5 Fakta Prodi Profesi Kurator Keanekaragaman Hayati, Terbaru di UGM dan Pertama di Asia

Jum'at, 17 Mei 2024 - 07:47 WIB
loading...
5 Fakta Prodi Profesi...
Prodi Profesi Kurator Keanekaragaman Hayati jadi Program Studi baru yang dibuka Fakultas Biologi UGM. Foto/UGM.
A A A
JAKARTA - Prodi Profesi Kurator Keanekaragaman Hayati jadi Program Studi baru yang dibuka Fakultas Biologi Universitas Gadjah Mada ( UGM ). Terdapat beberapa fakta menarik yang berkaitan dengan prodi baru ini.

Dikutip dari laman resmi UGM, profesi Kurator Keanekaragaman Hayati merupakan langkah awal dan pembuka sejarah dalam memperkuat posisi dan peran strategis Biologi pada dalam menopang Indonesia sebagai negara Megabiodiversitas dunia.

Baca juga: Pertama di Asia dan Indonesia, Ini Prodi Profesi Terbaru UGM

Dekan Fakultas Biologi UGM, Prof. Budi Setiadi Daryono, mengungkapkan jika pembukaan prodi ini bertujuan untuk memperkuat implementasi Inpres No.1/2023 tentang Pengarusutamaan Keanekaragaman Hayati dalam Pembangunan Berkelanjutan di Indonesia.

5 Fakta Prodi Profesi Kurator Keanekaragaman Hayati UGM

1. Prodi Kurator Keanekaragaman Hayati Pertama di Asia


Prodi Kurator Keanekaragaman Hayati jadi Prodi pertama di Indonesia dan Asia yang fokus untuk mencetak Kurator Kehati, setelah Cambridge University, Inggris. Menjadikan ini sebagai gebrakan baru yang diambil oleh UGM di tahun 2024 ini.

Untuk pengembangan prodi baru ini, Fakultas Biologi UGM telah menjalin kerja sama dengan Konsorsium Biologi Indonesia (KOBI) dan Indonesia Biologist Association (IBA) atau Perkumpulan Profesi Ilmu Hayati Indonesia (PIHI).

2. Telah Lakukan Uji Sertifikasi


Sebelum dibuka pada tahun 2024, Fakultas Biologi UGM terlebih dahulu menyelenggarakan Uji Sertifikasi Profesi Kurator Keanekaragaman Hayati bidang Tumbuhan untuk beberapa dosen UGM yang memiliki kompetensi yang sesuai, di tahun 2023 lalu.

Uji sertifikasi yang dilaksanakan pada 11 Mei 2023 itu diadakan di Ruang Sidang KPTU Fakultas Biologi UGM, Uji Sertifikasi Kurator Keanekaragaman Hayati dilaksanakan melalui skema Portofolio/Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL).

Setelah proses uji selesai dilakukan, dinyatakan bahwa kelima peserta lulus dan mendapatkan sertifikat profesi kurator keanekaragaman hayati.

3. Tujuan Pembentukan Prodi


Prodi ini dibuka sebagai langkah strategis dalam menghasilkan para profesional dalam mengelola keanekaragaman hayati baik di level nasional maupun global.

Baca juga: Terbaru, UGM Buka Jalur Kelas Internasional di Sekolah Vokasi dan Kedokteran Hewan

Program Studi Kurator Keanekaragaman Hayati ini juga dirancang untuk memenuhi permintaan yang meningkat akan tenaga profesional yang berspesialisasi dalam konservasi dan kurasi keanekaragaman hayati, sesuai dengan upaya konservasi nasional dan global.

4. Hal yang Dipelajari


Wakil Dekan Bidang Penelitian, Pengabdian kepada Masyarakat, Kerjasama dan Alumni Fakultas Biologi UGM, Dr. Eko Agus Suyono, menuturkan program pendidikan profesi ini para peserta akan mendapatkan pemahaman yang mendalam tentang keragaman hayati, keterampilan praktis dalam manajemen koleksi, dan kesiapan untuk menjadi pemimpin dalam bidang ini.

Di samping itu, tambah Eko, profesi kurator keanekaragaman hayati ini semakin mengoptimalkan jejaring prodi dan memberikan kesempatan bagi para alumninya untuk menjadi bergabung menjadi anggota Perkumpulan Profesi Ilmu Hayati Indonesia atau Indonesian Biologist Association (IBA).

5. Pendaftaran Mulai Dibuka Pada Tahun 2025


Pendaftaran untuk program ini dibuka melalui proses penerimaan reguler UM UGM. Selain itu, direncanakan mulai tahun 2025, jalur Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL) akan dibuka untuk peserta dengan pengalaman kerja minimal lima tahun di bidang Biologi/Keanekaragaman Hayati.

Langkah strategis ini bertujuan untuk mengakomodasi para profesional yang ingin meningkatkan keahlian mereka dalam konservasi keanekaragaman hayati.

Demikian fakta-fakta menarik prodi baru Prodi Kurator Keanekaragaman Hayati UGM . Semoga bermanfaat.
(nnz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Cerita Leni, Anak Buruh...
Cerita Leni, Anak Buruh Tani yang Lolos Akuntansi UGM Lewat SNBP dan Kuliah Gratis
Cek SIMPKB! Kemendikdasmen...
Cek SIMPKB! Kemendikdasmen Umumkan 60.896 Peserta PPG Guru Tertentu Tahap 2 2026
Kemendikdasmen Buka...
Kemendikdasmen Buka Seleksi PPG Calon Guru 2026, Cek Syarat dan Bidang Studinya
Kisah Syahla, Anak Driver...
Kisah Syahla, Anak Driver Ojol dan Penjual Nasi Lolos UGM lewat Jalur SNBP
UGM Masuk Peringkat...
UGM Masuk Peringkat 41 Dunia THE Sustainability Impact Ratings 2026, Naik Signifikan
60 Ribu Guru Dipanggil...
60 Ribu Guru Dipanggil PPG 2026 Tahap 2, Ini Tahapan dan Dokumen yang Wajib Disiapkan
Mentan Amran Kumpulkan...
Mentan Amran Kumpulkan Civitas Akademika UGM, Percepat Inovasi dan Hilirisasi Pertanian
Polemik Ijazah Jokowi,...
Polemik Ijazah Jokowi, Bonatua Silalahi Gugat KPU, Bawaslu, hingga Rektor UGM
Pangi Chaniago: Kisruh...
Pangi Chaniago: Kisruh Dialog UGM Cerminan Menumpuknya Kemarahan Publik
Rekomendasi
Apartemen Disita Jelang...
Apartemen Disita Jelang Sidang Ijazah Jokowi, Dokter Tifa Buka Suara
OTT Kuansing, Bupati...
OTT Kuansing, Bupati Suhardiman Amby dan Sekda Zulkarnain Menyerahkan Diri ke KPK
Investasi Hijau, Pertamina...
Investasi Hijau, Pertamina Port & Logistics Tanam 600 Mangrove di Balikpapan
Berita Terkini
Guru Bisa Dapat Bantuan...
Guru Bisa Dapat Bantuan Pendidikan S1/D4, Cek Syarat dan Cara Daftarnya
Beasiswa LPDP Tahap...
Beasiswa LPDP Tahap 2 2026 Dibuka Hari Ini, Intip Perubahan Kebijakannya
Cara Mudah Cek Kelulusan...
Cara Mudah Cek Kelulusan UM PTKIN 2026 yang Diumumkan Sore Ini
Cerita Leni, Anak Buruh...
Cerita Leni, Anak Buruh Tani yang Lolos Akuntansi UGM Lewat SNBP dan Kuliah Gratis
Mahasiswa ITS Kembangkan...
Mahasiswa ITS Kembangkan Nanopestisida yang Tahan Hujan dan Paparan Sinar UV
Diumumkan Besok, Ini...
Diumumkan Besok, Ini Link Resmi Hasil Seleksi SMMPTN-Barat 2026
Infografis
5 Negara Produsen Jet...
5 Negara Produsen Jet Tempur Terbesar di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved