara dan SMA Krida Nusantara dapat mendaftar di Polda asal atau mendaftar di Polda tempat sekolah berada.

· Bersedia menjalani Ikatan Dinas Pertama (IDP) selama 10 tahun.

· Memiliki persetujuan dari orangtua/wali.

· Tidak terikat perjanjian Ikatan Dinas dengan instansi lain.

· Bagi calon taruna taruni yang dinyatakan lulus terpilih agar melampirkan kartu BPJS Kesehatan.

· Bagi yang sudah bekerja pastikan untuk mendapat persetujuan dari kepala instansi dan bersedia diberhentikan bila diterima.

· Mengikuti berbagai ujian yang ditentukan.

Persyaratan nilai


· Lulusan tahun 2019 dan sebelumnya, nilai rata-rata UN minimal 70,00, khusus untuk siswa Papua dan Papua Barat minimal 60,00

· Lulusan tahun 2020-2021 minimal nilai rata-rata ijazah minimal 70,00 atau B bagi yang menggunakan alphabet, khusus untuk siswa Papua dan Papua Barat minimal 65,00 atau C bagi yang menggunakan alphabet.

· Lulusan tahun 2022 menggunakan nilai rata-rata ijazah minimal 75,00 atau B, khusus untuk siswa Papua dan Papua Barat nilai rata-rata ijazah minimal 70,00 atau B.

· Bagi lulusan tahun 2023 yang masih kelas XII pada saat mendaftar dengan nilai rapor rata-rata semester V kelas XII minimal 80,00 atau minimal A bagi yang menggunakan alphabet, khusus untuk Polda Papua dan Papua Barat dengan nilai rapor rata-rata semester V kelas XII minimal 75,00 atau minimal B bagi yang menggunakan alphabet

· Bagi pendaftar usia 16 dan 17 tahun yang lulus tahun sebelumnya, wajib menyertakan nilai rapor dan TOEFL, dengan ketentuan rata-rata minimal 85,000 atau A, nilai rata-rata mata pelajaran Bahasa Inggris minimal 85,00 atau A bagi yang menggunakan alphabet, dan sertifikat TOEFL dengan skor minimal 500

· Bagi peserta Pendidikan Diniyah Formal (PDF) dan Satuan Pendidikan Muadalah (SPM) di pondok pesantren, nilai kelulusan diukur dari hasil Ujian Standar Nasional (imtihan wathoni) atau ujian akhir muadalah. Peserta diwajibkan meraih nilai rata-rata minimal 75,00 atau setara dengan nilai minimal B bagi yang menggunakan sistem alphabet.
(wyn)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pendaftaran Poltek SSN...
Pendaftaran Poltek SSN 2026 Segera Dibuka? Lulusan Bisa Jadi CPNS
Dies Natalis ke-70,...
Dies Natalis ke-70, IPDN Perkuat Visi Jadi Kampus Kedinasan Bertaraf Dunia
Penerimaan Taruna Akpol...
Penerimaan Taruna Akpol 2026 Resmi Dibuka, Ini Tata Cara Pendaftarannya
8 Sekolah Kedinasan...
8 Sekolah Kedinasan Terbaik di Jabodetabek, Lulusannya Bisa Menjadi PNS
Mau Jadi PNS? Ini 7...
Mau Jadi PNS? Ini 7 Kampus Kedinasan yang Jadi Rebutan
Pengumuman Kelulusan...
Pengumuman Kelulusan Sekolah Kedinasan PTB STMKG 2025 Dirilis, Cek Namamu di Sini
Latja di Polres Malang,...
Latja di Polres Malang, Taruna Akpol Didorong Pahami Implementasi Program Presisi
Kapolri: Banyak Pejabat...
Kapolri: Banyak Pejabat Kirim WA Minta Titipan Lolos Akpol
Menkum Dorong Afirmasi...
Menkum Dorong Afirmasi Pendidikan Kedinasan bagi Generasi Muda Papua
Rekomendasi
Tanpa Kompensasi, Harga...
Tanpa Kompensasi, Harga Asli Pertamax Tembus Rp20.000 per Liter
Iran Peringatkan Kapal-kapal...
Iran Peringatkan Kapal-kapal Tidak Melintasi Selat Hormuz Tanpa Izin
Pengacara Roy Suryo:...
Pengacara Roy Suryo: Kami Sudah Siapkan Bukti-bukti Kuat di Sidang Kasus Ijazah Jokowi
Berita Terkini
SMP Islam Amalina Raih...
SMP Islam Amalina Raih Penghargaan Most Innovative Eco Project di ESD Symposium 2026 Malaysia
CIMB Niaga Gelar Sustainability...
CIMB Niaga Gelar Sustainability Masterclass, 20 Jurnalis Berkontribusi Aksi Keberlanjutan
UKM Malaysia Tembus...
UKM Malaysia Tembus Peringkat 7 Dunia THE Sustainability Impact Ratings 2026
Rekrutmen Penggerak...
Rekrutmen Penggerak HAM 2026 Resmi Diperpanjang, Daftar di Link Ini
Sekolah Garda Terdepan...
Sekolah Garda Terdepan Pencegahan dan Penanganan Kekerasan di Lingkungan Belajar
Tak Kenal Menyerah,...
Tak Kenal Menyerah, Maryanti Jadi Lulusan Terbaik UNY 2026 Meski Kuliah Sambil Berwirausaha
Infografis
Syarat Usia Daftar TK...
Syarat Usia Daftar TK dan SD di PPDB DKI Jakarta 2024
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved