UKT Mahal, Ternyata Ini Biang Keroknya Menurut Pakar Pendidikan UPI Bandung
Sabtu, 18 Mei 2024 - 18:52 WIB
loading...
A
A
A
Cecep yang juga Guru Besar Hukum Tata Negara UPI ini mengaku, pihaknya tidak ingin menaikan biaya UKT. Bahkan, pihaknya bercita-cita agar biaya pendidikan dapat terjangkau oleh masyarakat luas.
"Sebenarnya kami dari perguruan tinggi juga tidak mau UKT itu naik ya, kami tuh inginnya semurah mungkin yang terjangkau oleh masyarakat tapi kan pemerintah sendiri ngasih uangnya sedikit jadi di situ masalahnya," katanya.
Sebab menurutnya, salah satu faktor untuk meningkatkan kualiatas perguruan tinggi adalah soal anggaran. Dimana anggaran tersebut didapat melalui pemerintah.
"Kalau bicara kualitas perguruan tinggi ini jadi PR kita bersama. Salah satu untuk meningkatkan kualitas perguruan tinggi antara lain ya soal dana, untuk riset, untuk pengabdian, untuk meningkatkan kapasitas dosen itu kan butuh dana, butuh anggaran," jelasnya.
"Tapi kalau pemerintahnya kurang serius soal anggaran, ya mau tidak mau agak sulit perguruan tinggi kita untuk berkembang," tambahnya.
"Sebenarnya kami dari perguruan tinggi juga tidak mau UKT itu naik ya, kami tuh inginnya semurah mungkin yang terjangkau oleh masyarakat tapi kan pemerintah sendiri ngasih uangnya sedikit jadi di situ masalahnya," katanya.
Sebab menurutnya, salah satu faktor untuk meningkatkan kualiatas perguruan tinggi adalah soal anggaran. Dimana anggaran tersebut didapat melalui pemerintah.
"Kalau bicara kualitas perguruan tinggi ini jadi PR kita bersama. Salah satu untuk meningkatkan kualitas perguruan tinggi antara lain ya soal dana, untuk riset, untuk pengabdian, untuk meningkatkan kapasitas dosen itu kan butuh dana, butuh anggaran," jelasnya.
"Tapi kalau pemerintahnya kurang serius soal anggaran, ya mau tidak mau agak sulit perguruan tinggi kita untuk berkembang," tambahnya.
Lihat Juga :