Tambah Kuota Jadi 1.500 Kursi, PENS Wanti-wanti Mahasiswa Baru Cermat Pilih Prodi
Sabtu, 24 Februari 2024 - 09:39 WIB
loading...
Politeknik Elektronika Negeri Surabaya (PENS) tahun 2024 menambah kuota mahasiswa baru dari 1.140 kursi menjadi 1.500 kursi yang diambil dari jalur SNBP, SNBT dan Mandiri.Foto/Ist
A
A
A
SURABAYA - Kabar gembira bagi kamu yang berniat mendaftar kuliah di Politeknik Elektronika Negeri Surabaya (PENS) . Tahun 2024 ini PENS menambah kuota mahasiswa baru dari 1.140 kursi menjadi 1.500 kursi. Jumlah tersebut untuk 20 prodi melalui 3 jalur seleksi, yaitu SNBP, SNBT dan Mandiri.
“Alhamdulillah, tahun ini ada tambahan sarpras, yaitu Gedung Smart Automation Workshop (SAW), yang akan mensupport pembelajaran di semester baru nanti,” kata Wakil Direktur bidang Akademik, Dr.Eng. Bambang Sumantri, ST, M.Sc dalam keterangan resminya, Jumat (24/2/2024)
Penambahan kuota di PENS ini tentu akan berimbas pada proses belajar mengajar sekaligus pemakaian fasilitas yang ada di kampus. Bambang berharap penambahan ini juga dapat memperluas peluang pendaftar, khususnya lulusan SMA, SMK dan MA yang ingin bergabung di PENS. “Kami akan mengoptimalkan sarana dan prasaran dan menambah jumlah kelas,” lanjutnya.
Baca juga: Jadi Politeknik Nomor 1 di Indonesia, Ini Profil PENS dan Jurusan yang Ditawarkan
Tahun ini 30% dari total kuota mahasiswa baru di PENS diambil dari jalur SNBP. Sementara 40% nya dari jalur SNBT dan sisanya dari jalur Mandiri.
“Dengan beberapa jalur seleksi, kami berharap akan memunculkan alternatif kesempatan bagi pendaftar untuk bergabung di PENS. Bahkan kami pun mengakomodir peserta didik paket C, dengan ketentuan tahun kelulusan dan batasan usia tertentu,”tukas Bambang.
Meski jalur Mandiri masih akan di buka selepas 2 jalur SNPMB, namun pendaftar juga perlu mengetahui beberapa hal penting, seperti skema-skema yang ada di jalur ini. Ada 2 gelombang seleksi mandiri (Simandiri) PENS. Di gelombang pertama, terdapat 3 skema seleksi mandiri, yaitu melalui prestasi kemitraan yang seleksinya dilakukan melalui prestasi rapot.
“Alhamdulillah, tahun ini ada tambahan sarpras, yaitu Gedung Smart Automation Workshop (SAW), yang akan mensupport pembelajaran di semester baru nanti,” kata Wakil Direktur bidang Akademik, Dr.Eng. Bambang Sumantri, ST, M.Sc dalam keterangan resminya, Jumat (24/2/2024)
Penambahan kuota di PENS ini tentu akan berimbas pada proses belajar mengajar sekaligus pemakaian fasilitas yang ada di kampus. Bambang berharap penambahan ini juga dapat memperluas peluang pendaftar, khususnya lulusan SMA, SMK dan MA yang ingin bergabung di PENS. “Kami akan mengoptimalkan sarana dan prasaran dan menambah jumlah kelas,” lanjutnya.
Baca juga: Jadi Politeknik Nomor 1 di Indonesia, Ini Profil PENS dan Jurusan yang Ditawarkan
Tahun ini 30% dari total kuota mahasiswa baru di PENS diambil dari jalur SNBP. Sementara 40% nya dari jalur SNBT dan sisanya dari jalur Mandiri.
“Dengan beberapa jalur seleksi, kami berharap akan memunculkan alternatif kesempatan bagi pendaftar untuk bergabung di PENS. Bahkan kami pun mengakomodir peserta didik paket C, dengan ketentuan tahun kelulusan dan batasan usia tertentu,”tukas Bambang.
Meski jalur Mandiri masih akan di buka selepas 2 jalur SNPMB, namun pendaftar juga perlu mengetahui beberapa hal penting, seperti skema-skema yang ada di jalur ini. Ada 2 gelombang seleksi mandiri (Simandiri) PENS. Di gelombang pertama, terdapat 3 skema seleksi mandiri, yaitu melalui prestasi kemitraan yang seleksinya dilakukan melalui prestasi rapot.
Lihat Juga :