Guru Banyak Terjerat Pinjol, DPR: Salah Satu Indikator Rentannya Kualitas Pendidikan Nasional
Senin, 29 April 2024 - 12:31 WIB
loading...
Ketua Komisi X DPR RI Syaiful Huda menilai, banyaknya guru yang terjerat pinjol menjadi indikator dunia pendidikan masih menghadapi persoalan serius. Foto/dpr.go.id
A
A
A
JAKARTA - Guru menjadi kelompok profesi utama yang menjadi korban jeratan pinjaman online (Pinjol) . Data dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) ini menjadi bukti jika masalah kesejahteraan masih menjadi masalah utama yang dihadapi oleh para pahlawan tanpa tanda jasa tersebut.
“Data OJK menyebut guru menjadi kelompok masyarakat yang paling banyak terjerat pinjaman online menjadi salah satu indikator betapa dunia pendidikan di Indonesia masih menghadapi persoalan serius. Tidak mungkin kita bisa membayangkan kemajuan kualitas peserta didik jika sang pendidik masih berjibaku dengan upaya mencukupi kebutuhan sehari-hari,” ujar Ketua Komisi X DPR RI Syaiful Huda, dalam keterangan resminya, Senin (29/4/2023).
OJK baru-baru ini merilis delapan kelompok masyarakat yang paling banyak terjerat pinjaman online. Guru menduduki peringkat pertama dengan prosentase sebesar 42%. Disusul kemudian korban PHK sebanyak 21%, kalangan ibu rumah tangga 17%. Kemudian 9% adalah karyawan, 4% pedagang, dan 3% pelajar. Lalu, sisanya yakni tukang pangkas rambut dan ojek online masing-masing 2% dan 1%.
Baca juga: Guru Banyak Terjerat Pinjol Ilegal, Ini 10 Profesi Korban Pinjaman Online Terbanyak
Huda menjelaskan kesejahteraan guru di Indonesia masih menjadi cerita sedih yang tak kunjung berakhir. Sebagian besar guru di Indonesia masih berstatus sebagai tenaga honorer dengan besaran gaji yang cukup memprihatinkan.
“Data OJK menyebut guru menjadi kelompok masyarakat yang paling banyak terjerat pinjaman online menjadi salah satu indikator betapa dunia pendidikan di Indonesia masih menghadapi persoalan serius. Tidak mungkin kita bisa membayangkan kemajuan kualitas peserta didik jika sang pendidik masih berjibaku dengan upaya mencukupi kebutuhan sehari-hari,” ujar Ketua Komisi X DPR RI Syaiful Huda, dalam keterangan resminya, Senin (29/4/2023).
OJK baru-baru ini merilis delapan kelompok masyarakat yang paling banyak terjerat pinjaman online. Guru menduduki peringkat pertama dengan prosentase sebesar 42%. Disusul kemudian korban PHK sebanyak 21%, kalangan ibu rumah tangga 17%. Kemudian 9% adalah karyawan, 4% pedagang, dan 3% pelajar. Lalu, sisanya yakni tukang pangkas rambut dan ojek online masing-masing 2% dan 1%.
Baca juga: Guru Banyak Terjerat Pinjol Ilegal, Ini 10 Profesi Korban Pinjaman Online Terbanyak
Huda menjelaskan kesejahteraan guru di Indonesia masih menjadi cerita sedih yang tak kunjung berakhir. Sebagian besar guru di Indonesia masih berstatus sebagai tenaga honorer dengan besaran gaji yang cukup memprihatinkan.
Lihat Juga :