Capaian Pendidikan Rendah, DPR: Kemendikbud Harus Buat 'Ramuan Mujarab'
Sabtu, 22 Agustus 2020 - 11:36 WIB
loading...
A
A
A
“Pemerintah agak memandang sebelah mata pendidikan terhadap orang tua dan masyarakat. Selama ini diabaikan. Sekarang, banyak modul diterbitkan untuk (mengajarkan) pendampingan orang tua,” ujarnya. (Baca juga: Khofifah Minta Guru Utamakan Pendidikan Karakter )
Komisi X mendorong pemerintah melakukan inovasi untuk mengatasi ini. Inovasi, menurutnya, bisa diperoleh dari pengalaman dan dimodifikasi untuk menjadi bentuk yang lebih baik.
Politisi Partai Golkar itu menginginkan pemerataan pendidikan bagi seluruh warga Indonesia. Pandemi COVID-19 telah membuka secara jelas ketimpangan fasilitas antara siswa-siswi di perkotaan dengan pelosok. Juga menunjukan pendidikan lebih mudah diakses oleh siswa-siswi yang kaya.
“Mudah-mudah kami bisa berperan mendorong perubahan dan akselarasi. Tantangannya, bagaimana pembangunan infrastruktur telekomunikasi dan literasi digital guru. Pemerintah daerah harus menyediakan (perangkat) teknologi,” tuturnya.
Dia menjelaskan di Kota Balikpapan, Kalimantan Timur, ada gerakan donasi ponsel pintar untuk anak-anak sekolah yang tidak mampu. “Catatannya, mereka (penggagas) punya data siapa anak yang butuh gawai,” pungkasnya.
Komisi X mendorong pemerintah melakukan inovasi untuk mengatasi ini. Inovasi, menurutnya, bisa diperoleh dari pengalaman dan dimodifikasi untuk menjadi bentuk yang lebih baik.
Politisi Partai Golkar itu menginginkan pemerataan pendidikan bagi seluruh warga Indonesia. Pandemi COVID-19 telah membuka secara jelas ketimpangan fasilitas antara siswa-siswi di perkotaan dengan pelosok. Juga menunjukan pendidikan lebih mudah diakses oleh siswa-siswi yang kaya.
“Mudah-mudah kami bisa berperan mendorong perubahan dan akselarasi. Tantangannya, bagaimana pembangunan infrastruktur telekomunikasi dan literasi digital guru. Pemerintah daerah harus menyediakan (perangkat) teknologi,” tuturnya.
Dia menjelaskan di Kota Balikpapan, Kalimantan Timur, ada gerakan donasi ponsel pintar untuk anak-anak sekolah yang tidak mampu. “Catatannya, mereka (penggagas) punya data siapa anak yang butuh gawai,” pungkasnya.
(mpw)
Lihat Juga :