Festival Indonesia Bertutur Angkat Tema Subak, Dian Sastro: Kemas Seni Tradisional Menjadi Modern
Kamis, 08 Agustus 2024 - 20:28 WIB
loading...
A
A
A
"Yang pasti dalam Intur ini temanya tetap sama Subak atau membahas tentang bagaimana hubungan manusia dengan alam dengan ekosistem nya. Yang menarik dari event ini adalah tahun ini temanya Subak membahas tentang seberapa dekat kita sebagai manusia modern dengan alam karyanya jadi menarik banget," ucapnya.
Baca juga: Penghargaan Desa Budaya, Nadiem Harap Bisa Menginspirasi Desa Lain
Dian juga mengambil peran dalam Festival Intur 2024 dengan membuat film pendek berjudul 'Kotak' dan akan tayang di layar Rambha, Ubud, Bali pada 13 Agustus 2024.
"Apalagi aku dapat kesempatan untuk menayangkan tayangan aku sendiri yang akan tayang tanggal 13 Agustus. Buat teman teman yang penasaran Dian kalau bikin film, nulis, direct seperti apa tinggal ditonton di layar Rambha di Ubud," ungkapnya.
Sebagai informasi, Pembukaan Intur 2024 menampilkan Maha Wasundari yang menghadirkan tari Bali dari tiga genre yang telah diakui sebagai warisan budaya dunia, yaitu Wali, Bebali, dan Balih-balihan. Dalam gelaran tersebut, Direktorat Perfilman, Musik, dan Media, Direktorat Jenderal Kebudayaan mengangkat tema “Subak: Harmoni dengan Pencipta, Alam, dan Sesama".
Baca juga: Penghargaan Desa Budaya, Nadiem Harap Bisa Menginspirasi Desa Lain
Dian juga mengambil peran dalam Festival Intur 2024 dengan membuat film pendek berjudul 'Kotak' dan akan tayang di layar Rambha, Ubud, Bali pada 13 Agustus 2024.
"Apalagi aku dapat kesempatan untuk menayangkan tayangan aku sendiri yang akan tayang tanggal 13 Agustus. Buat teman teman yang penasaran Dian kalau bikin film, nulis, direct seperti apa tinggal ditonton di layar Rambha di Ubud," ungkapnya.
Sebagai informasi, Pembukaan Intur 2024 menampilkan Maha Wasundari yang menghadirkan tari Bali dari tiga genre yang telah diakui sebagai warisan budaya dunia, yaitu Wali, Bebali, dan Balih-balihan. Dalam gelaran tersebut, Direktorat Perfilman, Musik, dan Media, Direktorat Jenderal Kebudayaan mengangkat tema “Subak: Harmoni dengan Pencipta, Alam, dan Sesama".
Lihat Juga :