15 Contoh Teks Amanat Pembina Upacara dari Berbagai Tema, Bisa Dijadikan Referensi

Selasa, 14 Mei 2024 - 12:53 WIB
loading...
A A A
Sikap menghormati guru harus kalian terapkan di mana pun, jika berpapasan dengan guru di jalan jangan kabur atau pura-pura tidak kenal.

Masih banyak saya temukan siswa yang sopan santunnya sangat minus, bertemu muka dengan guru tidak menyapanya, bahkan sampai pura-pura tidak kenal, padahal di sekolah kalian diajar dengan baik oleh mereka.

Seorang guru itu adalah orang yang berilmu, kita diberikan ilmu oleh mereka, jika ingin ilmu itu gampang bisa kita terima dan bisa bermanfaat, salah satu resepnya diawali dengan menghormati guru.

Seorang siswa yang tidak menganggap guru kepada gurunya dan bersikap tidak sopan, maka biasanya ilmu dari guru tersebut susah dimengerti olehnya, dan tidak bermanfaat untuknya.

Sikap menghormati guru juga merupakan bagian dari sopan santun kalian sebagai murid. Jika akhlak kalian baik tak akan sulit menghormati mereka. Jika guru menerangkan, perhatikan baik-baik, jangan memotong penjelasan, dan berkatalah yang sopan.

Jika siswa yang memiliki akhlak dan moral yang baik mereka tak usah disuruh, akan langsung bersikap hormat kepada guru yang telah mendidiknya dan memberi ilmu. Di dunia ini ada mantan murid, namun tak ada yang namanya mantan guru, sekali seseorang pernah menjadi guru kalian, maka selamanya mereka adalah guru kalian.

Jika bertemu di jalan, hormatilah guru, sapa, dan salam dengan khidmat seperti khidmatnya seorang murid kepada gurunya. Cukup sekian amanat singkat dari saya mengenai menghormati guru, semoga bisa berguna. Mohon maaf jika ada kekhilafan yang tidak disengaja.
Wassalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.

12. Contoh Teks Amanat Pembina Upacara tentang Cita Cita


Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.

Yang Saya Hormati Ibu Kepala Sekolah beserta staf,

Yang Saya Hormati Bapak/Ibu Guru dan yang saya sayangi siswa/siswi yang berbahagia.

Pada kesempatan yang berbahagia ini, saya akan menyampaikan amanat pembina upacara yang berjudul "Meraih Cita-cita". Cita-cita adalah impian, keinginan, rencana atau harapan yang ingin diraih atau diwujudkan oleh seseorang. Setiap orang punya cita-cita.

Ada yang cita-citanya kuat, ada pula yang tidak. Semakin kuat keinginannya, semakin terbuka jalan untuk meraih atau mewujudkannya. Ada seribu satu jalan bagi yang mau bersungguh-sungguh, tetapi ada seribu satu alasan bagi yang tidak mau.

Dimana ada kemauan disana pula ada jalan. Where there is a will there's a way.

Oleh karena itu bercita-citalah setinggi langit. Apabila tidak bisa setinggi langit, maka cukup setinggi burung di langit. Apabila tidak bisa, maka cukup setinggi pohon kelapa. Apabila tidak bisa juga, maka cukup setinggi pohon mangga.

Seseorang yang sehat jasmani dan rohani bercita-cita ingin menjadi TNI/Polri. Bila tidak kesampaian, ia bisa menjadi satpam. Seseorang yang pintar, bercita-cita ingin menjadi dosen.

Bila tidak kesampaian maka ia bisa menjadi guru. Seseorang yang suka menolong, bercita-cita menjadi dokter, bila tidak kesampaian, maka ia bisa menjadi bidan atau perawat.

Cita-cita diraih dengan proses belajar. Tidak ada seorangpun yang lahir langsung pintar. Seorang bayi, belajar berjalan, lalu belajar berbicara, lalu sekolah dan menjadi pintar.

Oleh karena itu, tidak ada seorang bayi yang langsung jadi tentara dan punya pistol. Tapi bayi tersebut harus melalui proses belajar hingga dewasa dan jadi tentara.

Belajar dengan sungguh-sungguh di sekolah atau madrasah adalah jalan terbaik untuk menggapai cita-cita. Orang yang bersekolah lebih mudah meraih cita-cita dibandingkan dengan yang tidak bersekolah.

Semakin tinggi sekolahnya, semakin dekat dengan cita-citanya. Orang yang memiliki cita-cita, hidupnya lebih bersemangat dan lebih sehat dibandingkan dengan orang yang tidak punya cita-cita.

Penyakit akan lebih suka mendekati orang yang tidak punya cita-cita. Semua yang dimiliki bisa hilang. Tapi harapan dan cita-cita harus ada selama hayat dikandung badan. Mari gantungkan cita-cita setinggi langit.

Demikianlah amanat pembina upacara pada hari ini. Terima kasih atas perhatiannya.
Wassalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.

13. Contoh Teks Amanat Pembina Upacara tentang Kejujuran


Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.

Puji dan syukur kita panjatkan ke hadirat Allah SWT yang telah memberikan kita nikmat tak terhingga, sehingga kita dapat upacara dalam keadaan sehat jasmani dan rohani.

Selawat serta salam semoga selalu dilimpahkan kepada junjungan kita semua Nabi Muhammad SAW, keluarganya, sahabatnya, dan sebagai umatnya semoga kita semua mendapatkan syafaat di hari akhir nanti.

Anak-anakku, siswa dan siswi yang saya banggakan, di pagi yang cerah ini saya akan menyampaikan amanat singkat tentang sikap jujur atau kejujuran. Kalian tentunya pasti tahu bahwa kejujuran merupakan salah satu sikap yang terpuji, dan sangat baik diterapkan dalam kehidupan keseharian kita.

Di zaman sekarang sebuah kejujuran adalah hal yang mulai langka dan mahal, banyak sekali orang yang terbiasa tidak jujur, pandai berbohong dalam segala hal. Jika di masa lalu anak kecil selalu diibaratkan dengan manusia yang selalu jujur dalam perkataannya, tidak demikian dengan sekarang.

Bahkan di banyak anak kecil yang sudah manipulatif dan suka berbohong, hal ini dikarenakan kurangnya pendidikan karakter dalam menerapkan sikap jujur atau kejujuran. Pendidikan moral dan karakter sangat penting membentuk siswa menjadi siswa yang jujur dan bertanggung jawab.

Lantas bagaimana menerapkan kejujuran di sekolah? Kalian bisa menerapkan sikap jujur dengan tidak menyontek saat ulangan.

Contoh lainnya dalam menerapkan kejujuran di antaranya adalah dengan mengerjakan tugas penuh tanggung jawab dan disiplin, berbicara jujur, menyampaikan hal yang benar dan tidak mengarang cerita bohong.

Menerapkan kejujuran juga bisa diterapkan dalam sikap berani mengaku salah ketika melakukan kesalahan, mengembalikan barang yang kalian pinjam, dan lainnya.

Menerapkan kejujuran dalam kehidupan kita memang tak semudah membalikkan telapak tangan, maka dari itu kita harus mulai membiasakannya. Menerapkan kejujuran bisa dimulai sedini mungkin, jadi di usia kalian ini sudah harus terbiasa menerapkan sikap jujur, jangan suka bohong.

Sebuah kebohongan akan melahirkan kebohongan lainnya, maka dari itu terus tanamkan kejujuran dalam diri kita, meskipun itu sulit, teruslah berusaha agar kita semakin terbiasa. Rupanya amanat dari saya tentang kejujuran dicukupkan sekian, mohon maaf atas segala kekurangannya.
Wassalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.

14. Contoh Teks Amanat Pembina Upacara tentang Kesuksesan


Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.

Yang terhormat bapak kepala sekolah, bapak ibu guru, staf dan karyawan yang saya hormati, serta anak-anak yang saya cintai.

Puji syukur Alhamdulillah kita panjatkan ke hadirat Allah SWT, Tuhan yang senantiasa memberikan kenikmatan kepada kita semua, sehingga pada pagi yang cerah ini kita bisa berkumpul dalam kegiatan upacara bendera ini.

Selawat dan salam mari kita curahkan kepada baginda Nabi Agung Muhammad SAW yang kita harapkan syafaatnya di akhirat kelak. Aamiin.

Anak-anak peserta upacara yang berbahagia, pada kesempatan kali ini, saya akan menyampaikan tentang tiga kunci sukses bagi seorang pelajar, di mana tanpa ketiga kunci sukses ini, mustahil bagi seorang pelajar yang ingin sukses dapat meraih kesuksesannya? Apa itu?

Pertama, rajin beribadah. Bagi seorang muslim tentu sholat lima waktu. Jika kita ingin sukses, jangan sekali-kali meninggalkan sholat lima waktu.

Silakan kalian cari orang-orang yang sukses, tidak ada ceritanya orang sukses tanpa rajin beribadah, tanpa rajin mengerjakan shalat bagi seorang muslim.

"Pak di sana ada, orang yang tidak rajin beribadah tapi kaya raya, Pak." Jawabannya, jangan terlena dulu. Biasanya, orang yang sukses tanpa dibarengi dengan ibadah, orang yang sukses tanpa mendekatkan diri pada Tuhan, suksesnya hanya sementara.

Atau, suksesnya hanya kaya saja, tetapi keluarganya, anaknya, atau hubungannya dengan orang lain tidak mencerminkan. Tentu ini bukan kesuksesan yang hakiki.
Kemudian yang kedua, berbuat baik pada orang tua. Orang tua adalah keramat hidup kita. Doa orang tua dikabulkan dan murka orang tua di dengarkan Tuhan.

Tanpa orang tua yang meridhoi anak, mustahil seorang anak akan dapat meraih cita-cita dan kesuksesannya. Sekali lagi, tidak ada ceritanya seorang anak yang sukses tanpa restu dan doa dari orang tua.

Maka, selagi orang tua masih ada, jangan sia-siakan untuk mendapatkan restu dan berbuat baik untuk mereka. Jika orang tua sudah tidak ada, tetap berbuat baik pada mereka dengan cara mendoakan mereka, dan cara-cara yang lain yang diajarkan agama.

Terakhir, kunci sukses bagi seorang pelajar adalah rajin belajar, belajar dan terus belajar. Ketahuilah, tidak ada kesuksesan tanpa melalui proses belajar. Maka jangan sia-siakan selagi ada kesempatan bagi kalian untuk belajar. Dan saat ini, selagi kalian masih duduk di bangku sekolah, kesempatan itu masih terbuka lebar bagi kalian.

Sekali lagi jangan sia-siakan kesempatan itu, belajarlah yang rajin, belajarlah dengan sungguh-sungguh demi masa depan kalian. Anak-anak yang saya sayangi, sekali lagi saya sampaikan, salat, berbakti pada orang tua, dan rajin belajar tidak boleh kalian tinggalkan sama sekali.

Jika saya tanya, saya yakin tidak ada dari kalian yang tidak ingin sukses, semua pasti ingin sukses, maka harus kalian perhatikan baik-baik, laksanakan tiga kunci sukses ini dari sekarang.

Jangan sia-siakan kesempatan yang masih ada ini. Ingat kesuksesan tidak ada yang instan. Kesuksesan harus berproses. Kesuksesan harus diusahakan, dan kesuksesan harus di mulai dari sekarang.

Anak-anak yang saya banggakan, kesuksesan kalian adalah harapan terbesar bagi bapak ibu guru semua, kesuksesan kalian adalah kebanggaan bagi almamater kalian. Maka, berjanjilah pada diri kalian untuk menjadi seorang yang sukses. Berjanjilah pada diri kalian untuk tidak menyia-nyiakan kesempatan, dan berjanjilah pada diri kalian untuk dapat mengamalkan tiga kunci sukses yang telah saya sampaikan.

Marilah bersama-sama kita niatkan selepas dari upacara ini, kita akan bersungguh-sungguh mewujudkan apa yang kalian cita-citakan, hingga kelak kalian akan menjadi orang yang sukses di bidangnya masing-masing. Semoga Allah SWT meridhoi setiap langkah kalian, Aamiin.

Demikian amanat ini saya sampaikan, kurang lebihnya mohon maaf, saya akhiri. Wallahul muwafiq ilaa aqwamithoriq,
Wassalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.

15. Contoh Teks Amanat Pembina Upacara tentang Hari Kemerdekaan


Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.

Segala puji bagi Allah Tuhan semesta alam. Shalawat dan salam kepada Nabi Muhammad SAW.

Yang saya hormati Ibu Kepala Sekolah,

Yang saya hormati Bapak/Ibu Guru beserta staf dan yang saya sayangi siswa/siswi yang berbahagia.

Pada kesempatan yang berbahagia ini, saya akan menyampaikan amanat yang berjudul Menyambut Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia dengan Meningkatkan Rasa Nasionalisme dan Patriotisme.

Hadirin yang dimuliakan Allah, siswa/siswi ku sekalian.

Tanggal 17 Agustus ini kita merayakan ulang tahun kemerdekaan negara kita. Untuk meningkatkan jiwa patriotisme dan nasionalisme, maka peringatan ini perlu kita sambut dengan meriah sebagai wujud rasa cinta Tanah Air kita.

Peringatan ini sekaligus mengajak dan memotivasi kita untuk lebih meningkatkan semangat dalam belajar. Khususnya, untuk kalian para generasi muda, mari kita tunjukkan sebagai generasi yang mampu membuat negara tercinta kita aman, tentram, damai dan lebih maju lagi kedepannya.

Betapa hebatnya para pejuang bangsa dalam mempertahankan dan merebut kemerdekaan negara kita dari tangan penjajah. Kita sebagai rakyat Indonesia dan sebagai bangsa yang besar harus dapat menghormati dan menghargai jasa para pahlawan yang telah mendahului kita.

Bentuk penghargaan yang bisa kita lakukan yaitu dengan meneruskan perjuangan para pahlawan. Meneruskan perjuangan mereka bukan berarti berperang, tetapi dengan meningkatkan kualitas diri. Maka perjuangan kita adalah memajukan bangsa ini.

Siswa dan siswi yang dimuliakan Allah.
Kemajuan negara di masa yang akan datang ditentukan oleh peranan generasi muda saat ini. Namun, bagaimana jadinya apabila generasi muda sekarang lebih bersikap individualisme, bersikap hedonisme (hura-hura) dan bahkan melakukan tindakan tidak terpuji seperti melakukan kejahatan asusila serta kriminal?

Keyakinan harus senantiasa ditumbuhkan dan harus ada dalam diri kita. Lakukan perubahan agar rakyat Indonesia sejahtera. Kita sekarang ini menjadi penopang bangsa Indonesia. Kita memiliki tugas yang sangat penting untuk memajukan bangsa Indonesia di segala bidang.

Marilah kita kaum muda Indonesia bangkit kembali, memperjuangkan bangsa Indonesia, selalu bersemangat dan selalu optimis untuk memberikan yang terbaik untuk Tanah Air tercinta.

Hal tersebut dapat diwujudkan dengan belajar dan menorehkan prestasi. Harumkan nama bangsa di kancah dunia. Mari kita tunjukkan sikap nasionalisme dan patriotisme dalam mempertahankan eksistensi kemerdekaan Indonesia sebagai Tanah Air yang kita cintai ini.

Kita harus yakin seyakin-yakinnya, bahwa kita ini adalah generasi muda penerus bangsa yang mampu memberikan perubahan untuk bangsa tercinta ini. Selamat berjuang, semangat belajar untuk menjadi generasi muda yang lebih baik.

Dirgahayu Indonesiaku.

Merdeka! Merdeka!

Demikianlah amanat yang bisa saya sampaikan. Terimakasih atas perhatiannya. Wassalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.

Itulah 15 contoh teks amanat pembina Upacara yang dapat dijadikan referensi untuk mengisi acara upacara bendera di sekolah. Semoga informasi ini bermanfaat.
(nnz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Susunan Acara Upacara...
Susunan Acara Upacara Bendera Hardiknas 2026 Resmi dari Kemendikdasmen
25 Teks Ucapan Hari...
25 Teks Ucapan Hari Raya Nyepi 2026 yang Singkat Namun Penuh Makna
Sahur atau Saur? Ini...
Sahur atau Saur? Ini 10 Kata Baku Seputar Ramadan dengan Penulisan Sesuai KBBI
Hasil TKA 2025 Ungkap...
Hasil TKA 2025 Ungkap Karakter Sosial dan Literasi Murid SMA/SMK Indonesia Kian Kuat
Mendikdasmen Teken SE...
Mendikdasmen Teken SE soal Upacara Bendera, Siswa Wajib Baca Ikrar Pelajar
Mendikdasmen Instruksikan...
Mendikdasmen Instruksikan Pagi Ceria dan Upacara Bendera Hari Pertama Semester Genap
UNIFIL Gelar Upacara...
UNIFIL Gelar Upacara Penghormatan 3 Prajurit TNI yang Gugur di Lebanon
Bicara 100 Menit, Trump...
Bicara 100 Menit, Trump Pecahkan Rekor Pidato Kenegaraan Terlama dalam Sejarah Modern AS
Sambut Prabowo, Macron...
Sambut Prabowo, Macron Gunakan Bahasa Indonesia
Rekomendasi
Bintang Ghana Thomas...
Bintang Ghana Thomas Partey Dilarang Masuk Kanada Buntut Kasus Pelecehan Seksual
Sensus Ekonomi 2026...
Sensus Ekonomi 2026 Resmi Dimulai Besok 15 Juni 2026, Usaha Nasional Didata Tanpa Terkecuali
Jerman vs Curacao: Sang...
Jerman vs Curacao: Sang Debutan Jadi Ujian Perdana Die Mannschaft
Berita Terkini
Unesa Buka Seleksi Jalur...
Unesa Buka Seleksi Jalur Mandiri Non Tes Rapor 2026, Simak Syaratnya
Cerita Davi, Mahasiswa...
Cerita Davi, Mahasiswa Kedokteran Unair yang Raih Medali Emas ONMIPA-PT 2026 Bidang Biologi
Pertamina Hulu Rokan...
Pertamina Hulu Rokan Buka Magang Kerja 2026 untuk Lulusan D3-S1, Cek Syaratnya
Hasil ONMIPA-PT 2026:...
Hasil ONMIPA-PT 2026: ITB Raih Juara Umum, Ini Daftar Lengkap Peraih Medali
Kemenag Buka Beasiswa...
Kemenag Buka Beasiswa INSIGHT Scholarship bagi Mahasiswa Internasional yang Ingin Kuliah di PTKIN
4.480 Calon Mahasiswa...
4.480 Calon Mahasiswa Diterima di UM UGM CBT 2026, Kedokteran Paling Ketat
Infografis
Daftar Juara Liga Indonesia...
Daftar Juara Liga Indonesia dari Masa ke Masa: Persib Ukir Sejarah
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved