Juarai ASEAN-China-India Summit 2023, Mahasiswi Uper Gagas Pariwisata Berkelanjutan
Selasa, 23 Januari 2024 - 14:39 WIB
loading...
Kadek Diah Pradnyaswari Dewi, Mahasiswa Hubungan Internasional Universitas Pertamina. Foto.Uper.
A
A
A
JAKARTA - Guna meningkatkan pengembangan pariwisata berkelanjutan , Kadek Diah Pradnyaswari Dewi, Mahasiswa Hubungan Internasional Universitas Pertamina , menginisiasi pembuatan aplikasi EcoAsia dalam gelaran ASEAN-China-India Youth Leadership Summit 2023 yang dilaksanakan di Singapura.
EcoAsia merupakan aplikasi pariwisata berkelanjutan yang dapat mengukur dan memberikan penghargaan terhadap produksi karbon selama perjalanan wisata. Alhasil, berkat buah pikirnya tersebut, Diah meraih gelar juara ketiga dalam kongres tersebut.
“Pada aplikasi tersebut, kami menyediakan paket perjalanan ekowisata, yang sudah dihitung rendah karbon dan berkelanjutan. Wisatawan yang bepergian ke lokasi wisata, akan menginput perjalanannya, dimana nanti secara otomatis akan terukur jumlah karbon yang dihasilkan. Pada akhir perjalanan wisatanya, pengguna akan mendapatkan penghargaan yang bervariasi mulai dari voucher belanja hingga oleh-oleh khas wilayah tersebut,” katanya, melalui siaran pers, Minggu (21/1/2024).
Baca juga: Sambil Kerja Bisa Lulus Tepat Waktu? Simak Tips dari Alumnus Universitas Pertamina Ini
Melalui ASEAN-China-India Youth Leadership Summit 2023, Diah berkolaborasi dengan rekan tim yang berasal dari Singapura, Brunei Darussalam, Myanmar dan Cina dalam menciptakan EcoAsia. Bagi Diah dan tim, aplikasi tersebut dihadirkan untuk menumbuhkan kesadaran terhadap penyusutan produksi karbon melalui perjalanan wisata.
EcoAsia merupakan aplikasi pariwisata berkelanjutan yang dapat mengukur dan memberikan penghargaan terhadap produksi karbon selama perjalanan wisata. Alhasil, berkat buah pikirnya tersebut, Diah meraih gelar juara ketiga dalam kongres tersebut.
“Pada aplikasi tersebut, kami menyediakan paket perjalanan ekowisata, yang sudah dihitung rendah karbon dan berkelanjutan. Wisatawan yang bepergian ke lokasi wisata, akan menginput perjalanannya, dimana nanti secara otomatis akan terukur jumlah karbon yang dihasilkan. Pada akhir perjalanan wisatanya, pengguna akan mendapatkan penghargaan yang bervariasi mulai dari voucher belanja hingga oleh-oleh khas wilayah tersebut,” katanya, melalui siaran pers, Minggu (21/1/2024).
Baca juga: Sambil Kerja Bisa Lulus Tepat Waktu? Simak Tips dari Alumnus Universitas Pertamina Ini
Melalui ASEAN-China-India Youth Leadership Summit 2023, Diah berkolaborasi dengan rekan tim yang berasal dari Singapura, Brunei Darussalam, Myanmar dan Cina dalam menciptakan EcoAsia. Bagi Diah dan tim, aplikasi tersebut dihadirkan untuk menumbuhkan kesadaran terhadap penyusutan produksi karbon melalui perjalanan wisata.
Lihat Juga :