Debate for Everyone (DFE) Berkontribusi Tingkatkan Keterampilan Debat Bahasa Inggris di Indonesia
Sabtu, 20 April 2024 - 22:57 WIB
loading...
A
A
A
“Yang tak bisa diabaikan adalah dukungan dari para orang tua, pihak sekolah, coach yang membimbing kami dan Musyawarah Guru Mata Pelajaran Bahasa Inggris,” dia menambahkan.
![Debate for Everyone (DFE) Berkontribusi Tingkatkan Keterampilan Debat Bahasa Inggris di Indonesia]()
Morgan Hidayat (kiri), Joshua Aurelius Waluyo danValerine Hillary Wijono
Pada Sabtu (20/4/2024), tiga inisiator DFE yakni Valerine, Joshua dan Morgan, tampil menjadi presenter di acara bertajuk “NSDC Sharing: Debate for Everyone” yang dilaksanakan di Auditorium Bandung Independent School (BIS).
Pada acara yang didukung BIS, MGMP (Musyawarah Guru Mata Pelajaran) Bahasa Inggris Kota Bandung dan orang tua siswa BIS, ketiganya mempresentasikan pengalaman dan perjalanannya mengikuti kegiatan debat Bahasa Inggris kepada para siswa sekolah yang hadir.
“Ini samua kami lakukan karena English Debating Championship betul-betul membuat saya mendapatkan ketrampilan dan kompetensi memasuki pergaulan internasional,” ujar Joshua.
Joshua mengungkapkan perjalanan untuk masuk ke dunia global membutuhkan beberpa prasyarat seperti kemampuan berbahasa Inggris, pengetahuan umum dan pengetahuan sosial yang aktual dan relevan.

Morgan Hidayat (kiri), Joshua Aurelius Waluyo danValerine Hillary Wijono
Pada Sabtu (20/4/2024), tiga inisiator DFE yakni Valerine, Joshua dan Morgan, tampil menjadi presenter di acara bertajuk “NSDC Sharing: Debate for Everyone” yang dilaksanakan di Auditorium Bandung Independent School (BIS).
Pada acara yang didukung BIS, MGMP (Musyawarah Guru Mata Pelajaran) Bahasa Inggris Kota Bandung dan orang tua siswa BIS, ketiganya mempresentasikan pengalaman dan perjalanannya mengikuti kegiatan debat Bahasa Inggris kepada para siswa sekolah yang hadir.
“Ini samua kami lakukan karena English Debating Championship betul-betul membuat saya mendapatkan ketrampilan dan kompetensi memasuki pergaulan internasional,” ujar Joshua.
Joshua mengungkapkan perjalanan untuk masuk ke dunia global membutuhkan beberpa prasyarat seperti kemampuan berbahasa Inggris, pengetahuan umum dan pengetahuan sosial yang aktual dan relevan.
Lihat Juga :