Kemendikbudristek Luncurkan Program Doktor Terapan, Jenjang Kuliah Vokasi Makin Lengkap
Rabu, 21 Februari 2024 - 14:42 WIB
loading...
A
A
A
Berdasarkan data Pangkalan Data Pendidikan Tinggi (PDDikti) per November 2023, tercatat ada 48 perguruan tinggi yang telah menyelenggarakan program magister terapan untuk memenuhi kebutuhan SDM profesional yang kompeten. Dari jumlah tersebut, 25 di antaranya telah diselenggarakan di politeknik, baik negeri maupun swasta. Sementara itu, program doktor telah diselenggarakan di 773 perguruan tinggi, seperti di universitas, institut, sekolah tinggi, dan perguruan tinggi kementerian/lembaga lain (PTKL).
Pelaksana Tugas (Plt.) Direktur Kelembagaan dan Sumber daya Pendidikan Tinggi Vokasi, Direktorat Jenderal Pendidikan Vokasi, Muhamad Fajar Subkhan, mengatakan bahwa Peluncuran Program Doktor Terapan menjadi milestone penting dalam pengembangan pendidikan tinggi vokasi.
“Dengan Peluncuran Program Doktor Terapan ini, maka penyelenggaraan pendidikan tinggi vokasi telah lengkap. Pendidikan vokasi menjulang ke langit menghunjam ke bumi,” ujar Fajar Subkhan.
Sebelumnya, pendidikan tinggi vokasi meliputi jenjang Diploma I, Diploma II, Diploma III, Sarjana Terapan, dan Magister Terapan. Dengan pengembangan jenjang doktor ini, pendidikan tinggi vokasi pun akan semakin berdampak dalam membangun sumber daya manusia (SDM) unggul.
Terkait peluang dengan dunia industri, Fajar menambahkan, “Dunia usaha dan dunia industri benar-benar membutuhkan kerja sama yang baik dengan kita. Tidak hanya dalam menyiapkan SDM yang link-and-match, namun juga membutuhkan kehadiran kita dalam penelitian yang inovatif dan problem-solving.”
Pada kesempatan tersebut, Fajar mengajak seluruh pimpinan perguruan tinggi yang hadir untuk menyukseskan Program Doktor Terapan.
Direktur Politeknik Negeri Bali (PNB), I Nyoman Abdi, menyambut baik Peluncuran Program Doktor Terapan yang memang sudah dinantikan selama ini. Peluncuran Program Doktor Terapan, menurut I Nyoman Abdi, akan meningkatkan kepercayaan masyarakat kepada peran perguruan tinggi vokasi dalam meningkatkan daya saing bangsa.
“Dengan Peluncuran Program Doktor Terapan ini, perguruan tinggi vokasi akan ‘naik kelas’, sejajar dengan perguruan tinggi akademik sebagaimana amanat Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2012,” kata I Nyoman Abdi.
Pelaksana Tugas (Plt.) Direktur Kelembagaan dan Sumber daya Pendidikan Tinggi Vokasi, Direktorat Jenderal Pendidikan Vokasi, Muhamad Fajar Subkhan, mengatakan bahwa Peluncuran Program Doktor Terapan menjadi milestone penting dalam pengembangan pendidikan tinggi vokasi.
“Dengan Peluncuran Program Doktor Terapan ini, maka penyelenggaraan pendidikan tinggi vokasi telah lengkap. Pendidikan vokasi menjulang ke langit menghunjam ke bumi,” ujar Fajar Subkhan.
Sebelumnya, pendidikan tinggi vokasi meliputi jenjang Diploma I, Diploma II, Diploma III, Sarjana Terapan, dan Magister Terapan. Dengan pengembangan jenjang doktor ini, pendidikan tinggi vokasi pun akan semakin berdampak dalam membangun sumber daya manusia (SDM) unggul.
Terkait peluang dengan dunia industri, Fajar menambahkan, “Dunia usaha dan dunia industri benar-benar membutuhkan kerja sama yang baik dengan kita. Tidak hanya dalam menyiapkan SDM yang link-and-match, namun juga membutuhkan kehadiran kita dalam penelitian yang inovatif dan problem-solving.”
Pada kesempatan tersebut, Fajar mengajak seluruh pimpinan perguruan tinggi yang hadir untuk menyukseskan Program Doktor Terapan.
Direktur Politeknik Negeri Bali (PNB), I Nyoman Abdi, menyambut baik Peluncuran Program Doktor Terapan yang memang sudah dinantikan selama ini. Peluncuran Program Doktor Terapan, menurut I Nyoman Abdi, akan meningkatkan kepercayaan masyarakat kepada peran perguruan tinggi vokasi dalam meningkatkan daya saing bangsa.
“Dengan Peluncuran Program Doktor Terapan ini, perguruan tinggi vokasi akan ‘naik kelas’, sejajar dengan perguruan tinggi akademik sebagaimana amanat Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2012,” kata I Nyoman Abdi.
Lihat Juga :