Universitas Terbuka Tingkatkan Akses Masyarakat ke Pendidikan Tinggi
Rabu, 12 Agustus 2020 - 15:11 WIB
loading...
A
A
A
"Sehingga dengan demikian tidak ada alasan bagi anggota masyarakat yang tidak punya kesempatan melanjutkan ke perguruan tinggi karena alasan ekonomi juga karena alasan geografi. Semuanya sudah terjawab dengan adanya UT," katanya.
Ojat mengatakan, dengan pendidikan jarak jauh juga asalkan ada jaringan internet mereka yang berada di perkotaan bahkan puncak gunung bisa berkuliah. Sementara bagi yang tidak punya akses jaringan pihaknya sudah mendesain bahan ajar atau modul yang cocok untuk pendidikan jarak jauh.
Ojat menjelaskan, saat ini UT memiliki 320.000 mahasiswa. Sekitar 2.500 hingga 3.000 di antaranya adalah mahasiswa yang menempuh pendidikan di UT dari 42 negara. Mereka terutama sedang bekerja di tujuh negara yakni Singapura, Taiwan, Malaysia, Hongkong, Jepang, Korea Selatan dan Arab Saudi.
Menurut Ojat, adanya pandemi COVID-19 ini memberikan pelajaran bagi semua bahwa pembelajaran konvensional tidak bisa lagi memenuhi kebutuhan atas pembelajaran. Terbukti dengan pandemi Corona ini dimana penyelenggara pendidikan disemua jenjang mulai SD hingga perguruan tinggi harus mengintegrasikan kemajuan yang dicapai dalam teknologi informasi dalam proses pedagogi mereka.
Ojat mengatakan, dengan pendidikan jarak jauh juga asalkan ada jaringan internet mereka yang berada di perkotaan bahkan puncak gunung bisa berkuliah. Sementara bagi yang tidak punya akses jaringan pihaknya sudah mendesain bahan ajar atau modul yang cocok untuk pendidikan jarak jauh.
Ojat menjelaskan, saat ini UT memiliki 320.000 mahasiswa. Sekitar 2.500 hingga 3.000 di antaranya adalah mahasiswa yang menempuh pendidikan di UT dari 42 negara. Mereka terutama sedang bekerja di tujuh negara yakni Singapura, Taiwan, Malaysia, Hongkong, Jepang, Korea Selatan dan Arab Saudi.
Menurut Ojat, adanya pandemi COVID-19 ini memberikan pelajaran bagi semua bahwa pembelajaran konvensional tidak bisa lagi memenuhi kebutuhan atas pembelajaran. Terbukti dengan pandemi Corona ini dimana penyelenggara pendidikan disemua jenjang mulai SD hingga perguruan tinggi harus mengintegrasikan kemajuan yang dicapai dalam teknologi informasi dalam proses pedagogi mereka.
(mpw)
Lihat Juga :