Cerita Ibnu, Lulusan Kursus yang Kini Bekerja Jadi Ground Staff Garuda Indonesia
Minggu, 21 Januari 2024 - 11:17 WIB
loading...
bnu Mubarok, seorang Ground Staff Garuda Indonesia lulusan LKP Papua Terdepan Aviation & Hospitality. Foto/Ditjen Vokasi.
A
A
A
JAKARTA - Ini adalah cerita Ibnu Mubarok, seorang Ground Staff Garuda Indonesia . Ibnu adalah lulusan Lembaga Kursus dan Pelatihan (LKP) Papua Terdepan Aviation & Hospitality, Sorong, Papua Barat Daya.
Salah satu program unggulan Diektorat Kursus dan Pelatihan Ditjen Pendidikan Vokasi adalah Pendidikan Kecakapan Kerja (PKK). PKK bertujuan mendidik dan melatih siswa vokasi dengan kebutuhan yang selaras dengan kebutuhan dunia usaha dan industri, salah satunya di bidang penerbangan.
Ibnu Mubarok merupakan alumnus PKK 2023 yang kini bekerja sebagai Ground Staff di maskapai penerbangan kebanggaan Indonesia, Garuda Indonesia di Bandara Domine Eduard Osok (DEO), Sorong.
Baca juga: Peluang Kerja di Industri Garmen, Lulusan Vokasi Bisa Pilih 5 Profesi Ini
“Sebelumnya saya belum pernah bekerja. Lalu, saya pun tertarik di bidang penerbangan dan ingin belajar lebih dalam. Program PKK sangat membantu dan LKP Papua Terdepan pun mengarahkan saya untuk siap kerja,” katanya, dikutip dar laman Ditjen Vokasi, Minggu (21/1/204).
Salah satu program unggulan Diektorat Kursus dan Pelatihan Ditjen Pendidikan Vokasi adalah Pendidikan Kecakapan Kerja (PKK). PKK bertujuan mendidik dan melatih siswa vokasi dengan kebutuhan yang selaras dengan kebutuhan dunia usaha dan industri, salah satunya di bidang penerbangan.
Ibnu Mubarok merupakan alumnus PKK 2023 yang kini bekerja sebagai Ground Staff di maskapai penerbangan kebanggaan Indonesia, Garuda Indonesia di Bandara Domine Eduard Osok (DEO), Sorong.
Baca juga: Peluang Kerja di Industri Garmen, Lulusan Vokasi Bisa Pilih 5 Profesi Ini
“Sebelumnya saya belum pernah bekerja. Lalu, saya pun tertarik di bidang penerbangan dan ingin belajar lebih dalam. Program PKK sangat membantu dan LKP Papua Terdepan pun mengarahkan saya untuk siap kerja,” katanya, dikutip dar laman Ditjen Vokasi, Minggu (21/1/204).
Lihat Juga :