Unimed Siap Dukung Eksibisi Olahraga Pickleball di PON XXI Aceh-Sumut 2024
Selasa, 10 September 2024 - 20:05 WIB
loading...
A
A
A
"Kami seluruh pimpinan sangat senang dan bangga bisa menyambut seluruh Bapak/Ibu di Unimed. Kita sama-sama berdoa semoga melalui kegiatan kita malam hari ini, cabor Pickeball di Indonesia akan semakin maju dan bisa semakin diminati oleh masyarakat Indonesia. Kita harus yakin bahwa cabor Pickleball pada tahun-tahun mendatang akan semakin maju dan mengukir prestasi di kancah dunia," katanya.
"Kita akan mengajak seluruh sivitas akademika dan teman-teman Rektor perguruan tinggi di seluruh Indonesia untuk mendukung dan mengembangkan Pickleball agar semakin diminati seluruh masyarakat Indonesia. Kita yakin Cabor Pickleball pada PON yang akan datang sudah menjadi Cabor utama yang dipertandingkan secara resmi," ucap Prof. Baharuddin.
Sementara itu Prof. Komarudin selaku Ketua Pengurus Besar Indonesian Pickleball Federation (PB IPF) yang juga Rektor UNJ menurut data dari Kementerian Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia pada 2022 lalu, jumlah pemain Pickleball di Indonesia meningkat sekitar 150 persen dalam dua tahun terakhir sejak pertama kali diperkenalkan olahraga ini di Indonesia.
Salah satu alasan utama mengapa Pickleball semakin diminati adalah keunikannya. Pickleball dapat dimainkan oleh semua kalangan. Lapangan yang digunakan juga lebih kecil dibandingkan dengan lapangan tenis, sehingga permainan ini lebih mudah diakses. Selain itu, penggunaan paddle dan bola plastik yang ringan membuatnya lebih aman dan nyaman untuk dimainkan.
"Data dari Indonesian Pickleball Federation pada tahun 2023 menunjukkan bahwa lebih dari 70% pemain baru menunjukkan bahwa Pickleball mampu menarik minat orang-orang yang sebelumnya tidak tertarik pada olahraga raket," ungkapnya.
Lanjut Prof. Komarudin menjelaskan bahwa Pickleball tidak hanya tentang olahraga, tetapi juga tentang membangun komunitas. Banyak klub dan komunitas Pickleball yang dibentuk di berbagai kota di Indonesia, seperti Jakarta, Bandung, Surabaya, dan daerah–daerah lainnya.
Klub atau komunitas Pickleball ini sering mengadakan turnamen, latihan bersama, dan acara sosial yang mempertemukan para pemain dari berbagai latar belakang. Interaksi sosial yang terjadi di dalam komunitas ini menciptakan suasana yang menyenangkan dan mendukung, di mana pemain dapat saling belajar dan berbagi pengalaman.
"Kita akan mengajak seluruh sivitas akademika dan teman-teman Rektor perguruan tinggi di seluruh Indonesia untuk mendukung dan mengembangkan Pickleball agar semakin diminati seluruh masyarakat Indonesia. Kita yakin Cabor Pickleball pada PON yang akan datang sudah menjadi Cabor utama yang dipertandingkan secara resmi," ucap Prof. Baharuddin.
Sementara itu Prof. Komarudin selaku Ketua Pengurus Besar Indonesian Pickleball Federation (PB IPF) yang juga Rektor UNJ menurut data dari Kementerian Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia pada 2022 lalu, jumlah pemain Pickleball di Indonesia meningkat sekitar 150 persen dalam dua tahun terakhir sejak pertama kali diperkenalkan olahraga ini di Indonesia.
Salah satu alasan utama mengapa Pickleball semakin diminati adalah keunikannya. Pickleball dapat dimainkan oleh semua kalangan. Lapangan yang digunakan juga lebih kecil dibandingkan dengan lapangan tenis, sehingga permainan ini lebih mudah diakses. Selain itu, penggunaan paddle dan bola plastik yang ringan membuatnya lebih aman dan nyaman untuk dimainkan.
"Data dari Indonesian Pickleball Federation pada tahun 2023 menunjukkan bahwa lebih dari 70% pemain baru menunjukkan bahwa Pickleball mampu menarik minat orang-orang yang sebelumnya tidak tertarik pada olahraga raket," ungkapnya.
Lanjut Prof. Komarudin menjelaskan bahwa Pickleball tidak hanya tentang olahraga, tetapi juga tentang membangun komunitas. Banyak klub dan komunitas Pickleball yang dibentuk di berbagai kota di Indonesia, seperti Jakarta, Bandung, Surabaya, dan daerah–daerah lainnya.
Klub atau komunitas Pickleball ini sering mengadakan turnamen, latihan bersama, dan acara sosial yang mempertemukan para pemain dari berbagai latar belakang. Interaksi sosial yang terjadi di dalam komunitas ini menciptakan suasana yang menyenangkan dan mendukung, di mana pemain dapat saling belajar dan berbagi pengalaman.
Lihat Juga :