Perkuat Nilai Spiritual, Atma Jaya Jakarta Resmikan Kapel Santo Albertus Magnus
Jum'at, 01 Maret 2024 - 19:24 WIB
loading...
A
A
A
Baca juga: Sepanjang 2023, London School of Public Relations Institute Raih Enam Penghargaan Bergengsi
"Secara istimewa, kapel yang kental dengan aksen budaya ini dirancang agar menjadi tempat yang nyaman dan inspiratif bagi para mahasiswa, staf, atau bahkan masyarakat luas,” ucapnya.
Sarana kerohanian ini diperuntukkan untuk pembinaan spiritualitas bagi seluruh komunitas Atma Jaya dengan daya tampung kurang lebih 350 umat. Tampilan arsitektur dihadirkan kental dengan aksen budaya yang semakin memperkuat filosofis kapel.
Aksen Katolik dan Indonesia tercermin dari fasad dan bentuk interior Kapel ini. Langit-langit Kapel yang dirancang berbentuk Joglo menampilkan kesan budaya Jawa yang identik, yaitu semakin ke atas dan semakin tinggi menunjukkan kemuliaan dan kesakralan. Sentuhan rajutan rotan melambangkan kebersamaan keluarga dengan latar belakang beragam tetapi menjadi satu kekuatan utuh. Penggunaan kayu jati memaknai kearifan lokal yang kuat dan elegan.
Hingga pola lantai yang dibentuk dengan motif batik Kawung melambangkan kehidupan manusia yang berkaitan dengan kesatuan dan persatuan. Selain memiliki fungsi spiritual, Revitalisasi Kapel Santo Albertus Magnus juga menjadi pusat kegiatan keagamaan dan budaya di kampus.
"Secara istimewa, kapel yang kental dengan aksen budaya ini dirancang agar menjadi tempat yang nyaman dan inspiratif bagi para mahasiswa, staf, atau bahkan masyarakat luas,” ucapnya.
Sarana kerohanian ini diperuntukkan untuk pembinaan spiritualitas bagi seluruh komunitas Atma Jaya dengan daya tampung kurang lebih 350 umat. Tampilan arsitektur dihadirkan kental dengan aksen budaya yang semakin memperkuat filosofis kapel.
Aksen Katolik dan Indonesia tercermin dari fasad dan bentuk interior Kapel ini. Langit-langit Kapel yang dirancang berbentuk Joglo menampilkan kesan budaya Jawa yang identik, yaitu semakin ke atas dan semakin tinggi menunjukkan kemuliaan dan kesakralan. Sentuhan rajutan rotan melambangkan kebersamaan keluarga dengan latar belakang beragam tetapi menjadi satu kekuatan utuh. Penggunaan kayu jati memaknai kearifan lokal yang kuat dan elegan.
Hingga pola lantai yang dibentuk dengan motif batik Kawung melambangkan kehidupan manusia yang berkaitan dengan kesatuan dan persatuan. Selain memiliki fungsi spiritual, Revitalisasi Kapel Santo Albertus Magnus juga menjadi pusat kegiatan keagamaan dan budaya di kampus.
(nnz)
Lihat Juga :