Rektor Yarsi Terpilih Jadi Ketua Umum GUPPI: Cerdaskan Bangsa Butuh Pendidikan Karakter
Selasa, 06 Agustus 2024 - 19:06 WIB
loading...
Ketua Umum GUPPI 2024-2029 Prof Fasli Jalal (tengah) didampingi Wakil Ketum GUPPI Bahrul Hayat (kanan) dan Sekjen GUPPI Rusydi Zakaria (kiri). Foto/Ist.
A
A
A
JAKARTA - Rektor Universitas Yarsi Prof Fasli Jalal terpilih menjadi Ketua Umum Gerakan Usaha Pembaruan Pendidikan Islam (GUPPI). Ia menekankan pentingnya pendidikan berkarakter demi mencerdaskan kehidupan bangsa sesuai dengan Undang-Undang Dasar 1945.
Menurutnya, upaya mencerdaskan bangsa perlu langkah-langkah berdasarkan pada kecerdasan individu, komunitas, dan pada akhirnya, bangsa dan negara. Kemudian pendidikan tidak hanya tentang pengetahuan akademis, tetapi juga tentang membangun karakter beriman, bertakwa, berakhlak mulia, sehat, cakap, kreatif, mandiri, dan menjadi warga negara yang bertanggung jawab.
Baca juga: Ribuan Lowongan BUMN Surveyor Indonesia, Lulusan SMA-D3 Usia Maksimal 45 Tahun
“Jadi cerdaskan bangsa butuh pendidikan karakter," ujarnya di sela Pengukuhan Pengurus DPP GUPPI 2024-2029, melalui siaran pers, Selasa (6/8/2024).
Ia menambahkan,penanaman nilai-nilai moral dan karakter harus dimulai sejak dini melalui pengetahuan, pembiasaan, dan ekosistem yang mendukung. Fondasi moral tidak cukup, katanya, melainkan karakter yang baik harus diiringi dengan kemampuan produktif dan kreatif.
”Harus mampu bekerja dalam tim dan melahirkan inovasi," tambah Wakil Menteri Pendidikan Nasional tahun 2010.
Menurutnya, upaya mencerdaskan bangsa perlu langkah-langkah berdasarkan pada kecerdasan individu, komunitas, dan pada akhirnya, bangsa dan negara. Kemudian pendidikan tidak hanya tentang pengetahuan akademis, tetapi juga tentang membangun karakter beriman, bertakwa, berakhlak mulia, sehat, cakap, kreatif, mandiri, dan menjadi warga negara yang bertanggung jawab.
Baca juga: Ribuan Lowongan BUMN Surveyor Indonesia, Lulusan SMA-D3 Usia Maksimal 45 Tahun
“Jadi cerdaskan bangsa butuh pendidikan karakter," ujarnya di sela Pengukuhan Pengurus DPP GUPPI 2024-2029, melalui siaran pers, Selasa (6/8/2024).
Ia menambahkan,penanaman nilai-nilai moral dan karakter harus dimulai sejak dini melalui pengetahuan, pembiasaan, dan ekosistem yang mendukung. Fondasi moral tidak cukup, katanya, melainkan karakter yang baik harus diiringi dengan kemampuan produktif dan kreatif.
”Harus mampu bekerja dalam tim dan melahirkan inovasi," tambah Wakil Menteri Pendidikan Nasional tahun 2010.
Lihat Juga :