Ornamen Header
Hari Ini, IPB University Gelar Ujian Mandiri UTMBK Program Diploma
Hari Ini, IPB University Gelar Ujian Mandiri UTMBK Program Diploma
Institut Pertanian Bogor (IPB). Foto/Dok/SINDOnews
JAKARTA - IPB University menggelar ujian mandiri untuk program diploma yaitu Ujian Tulis Mandiri Berbasis Komputer (UTMBK) yang diikuti 1409 peserta, hari ini, Minggu (16/8/2020). Seluruh ujian ini dilaksanakan secara online.

Sebelumnya, pada Sabtu (15/8), IPB University juga menggelar ujian mandiri untuk program sarjana yaitu UTMBK dan jalur Kelas Internasional gelombang II. Sebanyak 7.023 peserta mengikuti ujian yang terdiri dari 6.948 peserta UTMBK dan 75 peserta jalur Kelas Internasional. (Baca juga: 10 PTN dengan Nilai UTBK Tertinggi di Prodi Sainstek, ITB di Puncak)

Khusus untuk jalur Kelas Internasional dibuka untuk lima program studi yaitu Kedokteran Hewan, Ilmu dan Teknologi Kelautan, Teknik Industri Pertanian, Teknologi Pangan, dan Bisnis.

Sebelum pelaksanaan ujian online ini, terlebih dahulu dilakukan ujicoba sistem yang telah dilaksanakan pada 9-14 Agustus (Tahap I) dan 12-14 Agustus (Tahap II).

Wakil Rektor Bidang Pendidikan dan Kemahasiswaan IPB University, Dr Drajat Martianto mengatakan, "Uji coba sistem ini bertujuan untuk mengantisipasi kejadian yang tidak diinginkan pada saat ujian berlangsung." terangnya.



Lebih lanjut dikatakannya, untuk keperluan tes, peserta harus download dan instal Safe Exam Browser (SEB). Dalam ujicoba peserta diminta untuk download dan upload Pakta Integritas. (Baca juga: Intip 15 Universitas Paling Diminati Peserta SBMPTN 2020)

"Jadi dalam uji coba ini diharapkan peserta memahami cara ujian online di sistem IPB University. Dalam uji coba ini peserta bisa mengenal tipe soal, bukan materi soalnya," jelasnya dalam rilis yang diterima SINDOnews, Sabtu (15/8/2020).

Dr Drajat juga mengatakan, "Peserta dipastikan sudah login ke sistem ujian sebelum hari pelaksanaan ujian."



Pelaksanaan jalur ini digelar setelah sebelumnya IPB University menerima sebanyak 1.835 mahasiswa baru program sarjana melalui jalur Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN), 1.500 orang melalui jalur Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN), 296 orang melalui Jalur Ketua OSIS, 79 orang melalui jalur Prestasi Internasional dan Nasional (PIN), 168 orang melalui jalur Beasiswa Utusan Daerah (BUD), 79 orang melalui jalur Kelas Internasional Gelombang I, serta 2.500 orang melalui Undangan Seleksi Masuk IPB (USMI) untuk program diploma (D3).
(mpw)
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!