Mahasiswi Kedokteran Undip Bunuh Diri Diduga Dibully, Kemenkes Setop Prodi Anestesi

Kamis, 15 Agustus 2024 - 10:27 WIB
loading...
Mahasiswi Kedokteran...
Kemenkes mengeluarkan surat keputusan penghentian sementara prodi Anestesi Undip menyusul kasus bunuh diri mahasiswi PPDS Undip.. Foto/Freepik
A A A
JAKARTA - Kemenkes mengeluarkan surat keputusan penghentian sementara prodi Anestesi Undip. Hal ini menyusul mahasiswa kedokteran PPDS Undip yang meninggal bunuh diri karena diduga menjadi korban perundungan seniornya.

Juru Bicara Kemenkes Mohammad Syahril membenarkan perihal surat penghentian sementara prodi Anestesi tersebut ketika dikonfirmasi SINDOnews, Kamis ((15/8/2024).

Baca juga: Mahasiswi Undip Bunuh Diri saat Jalani Program Dokter Spesialis, Apa Itu PPDS? Ini Penjelasannya

"Penghentian sementara kegiatan PPDS Anestesi Undip di RS kariadi untuk memberikan kesempatan investigasi dapat dilakukan dengan baik termasuk potensi adanya intervensi dari senior/dosen kepada juniornya serta memperbaiki sistem yang ada," katanya.

Surat Dirjen Pelayanan kesehatan Azhar Jaya mengenai pemberhentian program anestesi Universitas Diponegoto (Undip) di RSUP Dr Kariadi ini tertanggal 14 Agustus 2024. Surat ditujukan kepada Direktur Utama RSUP Dr Kariadi.

Baca juga: Viral Dokter Muda FK Undip Bunuh Diri, Netizen: Beban Kerja 18 Jam Ikut PPDS

Isinya yaitu prodi Anestesi di RSUP Kariadi untuk dihentikan sementara sehubungan dengan dugaan terjadinya perundungan di prodi Anestesi yang ada di RSUP Dr Kariadi sehingga menyebabkan terjadinya bunuh diri pada salah satu mahasiswanya.

Penghentian sementara prodi Anestesi ini akan berlangsung sampai dengan dilakukannya investigasi dan langkah-langkah yang dapat dipertanggungjawabkan oleh jajaran direksi RSUD Kariadi dan FK Undip.

Baca juga: Miris! Dokter Muda Bunuh Diri, Diduga Jadi Korban Perudungan di RSUP dr Kariadi Semarang

Syahril menjelaskan, pembinaan dan pengawasan Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS) ada pada Pendidikan Dokter Spesialis FK Undip bukan pada RS Kariadi, sebagai unit dari Kemenkes.

"Walau demikian Kemenkes sudah bergerak cepat dan tegas untuk menginvestigasi kejadian ini," jelasnya kepada SINDOnews.

Syahril menuturkan, meskipun PPDS ini program yang dilaksanakan oleh Undip namun Kemenkes tidak bisa lepas tangan karena korban juga melakukan pendidikannya di lingkungan RSUD Kariadu sebagai Unit di bawah Kemenkes.

Baca juga: Berapa Lama Kuliah Kedokteran hingga Menjadi Dokter Spesialis di Indonesia?

Sebelumnya diberitakan, seorang mahasiswi Undup ditemukan meninggal dunia karena bunuh diri di kosnya di daerah Lempong sari, Kota Semarang, Jawa Tengah.

Korban diketahui merupakan seorang dokter yang sedang menempuh PPDS di Undip dan bertugas di RSUD Kariadi.

Polisi yang melakukan penyelidikan menemukan sejumlah petunjuk bahwa korban yang diketahui berusia 30 tahun itu mengakhiri hidupnya dengan menyuntikkan obat penenang, diduga karena mengalami perundungan.
(nnz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Cerita Davi, Mahasiswa...
Cerita Davi, Mahasiswa Kedokteran Unair yang Raih Medali Emas ONMIPA-PT 2026 Bidang Biologi
UKT dan Uang Pangkal...
UKT dan Uang Pangkal Jalur Mandiri Vokasi Undip 2026, Tes Online dari Rumah
FK Unair Kukuhkan Profesor...
FK Unair Kukuhkan Profesor University of Melbourne sebagai Adjunct Professor
Tiga Lulusan Kedokteran...
Tiga Lulusan Kedokteran UGM Lulus dengan IPK 4,00, Simak Perjuangan dan Cita-citanya
Cerita Fulviana, Mahasiswa...
Cerita Fulviana, Mahasiswa UGM yang Lulus Kedokteran di Usia 20 Tahun
Poltekkes Kemenkes Jakarta...
Poltekkes Kemenkes Jakarta II Gandeng Daegu Health College, Resmikan Dental Work Station Modern
Ancam 6 Juta Tenaga...
Ancam 6 Juta Tenaga Kerja, Wacana Kemasan Polos Harus Dibatalkan
Ribuan Pekerja Rokok...
Ribuan Pekerja Rokok Tembakau Tolak Rancangan Aturan Kemasan Kemenkes
Asosiasi Minta Rancangan...
Asosiasi Minta Rancangan Aturan Peringatan Kesehatan Tak Bertentangan dengan UU Hak Kekayaan Intelektual
Rekomendasi
Untuk Pertama Kalinya,...
Untuk Pertama Kalinya, Turki Ekspor Kapal Perang
Kasus Ijazah Jokowi,...
Kasus Ijazah Jokowi, Roy Suryo akan Ajukan Penangguhan Penahanan
Rano Karno Sebut Jakarta...
Rano Karno Sebut Jakarta Masuk 53 Kota Terbaik Dunia Kalahkan Washington DC
Berita Terkini
Transformasi Pendidikan...
Transformasi Pendidikan 3T: Dari Ruang Kelas Baru hingga Pembelajaran Digital
UNJ Gelar Pesta Rakyat...
UNJ Gelar Pesta Rakyat 2026, Perkuat Semangat Kampus Berdampak dan Bereputasi Global
Momen Tahun Baru Islam...
Momen Tahun Baru Islam 1448 H, Dompet Dhuafa Perkuat Program Anak Yatim melalui BesTeam
Mengapa Kunang-Kunang...
Mengapa Kunang-Kunang Semakin Sulit Ditemukan? Pakar IPB Ungkap Penyebabnya
QS WUR 2027: UI Kembali...
QS WUR 2027: UI Kembali Jadi Universitas Terbaik di Indonesia, Bertahan di Top 200 Dunia
Fresh Graduate Merapat!...
Fresh Graduate Merapat! Magang Nasional Angkatan 2 2026 Segera Dibuka
Infografis
Klaim AS Hendak Bunuh...
Klaim AS Hendak Bunuh Putin Bisa Picu Perang Nuklir dengan Rusia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved