Festival Indonesia Bertutur Angkat Tema Subak, Dian Sastro: Kemas Seni Tradisional Menjadi Modern

Kamis, 08 Agustus 2024 - 20:28 WIB
loading...
Festival Indonesia Bertutur...
Festival Indonesia Bertutur 2024 mengangkat tema Subak mengemas seni tradisional hingga kontemporer baik lokal maupun internasional menjadi modern. Foto/SINDOnews/M Refi Sandi.
A A A
BALI - Ikon Indonesia Bertutur (Intur) 2024 Dian Sastrowardoyo mengatakan Mega Festival yang mengangkat tema 'Subak' mengemas seni tradisional hingga kontemporer baik lokal maupun internasional menjadi modern. Hal itu sebagai upaya menjawab tantangan penonton yang semakin modern.

"Festival Intur ini karena gak hanya seni tradisional nanti ada seni kontemporer, modern, supaya kenapa seni tradisional bisa dikemas secara modern karena kita harus menjawab kebutuhan para penonton yang sekarang sudah semakin modern," kata Dian Sastro di Lapangan Batubulan, Gianyar, Bali, dikutip Kamis (8/8/2024).

Baca juga: Pagelaran Maha Wasundari Buka Festival Indonesia Bertutur Kemendikbudristek 2024

"Bagaimana manusia-manusia sekarang menikmati seni sudah macam-macam gak cuma pertunjukan saja, tapi bisa dinikmati dalam film, instalasi seni, dan dalam bentuk seni lainnya membuat kita banyak cara untuk dinikmati dalam bentuk lainnya," tambahnya.

Dian mengatakan Festival Intur 2024 yang dihelat 7-18 Agustus di tiga lokasi Batubulan, Ubud, dan Nusa Dua membahas tentang hubungan manusia dengan alam.

"Yang pasti dalam Intur ini temanya tetap sama Subak atau membahas tentang bagaimana hubungan manusia dengan alam dengan ekosistem nya. Yang menarik dari event ini adalah tahun ini temanya Subak membahas tentang seberapa dekat kita sebagai manusia modern dengan alam karyanya jadi menarik banget," ucapnya.

Baca juga: Penghargaan Desa Budaya, Nadiem Harap Bisa Menginspirasi Desa Lain

Dian juga mengambil peran dalam Festival Intur 2024 dengan membuat film pendek berjudul 'Kotak' dan akan tayang di layar Rambha, Ubud, Bali pada 13 Agustus 2024.

"Apalagi aku dapat kesempatan untuk menayangkan tayangan aku sendiri yang akan tayang tanggal 13 Agustus. Buat teman teman yang penasaran Dian kalau bikin film, nulis, direct seperti apa tinggal ditonton di layar Rambha di Ubud," ungkapnya.

Sebagai informasi, Pembukaan Intur 2024 menampilkan Maha Wasundari yang menghadirkan tari Bali dari tiga genre yang telah diakui sebagai warisan budaya dunia, yaitu Wali, Bebali, dan Balih-balihan. Dalam gelaran tersebut, Direktorat Perfilman, Musik, dan Media, Direktorat Jenderal Kebudayaan mengangkat tema “Subak: Harmoni dengan Pencipta, Alam, dan Sesama".

Festival ini akan menjadi wadah ekspresi seni yang mencakup seni pertunjukan, seni rupa, film, dan seni media. Intur 2024 diharapkan menjadi sumber inspirasi bagi berbagai kegiatan seni.

Dengan tema “Mengalami Masa Lalu, Menumbuhkan Masa Depan,” Indonesia Bertutur bertujuan menggali dan mempromosikan warisan budaya Indonesia dari masa prasejarah hingga abad ke-15 melalui berbagai medium seni.

Filosofi Subak yang diusung dalam festival ini mengandung makna keseimbangan antara manusia dengan pencipta, sesama, dan alam, yang dikenal dalam falsafah Tri Hita Karana oleh masyarakat Hindu Bali.

Hadir dalam opening ceremony yang ditandai dengan alat musik tradisional Okokan diantaranya Kepala Dinas Kebudayaan Provinsi Bali, I Gede Arya Sugiartha; Kepala Badan Standar Kurikulum dan Asesmen Pendidikan, Anindito Aditomo; Direktur Perfilman Musik dan Media, Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi, Republik Indonesia, Ahmad Mahendra; Direktur Festival Indonesia Bertutur 2024, Taba Sanchabakhtiar; Direktur Artistik Indonesia Bertutur 2024, Melati Suryodarmo. Hadir pula Koordinator Staff Presiden Republik Indonesia, Ari Dwipayana.

Hadir pula para seniman seperti Dian Sastrowardoyo, Happy Salma, Lukman Sardi, dan lainnya.
(nnz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Indonesian Cultural...
Indonesian Cultural Outlook 2026: Kemenbud Dorong Diplomasi Budaya di Tengah Krisis Global
Cara TK Islam Alazka...
Cara TK Islam Alazka Tumbuhkan Cinta Budaya dan Aksi Berbagi untuk Seniman Betawi
Tim Dosen Universitas...
Tim Dosen Universitas Budi Luhur Luncurkan Aplikasi untuk Selamatkan Seni Tradisi Banten
CDE Binus University...
CDE Binus University Hadirkan Kolaborasi Bahasa, Seni, dan Budaya di CultureVerse 2025
UNKRIS dan USPU Rusia...
UNKRIS dan USPU Rusia Gelar Program Bahasa dan Pertukaran Budaya Batch 2
Mahasiswa Malaysia Jelajahi...
Mahasiswa Malaysia Jelajahi Ragam Kuliner dan Budaya Indonesia
Galungan Jadi Momentum...
Galungan Jadi Momentum Jaga Budaya Bali, Partai Perindo Ajak Perkuat Persatuan
The Banjoemas, Diplomasi...
The Banjoemas, Diplomasi Identitas Banyumas di Pusat Budaya Ibu Kota
Culture Beyond Borders...
Culture Beyond Borders Suguhkan Pertunjukan Budaya Internasional di Kota Tua Jakarta
Rekomendasi
Iran akan Bangun Saluran...
Iran akan Bangun Saluran Komunikasi Langsung Hormuz dengan AS
Peserta Jumtek PMR-Relawan...
Peserta Jumtek PMR-Relawan Antusias Adu Tangkas Tandu Darurat hingga Belajar Bahasa Isyarat
Damessa Perluas Layanan...
Damessa Perluas Layanan lewat Cabang Baru di Cileungsi
Berita Terkini
Persaingan Ketat! 86...
Persaingan Ketat! 86 Peserta Audisi Liga Bintang Juara GTV di Depok Berebut Tiket ke Jakarta
Disdik Depok Dukung...
Disdik Depok Dukung Penuh Liga Bintang Juara GTV, Jadi Wadah Prestasi Siswa SD
Disambut Antusias! 86...
Disambut Antusias! 86 SD Ikuti Audisi Liga Bintang Juara GTV di Depok
Kemendikdasmen Terapkan...
Kemendikdasmen Terapkan MPLS Ramah 2026, Murid Baru Disambut Tanpa Perpeloncoan
Pradita University Terapkan...
Pradita University Terapkan Living Laboratory, Mahasiswa Kuliah Sambil Praktik di Hotel
Beasiswa Keolahragaan...
Beasiswa Keolahragaan LPDP-Kemenpora 2026 Kembali Dibuka, Kuliah S2-S3 Gratis
Infografis
Ranking FIFA Terbaru:...
Ranking FIFA Terbaru: Argentina Gusur Spanyol di Puncak, Indonesia Meroket 4 Tingkat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved