Wujudkan SDM Unggul, 30 Siswa Penerima Beasiswa Vokasi Industri Diwisuda
Sabtu, 08 Juni 2024 - 19:50 WIB
loading...
A
A
A
Direktur Keuangan dan Umum Pupuk Kaltim Qomaruzzaman, mengatakan program beasiswa pendidikan vokasi industri merupakan wujud sinergi Pupuk Kaltim bersama Politeknik ATI Makassar dan BPSDMI Kementerian Perindustrian RI, guna mempersiapkan sumber daya manusia yang andal dan terampil sesuai kebutuhan industri.
Baca juga: Tersebar di 90 Kampus dan 124 Sekolah, 5.000 Lebih Pelajar dan Mahasiswa Terima Beasiswa BSI
Khususnya pengembangan kapasitas generasi muda di kawasan timur Indonesia, agar memiliki keterampilan dan kompetensi untuk bersaing di pasar kerja. Para peserta berasal dari berbagai daerah seperti Fakfak Papua Barat, Ternate dan Nusa Tenggara Timur (NTT).
Pendidikan vokasi dilaksanakan dengan komposisi materi link and match dengan bekal teori hingga praktik dunia industri di Pupuk Kaltim, utamanya bidang pengelasan peralatan pabrik sesuai program studi yang diambil.
Melalui program ini, putra putri di kawasan timur Indonesia bisa memiliki kesempatan lebih luas untuk terjun langsung meningkatkan kapasitas sesuai kebutuhan industri, sehingga kedepan dapat meningkatkan daya saing dengan bekal yang didapat selama pendidikan.
"Selain memperoleh ijazah setara Diploma 1, seluruh peserta yang dinyatakan kompeten juga mendapatkan sertifikat profesi dari BNSP berdasarkan hasil uji kompetensi jelang kelulusan. Termasuk Sertifikat Praktik Kerja Industri (Prakerin) dari Pupuk Kaltim, sebagai bentuk pengakuan telah mengikuti pendidikan selama waktu yang ditentukan," terang Qomaruzzaman.
Pengembangan program pendidikan vokasi sekaligus upaya Pupuk Kaltim mendukung transformasi bisnis perusahaan dalam menghadapi era Volatility, Uncertainty, Complexity dan Ambiguity (VUCA) yang diimplementasikan melalui pengembangan kapasitas masyarakat agar siap masuk dunia kerja.
Baca juga: Tersebar di 90 Kampus dan 124 Sekolah, 5.000 Lebih Pelajar dan Mahasiswa Terima Beasiswa BSI
Khususnya pengembangan kapasitas generasi muda di kawasan timur Indonesia, agar memiliki keterampilan dan kompetensi untuk bersaing di pasar kerja. Para peserta berasal dari berbagai daerah seperti Fakfak Papua Barat, Ternate dan Nusa Tenggara Timur (NTT).
Pendidikan vokasi dilaksanakan dengan komposisi materi link and match dengan bekal teori hingga praktik dunia industri di Pupuk Kaltim, utamanya bidang pengelasan peralatan pabrik sesuai program studi yang diambil.
Melalui program ini, putra putri di kawasan timur Indonesia bisa memiliki kesempatan lebih luas untuk terjun langsung meningkatkan kapasitas sesuai kebutuhan industri, sehingga kedepan dapat meningkatkan daya saing dengan bekal yang didapat selama pendidikan.
"Selain memperoleh ijazah setara Diploma 1, seluruh peserta yang dinyatakan kompeten juga mendapatkan sertifikat profesi dari BNSP berdasarkan hasil uji kompetensi jelang kelulusan. Termasuk Sertifikat Praktik Kerja Industri (Prakerin) dari Pupuk Kaltim, sebagai bentuk pengakuan telah mengikuti pendidikan selama waktu yang ditentukan," terang Qomaruzzaman.
Pengembangan program pendidikan vokasi sekaligus upaya Pupuk Kaltim mendukung transformasi bisnis perusahaan dalam menghadapi era Volatility, Uncertainty, Complexity dan Ambiguity (VUCA) yang diimplementasikan melalui pengembangan kapasitas masyarakat agar siap masuk dunia kerja.
Lihat Juga :