Garuda Hacks 5.0 Tarik Minat Generasi Muda Jadi Talenta Digital
Minggu, 21 Juli 2024 - 19:08 WIB
loading...
A
A
A
“Di Indonesia pun kini makin banyak pembuatan aplikasi yang tujuannya membantu banyak orang. Harapannya, ini menjadi wadah pengembangan ide dari aplikasi dengan manfaat tersebut,” tutur dia.
Namun bicara lebih luas, Brian pun tak menampik bahwa Indonesia masih membutuhkan ekosistem teknologi digital yang lebih baik, jika sektor pengembangan aplikasi ingin di dorong ke level yang lebih jauh dari hari ini.
“Misalnya saja, kecepatan internet kita belum merata. Kadang memang idenya sudah ada dan banyak, tapi terkendala ekosistem yang belum mendukung itu,” papar dia.
Atas dasar itu juga, Hackathon Garuda Hacks 5.0 diharapkan dapat mendorong semua orang, apapun latar belakangnya, untuk memasuki bidang ilmu komputer dan kewirausahaan.
“Kami merasa terdorong dan bertujuan untuk melanjutkan upaya kami dalam menarik peserta dari seluruh Indonesia untuk berkompetisi di Garuda Hacks," tuturnya.
Bertumbuh dari 260 peserta tahun lalu menjadi 560 peserta tahun ini, Garuda Hacks 5.0 melihat solusi yang ditujukan untuk membantu penyandang disabilitas, mantan narapidana, buruh, dan aplikasi yang didukung oleh komunitas. Para juri mengatakan bahwa kualitas proyek yang diserahkan telah meningkat secara drastis.
“Saya melihat proyek Garuda Hacks semakin inovatif dan kompetitif setiap tahunnya. Saya ucapkan terima kasih kepada seluruh peserta, dan saya berharap dapat melihat apa yang dapat dihasilkan oleh para pemikir cemerlang ini”, ujar Viandrudigo Djianto, salah satu juri Garuda Hacks 5.0.
Namun bicara lebih luas, Brian pun tak menampik bahwa Indonesia masih membutuhkan ekosistem teknologi digital yang lebih baik, jika sektor pengembangan aplikasi ingin di dorong ke level yang lebih jauh dari hari ini.
“Misalnya saja, kecepatan internet kita belum merata. Kadang memang idenya sudah ada dan banyak, tapi terkendala ekosistem yang belum mendukung itu,” papar dia.
Atas dasar itu juga, Hackathon Garuda Hacks 5.0 diharapkan dapat mendorong semua orang, apapun latar belakangnya, untuk memasuki bidang ilmu komputer dan kewirausahaan.
“Kami merasa terdorong dan bertujuan untuk melanjutkan upaya kami dalam menarik peserta dari seluruh Indonesia untuk berkompetisi di Garuda Hacks," tuturnya.
Bertumbuh dari 260 peserta tahun lalu menjadi 560 peserta tahun ini, Garuda Hacks 5.0 melihat solusi yang ditujukan untuk membantu penyandang disabilitas, mantan narapidana, buruh, dan aplikasi yang didukung oleh komunitas. Para juri mengatakan bahwa kualitas proyek yang diserahkan telah meningkat secara drastis.
“Saya melihat proyek Garuda Hacks semakin inovatif dan kompetitif setiap tahunnya. Saya ucapkan terima kasih kepada seluruh peserta, dan saya berharap dapat melihat apa yang dapat dihasilkan oleh para pemikir cemerlang ini”, ujar Viandrudigo Djianto, salah satu juri Garuda Hacks 5.0.
Lihat Juga :