Survei 2024: Pengeluaran Mahasiswa Sebulan Lebih Besar Dibanding UMK Kota Yogya
Rabu, 14 Agustus 2024 - 11:04 WIB
loading...
A
A
A
Baca juga: Ramah di Kantong, Ini 5 Kota di Indonesia dengan Biaya Hidup Relatif Murah untuk Mahasiswa
Sementara itu, untuk sumber keuangan utama mahasiswa untuk mencukupi kebutuhan bulanan dan pendidikan berasal dari kiriman orang tua. Selain dari orang tua, sebagian mahasiswa memilih bekerja, mencari beasiswa, dan berwirausaha untuk mendapatkan tambahan uang bulanan.
Beberapa mahasiswa yang kuliah juga bekerja sebagai wirausahawan, asisten praktikum, freelancer, pekerja cafe, dan pengajar kursus.
Untuk tahun 2024 ini, sampel diambil secara proporsional menurut jumlah mahasiswa di perguruan tinggi (PT) terpilih di beberapa program studi selama tahun 2024. Hasilnya, terdapat 43 PT di Jogja yang menjadi sampel survei terdiri dari 19 universitas, 3 institut, 11 sekolah tinggi, 5 politeknik, dan 5 akademi.
Dari 43 PT itu total sampel survei melibatkan 2.000 mahasiswa yang terdiri dari mahasiswa dari jenjang Diploma kategori Saintek 196 orang dan Soshum 169 orang. Kemudian jenjang program Sarjana kategori Saintek 677 orang dan Soshum 958 orang.
Survei dilakukan dengan kuesioner tatap muka langsung dengan 2.000 responden mahasiswa dengan sampling error 2,23%. Periode survei berlangsung pada 26 Maret-22 April 2024.
Sementara itu, untuk sumber keuangan utama mahasiswa untuk mencukupi kebutuhan bulanan dan pendidikan berasal dari kiriman orang tua. Selain dari orang tua, sebagian mahasiswa memilih bekerja, mencari beasiswa, dan berwirausaha untuk mendapatkan tambahan uang bulanan.
Beberapa mahasiswa yang kuliah juga bekerja sebagai wirausahawan, asisten praktikum, freelancer, pekerja cafe, dan pengajar kursus.
Penjelasan Metode Teknik Survei
Untuk tahun 2024 ini, sampel diambil secara proporsional menurut jumlah mahasiswa di perguruan tinggi (PT) terpilih di beberapa program studi selama tahun 2024. Hasilnya, terdapat 43 PT di Jogja yang menjadi sampel survei terdiri dari 19 universitas, 3 institut, 11 sekolah tinggi, 5 politeknik, dan 5 akademi.
Dari 43 PT itu total sampel survei melibatkan 2.000 mahasiswa yang terdiri dari mahasiswa dari jenjang Diploma kategori Saintek 196 orang dan Soshum 169 orang. Kemudian jenjang program Sarjana kategori Saintek 677 orang dan Soshum 958 orang.
Survei dilakukan dengan kuesioner tatap muka langsung dengan 2.000 responden mahasiswa dengan sampling error 2,23%. Periode survei berlangsung pada 26 Maret-22 April 2024.
(wyn)
Lihat Juga :