20 PTN Vokasi dengan Rerata Nilai UTBK Tertinggi 2024, Ini 5 Keunggulan Politeknik

Selasa, 03 September 2024 - 13:59 WIB
loading...
20 PTN Vokasi dengan...
Politeknik Negeri Bandung (Polban) menjadi Perguruan Tinggi Negeri (PTN) vokasi yang memiliki rerata nilai UTBK tertinggi di Indonesia. Foto/Ist
A A A
JAKARTA - Ini daftar 20 PTN vokasi dengan rerata nilai UTBK tertinggi 2024 yang perlu diketahui sebagai bahan referensi. Program vokasi saat ini cukup banyak peminatnya.

Kurikulum yang disusun lebih banyak praktek dibanding teori, menjadikah calon mahasiswa baru lebih memilih masuk ke program vokasi. Mengutip akun Instagram @_snpmbbppp, artikel kali ini akan membahas daftar 20 PTN vokasi dengan rerata nilai Ujian Tertulis Berbasis Komputer (UTBK) tertinggi 2024, simak ya!

20 PTN Vokasi dengan Rerata Nilai UTBK Tertinggi 2024


1. Politeknik Negeri Bandung (Polban) : 610,03

2. Politeknik Elektronika Negeri Surabaya : 603,64

3. Politeknik Manufaktur Bandung : 591,90

4. Politeknik Negeri Jakarta : 591,84

5. Politeknik Negeri Semarang : 579,92

6. Politeknik Negeri Malang : 556,67

7. Politeknik Maritim Negeri Indonesia : 549,95

8. Politeknik Perkapalan Negeri Surabaya : 549,80

9. Politeknik Negeri Batam : 539,66

Baca juga: Ini 10 Politeknik Terbaik di Indonesia versi Webometrics

10. Politeknik Negeri Medan : 537,52

11. Politeknik Negeri Padang : 527,47

12. Politeknik Negeri Media Kreatif : 524,32

13. Politeknik Negeri Madiun : 522,26

14. Politeknik Negeri Sriwijaya : 516,24

15. Politeknik Negeri Cilacap : 514,84

16. Politeknik Negeri Bali : 502,81

17. Politeknik Negeri Subang : 502,35

18. Politeknik Negeri Samarinda : 500,59

19. Politeknik Negeri Jember : 493,97

20. Politeknik Negeri Ujung Pandang : 491,81

5 Keunggulan Pendidikan Vokasi


1. Belajar di Program Studi yang Spesifik


Sedikit berbeda dengan program studi di jenjang sarjana reguler, pada pendidikan vokasi pilihan program studi atau jurusan cukup beragam dan lebih spesifik.

Perbedaan yang paling mencolok dan menjadi unggulan adalah, jurusan-jurusan di vokasi sudah disesuaikan dengan kebutuhan dunia kerja sehingga dapat dipastikan ilmu yang diajarkan bisa diaplikasikan di dunia kerja nantinya.

2. Belajar Sesuai Minat dan Profesi yang Diinginkan


Karena kurikulum vokasi bersifat spesifik, mahasiswa vokasi jadi bisa mempelajari spesialisasi profesi yang diinginkan.
Selain itu, mahasiswa juga bisa memilih program studi menurut minat dan bakat yang dimiliki. Efesiensi inilah yang menjadi kekuatan utama sekolah vokasi yang tidak bisa ditawarkan oleh pendidikan sarjana, dan di situlah perbedaan vokasi dan sarjana dapat terlihat.

3. Meningkatkan Hard Skill dan Soft Skill


Dengan komposisi belajar praktik yang lebih banyak daripada teori, mahasiswa vokasi bisa mempelajari hal yang lebih konkret dan berkaitan dengan dunia kerja.

Kemudian dengan adanya praktik kerja, mahasiswa juga memiliki pengalaman bekerja dalam jangka waktu yang lebih cepat dan itu bisa membantu peningkatan karier setelah lulus.

4. Pendidik Lebih Berpengalaman


Keunggulan pendidikan vokasi selanjutnya adalah pendidik atau dosen yang berpengalaman di program studi yang dipilih. Dalam hal ini, pengalaman dimaksud yakni orang-orang yang sudah sering terjun langsung ke bidang industri dan usaha tertentu.

5. Lulusan Pendidikan Vokasi Banyak Dibutuhkan Perusahaan


Para lulusan vokasi banyak yang mudah dapat kerja karena keterampilan yang dimiliki banyak dibutuhkan oleh perusahaan. Terlebih dengan adanya program Kemenperin link and match yang bisa meningkatkan peluang bekerja. Program ini merupakan upaya kerja sama antara pihak sekolah vokasi dengan industri perusahaan. Pada umumnya, satu perusahaan bisa membina beberapa sekolah.
(wyn)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
KIP Kuliah Jalur Seleksi...
KIP Kuliah Jalur Seleksi Mandiri PTN dan PTS 2026 Resmi Dibuka, Daftar di Link Ini
SMUP Unpad 2026 Digelar...
SMUP Unpad 2026 Digelar Hari Ini, Cek Ketentuan yang Harus Dipatuhi
Diterima di ITB, Siswa...
Diterima di ITB, Siswa MAN IC Serpong Pecahkan Rekor Nasional Skor PK UTBK 2026
100 Persen Siswa SMAN...
100 Persen Siswa SMAN 14 Bandar Lampung Lolos PTN 2026, 284 Orang Diterima di Kampus Negeri
7 Siswa MAN IC Serpong...
7 Siswa MAN IC Serpong Raih Skor UTBK 2026 di Atas 1000, Tembus UI, ITB, dan ITS
Jalur UTBK Universitas...
Jalur UTBK Universitas Brawijaya 2026 Resmi Dibuka, Ini Syarat dan Cara Daftarnya
Dorong Penguatan Pendidikan...
Dorong Penguatan Pendidikan Vokasi Ganda, Endress+Hauser Gelar Education Forum 2026
China Bakal Bangun Pusat...
China Bakal Bangun Pusat Padi dan Sekolah Vokasi di Papua
10 Universitas Paling...
10 Universitas Paling Diminati di SNBT 2026, UI Paling Favorit
Rekomendasi
Terima Rp20 juta, Muhammad...
Terima Rp20 juta, Muhammad Abdimaludin Dinonaktifkan dari Ketua BEM FH Universitas Bung Karno
Iran Bisa Terima Rp894...
Iran Bisa Terima Rp894 Triliun dalam Bentuk Keringanan Sanksi sesuai Kesepakatan Akhir
Sah! Potongan Komisi...
Sah! Potongan Komisi Ojol Jadi 8% per Juli 2026, Aplikator Sudah Sepakat
Berita Terkini
Kemendikdasmen Terapkan...
Kemendikdasmen Terapkan MPLS Ramah 2026, Murid Baru Disambut Tanpa Perpeloncoan
Pradita University Terapkan...
Pradita University Terapkan Living Laboratory, Mahasiswa Kuliah Sambil Praktik di Hotel
Beasiswa Keolahragaan...
Beasiswa Keolahragaan LPDP-Kemenpora 2026 Kembali Dibuka, Kuliah S2-S3 Gratis
Unpad Umumkan Hasil...
Unpad Umumkan Hasil SMUP 2026 Hari Ini, Cek Info Registrasi hingga UKT
Prabowo Gandeng Imperial...
Prabowo Gandeng Imperial College London Bangun 10 Universitas Kedokteran di Indonesia
BAZNAS DKI Jakarta Buka...
BAZNAS DKI Jakarta Buka Lowongan Kerja, Ini Syarat dan Posisi yang Dibuka
Infografis
10 Negara dengan Tingkat...
10 Negara dengan Tingkat Pendidikan Tertinggi di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved