Profil Onno W Purbo, Wakil Rektor ITTS yang Jadi Pelopor IT di Indonesia
Sabtu, 10 Februari 2024 - 10:35 WIB
loading...
A
A
A
Onno Purbo memiliki concern pada penyediaan internet gratis bagi masyarakat. Onno bahkan mencurahkan ilmu tentang cara membuat internet gratis dan semua hal terkait teknologi jaringan ke situs lms.onnocenter.or.id alias eLearning Rakyat.
Terkait keterlibatannya sebagai panelis debat Pilpres 2024, Onno melalui channel YouTube Onno Center membagikan pengalamannya. Dia menjelaskan alasan KPU memilihnya sebagai salah satu panelis.
"Kayaknya KPU memilih saya karena saya memiliki kemampuan di teknologi informasi. Saya juga kan dosen, pendidik. Saya banyak berinteraksi dengan teman-teman di lapangan startup," kata Onno.
Onno juga menceritakan latar di balik proses kelahiran pertanyaan-pertanyaan untuk tiga capres. Seperti diketahui, Debat Terakhir Pilpres 2024 membahas isu seputar kesejahteraan sosial, kebudayaan, pendidikan, teknologi informasi, kesehatan, ketenagakerjaan, sumber daya manusia, dan inklusi.
Para panelis ini awalnya menghasilkan 50 pertanyaan yang kemudian dikerucutkan menjadi 18 pertanyaan saja. Uniknya, di media sosial sempat muncul isu bahwa pertanyaan tersebut telah bocor. Onno menyanggah isu tersebut.
"Saya bikin sembilan pertanyaan. Pertanyaan-pertanyaan ini selesai tiga jam sebelum acara. Jadi kalau di media sosial ada pertanyaan yang bocor, kita panelisnya yang bingung. Orang pertanyaannya jadinya tiga jam sebelum acara, jadinya gimana bocornya?" ujarnya.
Terkait keterlibatannya sebagai panelis debat Pilpres 2024, Onno melalui channel YouTube Onno Center membagikan pengalamannya. Dia menjelaskan alasan KPU memilihnya sebagai salah satu panelis.
"Kayaknya KPU memilih saya karena saya memiliki kemampuan di teknologi informasi. Saya juga kan dosen, pendidik. Saya banyak berinteraksi dengan teman-teman di lapangan startup," kata Onno.
Onno juga menceritakan latar di balik proses kelahiran pertanyaan-pertanyaan untuk tiga capres. Seperti diketahui, Debat Terakhir Pilpres 2024 membahas isu seputar kesejahteraan sosial, kebudayaan, pendidikan, teknologi informasi, kesehatan, ketenagakerjaan, sumber daya manusia, dan inklusi.
Para panelis ini awalnya menghasilkan 50 pertanyaan yang kemudian dikerucutkan menjadi 18 pertanyaan saja. Uniknya, di media sosial sempat muncul isu bahwa pertanyaan tersebut telah bocor. Onno menyanggah isu tersebut.
"Saya bikin sembilan pertanyaan. Pertanyaan-pertanyaan ini selesai tiga jam sebelum acara. Jadi kalau di media sosial ada pertanyaan yang bocor, kita panelisnya yang bingung. Orang pertanyaannya jadinya tiga jam sebelum acara, jadinya gimana bocornya?" ujarnya.
Lihat Juga :